Buka Ruang Dialog, Rektor USU Terima Audiensi MUKI Sumut Terkait Polemik Gereja POUK USU
MTQ Sumut 2026 Digelar 15-25 Juni, Targetkan Tembus Lima Besar Nasional
Bupati Deli Serdang Lepas 1.555 Petugas Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Kejujuran Data Lapangan
Bobby Nasution Desak Pemkab/Pemko Tuntaskan Perkada dan Tender, Penyaluran DBH Masih Tertahan
Wali Kota Medan Kerahkan Armada Damkarmat Untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga
Rico Waas dan Mantan PSMS Bahas Kebangkitan Sepak Bola Medan
Rico Waas Dukung Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Medan ke Luar Negeri
Terima Rektor Universitas Satya Terra Bhinneka, Rico Waas Dorong Kampus Cetak SDM Unggul
Pemprov Sumut dan Kemenhub Bahas Langkah Strategis, BRT Mebidang Ditargetkan Rampung 2027
Pemkab Taput Terima Penghargaan Atas Komitmen Posbankum Desa dan Kelurahan
Tas Sandang Souvenir Paling Laris Selama Pagelaran Aquabike dan F1 Powerboat

Keterangan Gambar : Souvenir seperti tas sandang, dompet kecil, tote bag, gudie bag, topi dan produk lainnya dijajakan seorang pelaku UMKM Toba dari Sekka Craft Pasudame Pardede, Minggu (24/08/2025)
RADARMEDAN.COM, TOBA - Para penonton aquabike yang datang dari berbagai tempat daerah, selain menyaksikan adu cepat para rider di atas Danau Toba, event Aquabike dan F1 Powerboat juga menjadi moment berburu souvenir oleh para pengunjung yang juga datang dari luar daerah.
Salah seorang pelaku UMKM Toba dari Sekka Craft, Pasudame Pardede yang memproduksi berbagai souvenir seperti tas sandang, dompet kecil, tote bag, gudie bag, topi dan produk lainnya mengakui bahwa sejauh ini souvenir paling banyak terjual adalah tas sandang dengan berbagai motif, termasuk motif ulos.
"Harga produk kita bervariasi, mulai dari sepuluh ribu sampai seratus empat puluh ribu. Tapi paling laku tas sandang," ucap Pasudame Pardede sat ditemui distand tempat dia menjajakan dagangannya, Minggu (24/08/2025) siang.
Dia menjelaskan bahwa semua produknya diproduksi di Balige dengan bantuan mesin jahit.
"Kalau perakitannya pakai mesin jahit, jadi bukan pabrikan," katanya melanjutnya.
Sayangnya, menurut pengakuan perempuan berusia 54 tahun ini, penjualan tahun ini lebih rendah dibanding dengan penjualan saat event yang sama dua tahun lalu.
"Mungkin karena ini berdekatan dengan tahun ajaran baru dan 17 Agustus, jadi keuangan masyarakat lebih difokuskan ke pendidikan," katanya.
Ia percaya ditahun depan penjualannya dievent Aquabike akan semakin meningkat seiring bertambahnya jumlah penonton yang menyaksikan.(Asa)/PE
TAGS :
Berita Terkait
- Revitalisasi Pasar Timah Mulai Dilaksanakan
- Produksi Pangan Sumut Surplus, Gubernur: Seharusnya Harga dapat Terkendali
- Gubsu: Jangan Acara Seremonial Belaka, Saya Ingin Tingkatkan Pertanian dan Pangan
- Kota Medan Sabet Juara Pertama Festival Pangan Lokal
Berita Populer
- Reses ke Asahan, Junimart Girsang Ingatkan KPU Terkait KTP dan Pengawasan Bawaslu
- DPD WALANTARA Soroti Dinas Lingkungan Hidup Karo
- Pemkab Labuhanbatu Sosialisasi UU Nomor 12 Tahun 2022 Tentang Kekerasan Seksual
- BPK RI Serahkan Laporan Hasil Pemeriksaan Keuangan Pemkab Labuhanbatu
- Pemkab Labuhanbatu Bersama BPJS Tanjungbalai Rapat Guna Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
