Sudah 3 Kali Diundang, Tetap Mangkir, Komisi D DPRD Minta Kepala BWS Dicopot
Oleh : Radar Medan | 01 Des 2021, 22:25:30 WIB | 👁 3199 Lihat Politik
RADARMEDAN.COM - Komisi D DPRD Sumut sangat kecewa dengan Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera-II, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementrian Pekerjaan Umum, karena sudah tiga kali diundang dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi D tidak pernah mau hadir. Kepala BWS Sumatera-II Sumut selalu mengirimkan wakilnya dalam setiap RDP.
Sesuai agenda pada Rabu (1/12/2021) pagi, dilaksanakan RDP antara DPRD Sumut dengan Kepala BWS Sumatera-II membahas persoalan banjir besar yang terjadi di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dan Kota Tebing Tinggi. Saat rapat baru dimulai, seluruh anggota Komisi D yang hadir sepakat menskor RDP mengingat Kepala BWS Sumatera-II tidak hadir dalam RDP tersebut.
Tampak Ketua Komisi D DPRD Sumut Delpin Barus ST sangat kecewa dan kesal atas ketidakhadiran Kepala BWS Sumatera-II ini, mengingat persoalan yang dibahas dalam RDP merupakan masalah yang sangat penting terkait banjir besar yang sedang melanda Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dan Kota Tebing Tinggi.
“Terus terang saya sangat kecewa berat dengan Kepala BWS-II Sumut ini. Kita sudah tiga kali layangkan undangan RDP untuk membahas persoalan banjir di Sumut, tapi yang bersangkutan tidak pernah mau hadir, selalu saja diwakilkan. Sepertinya sepele sekali beliau dengan lembaga DPRD ini”, ungkap Delpin Barus anggota DPRD Sumut dari PDI Perjuangan ini.
Selain itu, yang bersangkutan juga tidak akomodatif dan sulit diajak komunikasi.
“Saya sudah berusaha kirim pesan melalui WA ke beliau, untuk koordinasi terkait persoalan banjir dan upaya penangannnya, tapi pesan saya tersebut tidak pernah direspon. Saya sebagai anggota DPRD Sumut dari Dapil Sergai dan Tebing Tinggi selalu ditanya dan diminta oleh masyarakat bagaimana persoalan banjir ini dapat teratasi. Persoalannya kan yang menjadi wewenang pengelolaan sungai besar di Sergai dan Tebing itu BWS-II”, terang Ketua Komisi D DPRD Sumut ini.
Sikap Ketua Komisi D ini diamini oleh Azmi Sitorus anggota Komisi D DPRD Sumut. Menurut Azmi, Kepala BWS-II tidak menghargai kami sebagai anggota DPRD Sumut. Kita sudah berulang-ulang mengundang beliau tapi tak mau datang.
“Walaupun kita di DPRD Sumut ini tidak punya wewenang mengevaluasi langsung kinerja BWS-II Sumut, akan tetapi kita bermitra dan sama-sama punya tugas untuk mencari solusi persoalan banjir di Sumut ini, terutama banjir di Sergai dan Tebing Tinggi. Kami kan harus menyampaikan keluhan dan aspirasi warga korban banjir yang sampai saat ini belum ada solusi penangannya, dan rakyat itu datangnya ke kami bukan ke BWS-II. Jika kami diperlakukan seperti ini, kami juga punya hak untuk memberikan rekomendasi ke pihak terkait atas kinerja BWS-II Sumut ini," ungkap Azmi politisi asal Gerindra ini.
Lanjut Azmi, banjir di Sergai dan di Tebing Tinggi ini sudah berlangsung selama sebulan, masyarakat sangat menderita dengan banjir yang belum berakhir ini.
"Kami melihat belum ada upaya dari BWS Sumatera-II untuk menangani banjir ini. Masyarakat sudah sangat menderita tapi belum ada solusi maupun bantuan yang diberikan oleh BWS II," ungkap Azmi politisi yang dikenal kritis ini.
Sebelum RDP di Skor, seluruh anggota Komisi D yang hadir sepakat untuk memberikan rekomendasi berupa pencopotan terhadap Kepala BWS-II Sumut.
“Sebelum rapat tadi diskor, saya selaku Ketua Komisi D dan seluruh anggota dewan yang hadir merekomendasikan pencopotan terhadap Kepala BWS-II Sumut. Rekomendasi ini akan kami sampaikan kepada pihak-pihak terkait, ke Gubernur Sumut, Kementrian PU, dan DPR-RI,” tegas Delpin Politisi Muda asal Partai Moncong Putih yang dikenal energik ini.
Perwakilan BWS-II Sumut Aron Lumbanbatu yang hadir saat RDP menyampaikan bahwa ketidakhadiran Kepala Balai dikarenakan harus mendampingi pejabat dari pusat yang datang ke Sumut. (Hanson Munthe)/PE
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .