Warganet Pertanyakan Keunggulan Pelaksanaan Debat Publik Paslon Dilakukan di Batam

Oleh : Radar Medan | 16 Nov 2020, 12:26:20 WIB | 👁 1745 Lihat
Politik
Warganet Pertanyakan Keunggulan Pelaksanaan Debat Publik Paslon Dilakukan di Batam

Keterangan Gambar : Komisioner Divisi Sosialisasi Sumber Daya Manusia KPU Anambas, Jumadil Hakim


RADARMEDAN.COM, ANAMBAS -  Setelah KPUD Kabupaten Kepulauan Anambas memutuskan debat publik pasangan calon (paslon) pemilihan kepala daerah Kabupaten Kepulauan Anambas yang dilaksanakan di Batam ternyata menuai kontroversi. Banyak warga Anambas yang memberikan tanggapan terhadap pelaksanaan debat publik tersebut di Batam. Bahkan dalam media sosial hal itu sempat terjadi perdebatan, bahkan sejumlah masyarakat menilai debat publik pasangan calon Pilkada Kabupaten Kepulauan Anambas tidak layak dilaksanakan di Batam.

Seperti unggahan warganet Samseng dimedsos Berita Seputar Anambas menyampaikan, agar dilakukan kajian lebih dalam terutama dengan adanya penyebaran Covid-19 saat ini. Dia bahkan menilai jangan dijadikan gedung BPMS yang tidak memadai jika hujan turun karena masih banyak gedung yang masih bisa dipakai di Anambas. Apalagi yang bisa menghadiri acara7 tersebut hanya beberapa orang saja, kantor bupati Anambas di Pasir Peti bisa dipakai dengan fasilitasnya yang memadai. 

"Kita orang Anambas, bupati juga orang Anambas bukan jadi bupati Batam. Cerdas lah dalam mengkaji agar kebijakan dapat dipahami khalayak masyarakat Anambas," unggah Samseng dalam medsos tersebut. 

Berbagai tanggapanpun muncul dalam kolom komentar, salahsatunya Safinahul Ok menyatakan, buat dikampung kita saja biar masyarakat, gunung lautan, tanah, batu, air serta jin dan setan yang ada dikampung kita menyaksikan. 

"Apa yang dijanjikan kemudian menang dan berbohong akan dilaknat oleh kampung,"tulisnya.

Sementara Henry Petoy menyampaikan tanggapannya, debat Paslon di Batam menghabiskan anggaran tidak ada goal yang dicapai. Apakah ini sebuah settingan agar masyarakat tidak bisa melihat dan mendengar apa yang disampaikan paslon saat debat. 

Dikomentar lainnya, Afri Yadi menyampaikan ungkapannya sekalian pemungutan suara rakyat diadakan di Batam saja pakai suara orang Batam.

Komisioner Divisi Sosialisasi Sumber Daya Manusia KPU Anambas, Jumadil Hakim saat dikonfirmasi mengatakan, keputusan pelaksanaan debat kandidat dilakukan atas kesepakatan dengan ketiga pasangan calon. Pelaksanaan di luar Anambas atau di Batam juga untuk menghindari adanya tumpukan massa pada saat pelaksanaan debat. 

"Kita laksanakan di Batam setelah rapat dengan ketiga paslon. Saat rapat diperoleh keputusandebat publik dilaksanakan diluar Anambas,karena kita juga tidak bisa membendung massa yang datang pada saat debat," kata Jumadil, Senin (16/11/2020). 

Jumadil juga menyampaikan, alasan lain dilaksanakan di Batam dikarenakan jaringan internet yang belum memadai karena akan dilakukan live Facebook dan youtube. Selain itu alasan lainnya karena gedung BPMS yang merupakan tempat yang sering dilaksnakan kegiatan tidak memiliki peredam sehingga jika pada saat pelaksanaan hujan turun maka suara mikrofon tidak akan terdengar dengan jelas. 

"Kalau gedung kita pakai pada saat kegiatan kalau hujan tidak akan terdengar suara karena atap suara hujan. Selain itu masalah jaringan internet yang belum memadai karena nanti pada saat debat ada live streaming, inilah yang menjadi keputusan kita lakukan di luar Anambas, "ujarnya. (red)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas