Ratusan Paramedis Bekerja Dengan Status Tidak Jelas di RSUD HAMS Kisaran
Oleh : Radar Medan | 17 Jul 2020, 22:49:22 WIB | 👁 4287 Lihat Kesehatan
RADARMEDAN.COM, Asahan - RSUD Haji Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara yang berada dijalan Sisingamaraja Kisaran, ternyata paramedis non PNS bekerja dengan status tidak jelas, Jumat ( 17/07/2020)
Kabag Tata Usaha RSUD HAMS Kisaran, Mariani mengakui, ratusan paramedis tersebut bekerja hanya sebagai tenaga kerja sukarela (TKS) di rumah sakit yang telah berstatus BLUD tersebut.
"Mereka bekerja hanya dengan perjanjian kerja,"ungkapnya.
Mariani menerangkan, dalam perjanjian kerja itu tidak diatur soal besaran gaji dan tunjangan kesejahteraan yang menjadi hak normatif mereka. Malah dalam perjanjian kerja tersebut yang diatur hanya tentang ketentuan bagi para paramedis tersebut tidak berhak untuk menuntut gaji dan siap untuk diberhentikan atau tidak diperpanjang kapanpun.
Pejabat Pengelola Informasi Daerah (PPID) RSUD HAMS Kisaran ini menegaskan, tidak diangkatnya atau dikontraknya tenaga paramedis tersebut karena pihak rumah sakit tidak pernah meminta mereka untuk bekerja di rumah sakit ini.
Tapi mereka bekerja karena atas kemauannya sendiri. Karena itu, bebernya, mereka diperlakukan oleh pihak manajemen RSUD milik Pemkab Asahan tersebut sebagai pekerja dalam status tenaga kerja sukarela.
Saat ditanya kenapa mereka tidak diangkat menjadi pegawai tetap atau kontrak sesuai regulasi yang diatur oleh peraturan perundang-undagangan Mariani tidak bisa menjawab.
"Kalau soal itu saya tidak tahu. Saya tidak bisa menjawab,"ucapnya.
Dia berkilah tidak bisa memberikan penjelasan terkait tidak diterapkannya peraturan tersebut karena urusan pengangkatan pegawai di RSUD HAMS Kisaran tersebut bukan urusan kewenangannya.
Padahal sesuai dengan Permendagri Nomor 61 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum, ada dua jenis status pegawai BLUD yang diperkenalkan dalam regulasi ini : pegawai tetap dan kontrak
Sementara itu Kasubag Kepegawaian RSUD HAMS Kisaran, Yashanara membenarkan soal ini. Dia menyebutkan terdapat 347 pegawai non PNS di rumah sakit ini. Termasuk didalamnya para dokter spesialis, dokter umum, paramedis, pengawas, verifikator, PRT rumah sakit dan cleaning service.
Dari 347, sebanyak 162 diantaranya adalah tenaga paramedis.
"Semua statusnya tenaga sukarela, termasuk para dokter umum dan paramedis. Hanya dokter spesialis yang di kontrak,"pungkasnya.(Hs)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .