Calon Kepala Daerah Pakpak Bharat Harus Memahami Daerah dan Budayanya
Oleh : Radar Medan | 01 Sep 2020, 21:23:51 WIB | 👁 1945 Lihat Politik
Keterangan Gambar : Sarmino Berutu, SS., M.Hum
RADARMEDAN.COM, PAKPAK BHARAT - Pengamat politik asal Pakpak Bharat punya pandangan soal Pilkada Pakpak Bharat yang dihelat 9 Desember 2020 mendatang. Setidaknya para pengamat menilai calon pemimpin Pakpak Bharat punya beberapa kriteria calon bupati dan wakil bupati untuk dipilih masyarakat.
Sarmino Berutu, SS., M.Hum mengungkapkan, baginya salah satu kriteria calon bupati dan wakil bupati Pakpak Bharat yang dipilih adalah memahami kondisi daerahnya.
"Bagi saya si calon harus memahami kondisi daerahnya. Saya kira ini adalah alasan utama," kata Sarmino kepada RADARMEDAN.COM, Selasa (1/9/2020).
Kemudian kata alumni fakultas ilmu budaya USU dan magister ilmu linguistik (bahasa) Universitas Warmadewa Denpasar Bali mengatakan, si calon bupati dan wakil bupati harus cinta terhadap suku dan budaya Pakpak. Sebab kata dia, kalau dia sudah memiliki rasa cinta terhadap suku dan budaya Pakpak tentu ia pasti mengembangkan kebudayaan itu.
"Alasan soal cinta dan punya visi mengembanhkan soal kebudayaan itu adalah hal mutlak," katanya.
Ia pun mengatakan, jika ada calon yang hanya mengatakan cinta terhadap suku Pakpak harus dibuktikan jangan hanya ngomong-ngomong.
"Saya kira harus ada perbuatan. Kalau hanya ngomong tidak boleh," katanya.
Kata Sarmino, banyak cara yang dilakukan kepala daerah untuk memperkenalkan kebudayaan Pakpak agar dikenal oleh masyarakat luas. Salah satunya mengikuti kegiatan-kegiatan nasional yang bisa menunjukkan budaya Pakpak.
"Misalnya pakaian-pakaian suku Pakpak harus ditonjolkan dalam setiap acara penting. Tidak hanya di Pakpak Bharat tapi acara di luar kabupaten. Kemudian makanan khas Pakpak sepeti pelleng dan ginaru pote harus sering ditunjukkan di acara besar luar Pakpak Bharat," ucapnya.BR(MB/PR )
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .