Survey Litbang Kompas: Bobby Nasution Ungguli Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut

Oleh : Radar Medan | 07 Nov 2024, 12:09:36 WIB | 👁 568 Lihat
Politik
Survey Litbang Kompas: Bobby Nasution Ungguli Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut

Keterangan Gambar : Survei terbaru dari Litbang Kompas mencatat keunggulan pasangan calon Bobby Nasution-Surya atas pasangan petahana Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Utara 2024.


RADARMEDAN.COM, JAKARTA -  Survei terbaru dari Litbang Kompas mencatat keunggulan pasangan calon Bobby Nasution-Surya atas pasangan petahana Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Utara 2024.

Elektabilitas Bobby-Surya mencapai 44,9 persen. Adapun Edy-Hasan memiliki elektabilitas 28 persen. Sementara itu, 27,1 persen responden lainnya tidak tahu atau tidak menjawab.

"Tingkat popularitas dan kesukaan menjadi faktor penting yang memengaruhi elektabilitas pasangan calon peserta Pilkada Sumatera Utara. Faktor itu juga memengaruhi soliditas pemilih parpol," dikutip dari Harian Kompas, Rabu (6/11/2024).

Dalam segi popularitas, 14,6 persen responden sangat kenal Bobby-Surya, 64,6 persen responden sekadar tahu, dan 20,8 persen sisanya tak menjawab.

Sementara itu, 15,2 persen responden mengaku sangat kenal Edy-Hasan. Sebanyak 55,4 persen responden sekadar tahu dan 29,4 persen sisanya tidak menjawab.

Jika dilihat dari segi usia, Bobby-Surya unggul di semua generasi. Bahkan, di kalangan Gen Z atau pemilih berusia kurang dari 28 tahun, elektabilitas Bobby-Surya 56,7 persen, dua kali lipat elektabilitas Edy-Hasan.

Dua pasangan Pilgub Sumut itu hanya imbang di kalangan pemilih berusia 44-57 tahun atau Gen X. Mereka sama-sama memiliki elektabilitas 35,3 persen di kalangan itu.

Bobby-Surya juga unggul di semua tingkatan pendidikan dan status ekonomi sosial. Elektabilitas mereka hampir selalu mencapai dua kali lipat elektabilitas Edy-Hasan.

Survei Litbang Kompas ini dilakukan 22-28 Oktober 2024 dengan mewawancarai responden secara tatap muka. Jumlah responden yang dilibatkan 800 orang yang dipilih menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat. Margin of error ±3,46 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Litbang Kompas menyebut sentimen identitas menjadi faktor yang membuat Bobby Nasution-Surya unggul dari pasangan petahana Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala.

Identitas sosial selalu menentukan kemenangan di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Utara dari masa ke masa. Hal itu juga terjadi pada pemilihan kali ini.

"Dalam ajang Pilkada Sumut 2024 kali ini, keunggulan sementara Bobby-Surya terhadap Edy-Hasan tampaknya juga tidak berbeda dengan rumusan politik sebelumnya. Kehadiran faktor identitas sosial yang berpotensi membawa keunggulan pasangan calon gubernur masih dapat diidentifikasi," dilansir Harian Kompas, Rabu (6/11/2024).

Suku-suku besar di Sumut, seperti Jawa, Batak Toba, Karo, dan Mandailing, tidak terpilah dalam pilkada-pilkada sebelumnya. Namun, kali ini sebagian besar etnis itu memilih Bobby Nasution-Surya.

Elektabilitas Bobby-Surya di etnis Batak Toba, Karo, dan Mandailing melampaui 50 persen. Adapun di suku Jawa, elektabilitas mereka 37 persen.

Petahana unggul di kalangan suku Melayu, Minang, dan subsuku Batak lainnya. Keunggulan terbesar Edy-Hasan adalah di suku Minang. Sebanyak 30,8 persen suku Minang di Sumut memilih Edy-Hasan, sedangkan 23,1 persen lainnya memilih Bobby-Surya. Ada 46,2 persen responden lainnya yang tak menjawab.

Hal serupa juga terlihat jika elektabilitas dibedah berdasarkan latar belakang agama. Elektabilitas Bobby-Surya unggul di semua umat beragama.

Elektabilitas Bobby-Surya di kalangan umat Islam 39,8 persen, sedangkan Edy-Hasan 31,9 persen. Di kalangan non-Islam, elektabilitas Bobby-Surya 63,6 persen dan Edy-Hasan 13,9 persen.

Secara keseluruhan, elektabilitas Bobby-Surya 44,9 persen, sedangkan Edy-Hasan 28 persen. Ada 27,1 persen responden yang menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.

Litbang Kompas melakukan survei ini pada 22-28 Oktober 2024 dengan melibatkan 800 orang responden. Responden dipilih menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat dan diwawancarai tatap muka. Margin of error ±3,46 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

(R/JM/PE)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Deli_Serdang.jpg

Bantah Antikritik Soal Akun Anonim, Pemkab Deli Serdang Buka Suara Terkait Anggaran Rp38,5 Miliar

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:27:41, 22 Okt 2026

RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat. Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas