Anggota DPRD Sumut, Penyabar Nakhe Serah Terima Dokumen Grand Desain Sejumlah Desa Wisata di Nias

Oleh : Radar Medan | 14 Sep 2021, 12:50:01 WIB | 👁 1818 Lihat
Politik
Anggota DPRD Sumut, Penyabar Nakhe Serah Terima Dokumen Grand Desain Sejumlah Desa Wisata di Nias

RADARMEDAN.COM, Gunung Sitoli - Disela-sela kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Utara Nomor 2 tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Aditif lainnya , Anggota DPRD Sumut Drs. Penyabar Nakhe menyerahterimakan dokumen Grand Desain Desa-Desa Wisata Kecamatan Gunungsitoli Barat, Kota Gunungsitoli, Nias, kepada tiga kepala desa di Kecamatan Gunungsitoli Barat di halaman rumah adat Omo Hada Desa Lölömoyo Tuhemberua pada Sabtu (11/9/2021). 

Penyerahan dokumen ini adalah sebagai simbolis dimulainya kegiatan Pendampingan Masyarakat untuk membangun dan mengembangkan desa-desa wisata, yaitu Desa Lölömoyo Tuhemberua, Desa Tumöri, dan Desa Gada.

"Diharapkan melalui pengembangan desa wisata dapat menjadi aktivitas yang memberi manfaat luas bagi warga desa, agar anak-anak muda desa memiliki kegiatan positif dan tidak terjerumus dalam jerat narkoba," ujar Nakhe sesuai rilis yang diterima wartawan, Selasa 14/9/2021.

Menurutnya, pengembangan desa-desa wisata merupakan program unggulan Pemerintah Kecamatan Gunungsitoli Barat. Program ini dilaksanakan dengan tujuan untuk melestarikan dan memanfaatkan potensi alam maupun potensi budaya desa, sekaligus dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, melalui aktivitas pariwisata yang dikelola oleh warga desa.

Dalam keterangannya Anggota Komis E DPRD Sumut Penyabar Nakhe, berharap kegiatan sosialisasi ini dapat mengurangi dan mencegah kejahatan penyalahgunaan narkoba khususnya di Desa Lolomoyo Tuhemberua dan Kecamatan Gunungsitoli Barat pada umumnya.

“Saya berharap program pengembangan desa wisata nantinya bisa menjadi salah satu media untuk memperkuat kegiatan-kegiatan positif di desa, dan saya mengawal penuh proses perencanaan dan perancangan grand desain desa wisata ini, sampai pada pelaksanaannya, sekaligus kami akan membantu mengupayakan bagaimana program ini bisa mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Utara sampai ke Pemerintah Pusat," ujar Penyabar Nakhe.

Sementara itu Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kota Gunungsitoli Meiman Kristian Harefa,  mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan Drs. Penyabar Nakhe dalam terjun langsung ke masyarakat untuk sosialisasi pencegahan narkoba, dan Beliau juga mengawal program pengembangan desa wisata, 

“Saya juga bangga dengan tiga desa ini yang benar-benar termotivisi untuk mencegah penyebaran narkoba dan mengembangkan potensi wisata di desanya. Semoga dalam penerapannya konsep grand desain desa wisata ini benar-benar bisa diwujudkan secara nyata,” ungkapnya.

Sementara itu anggota DPRD Kota Gunungsitoli Komisi I Fraksi HANURA Firman Zebua, SH Saya mengapresiasi proses panjang yang sudah dilakukan masyarakat bersama konsultan HIDORA, dalam mengembangkan pariwisata memang perlu sebuah perencanaan yang matang, dan yang terutama adalah pendampingan kepada masyarakat sebagai pelaku pengelolaan desa wisata. 

“Saya siap mendukung program ini. Dan semoga penyebaran narkoba bisa dicegah di Kecamatan Gunungsitoli Barat dengan kegiatan-kegiatan positif seperti pengembangan desa wisata ini,” paparnya.

Disisi lain KaKantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan/KSOP Kota Gunungsitoli Merdi Loi, SE, MM dalam kesempatan yang sama menyatakan dukungannya

“Kami sangat mendukung program pengembangan desa-desa wisata di Kecamatan Gunungsitoli Barat ini. Dan kami akan membantu program ini dengan memasang informasi serta publikasi desa-desa wisata di pelabuhan, agar penumpang kapal penyeberangan mengetahui ada destinasi wisata menarik di Gunungsitoli,” tegasnya.

Sedangkan Camat Gunungsitoli Barat Arianto Zega sangat berharap bahwa apa yang telah menjadi rancangan dalam grand desain ini nantinya bisa segera terwujud. 

“Saya optimis, karena adanya kolaborasi yang baik antara masyarakat, Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan, konsultan HIDORA, Pemerintah Kota Gunungsitoli, dan dukungan dari legislatif kota Gunungsitoli maupun provinsi,” ujarnya dengan semangat.

Tak ketinggalan Ketua Perkumpulan HIDORA Tri Andri Marjanto menyampaikan bahwa Proses membangun desa wisata memerlukan beberapa tahapan, survey dan mapping yang benar, dengan terjun ke lapangan, menggali data, informasi, serta masukan dari masyarakat.

“ Itulah bahan kami dalam riset dan kajian untuk merencanakan dan merancang grand desain yang kami tuangkan dalam dokumen ini. Namun rancangan ini tak akan berjalan, bila tidak dilakukan proses pendampingan masyarakat, tahap demi tahap, sampai masyarakat mampu mengelola desa wisata secara mandiri dan berkelanjutan,” paparnya.

Seperti diketahui bahwa Survey dan mapping untuk menemukenali beraneka potensi alam dan potensi budaya di ketiga desa tersebut telah dilakukan semenjak bulan Februari 2021. Selanjutnya dilakukan riset, kajian dan analisis, serta perencanaan dan perancangan grand desain desa wisata, untuk kemudian diaplikasikan di masing-masing desa secara bertahap dan berkelanjutan, melalui proses pendampingan masyarakat dan pelatihan-pelatihan.

Dalam proses-proses survey, mapping, riset, kajian, analisis, perencanaan, perancangan grand desain, dan pendampingan masyarakat, ketiga desa tersebut menggandeng konsultan pariwisata dari Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, yaitu Perkumpulan Hiduplah Indonesia Raya (HIDORA). 

Dokumen Riset Kajian Perencanaan dan Perancangan Desa Wisata yang telah selesai dikerjakan oleh Perkumpulan HIDORA, dalam acara ini diserahterimakan oleh Tri Andri Marjanto, Ketua Perkumpulan HIDORA, kepada Drs. Penyabar Nakhe, yang kemudian diserahkan kepada masing-masing kepala desa.

Program yang dibiayai melalui Dana Desa ini mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Gunungsitoli maupun anggota legislatif. Penyerahan dokumen ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota Gunungsitoli dan beberapa anggota dewan, yaitu: Meiman Kristian Harefa (Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kota Gunungsitoli), Waizaro Hulu (Kacabdis Pendidikan Kota Gunungsitoli), Yamanotona Hulu, S. Si, MM (Kasubbag Program Keuangan Inspektorat kota Gunungsitoli), Merdi Loi, SE, MM (Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kota Gunungsitoli), Arianto Zega (Camat Gunungsitoli Barat), Atieli Zebua (anggota DPRD Kota Gunungsitoli Komisi III Fraksi PDIP), Firman Zebua, SH (anggota DPRD Kota Gunungsitoli Komisi I Fraksi HANURA), Yan Raradodo Gea (anggota DPRD Kota Gunungsitoli Komisi I Fraksi Gerindra), Kepala Desa Lölömoyo Tuhemberua, Kepala Desa Tumöri, dan Kepala Desa Gada, tokoh adat, tokoh rohaniawan, dan masyarakat setempat.(ril/AJ)/PE


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas