Polda Sumut Ungkap 954 Kasus Premanisme, Mayoritas Pungli
Oleh : Radar Medan | 16 Mei 2025, 16:44:25 WIB | 👁 763 Lihat Hukum dan Kriminal
Keterangan Gambar : Polda Sumatera Utara menggelar operasi besar-besaran untuk memberantas praktik premanisme yang kerap meresahkan masyarakat, Kamis (15/5/2025).
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara menggelar operasi besar-besaran untuk memberantas praktik premanisme yang kerap meresahkan masyarakat dan mengganggu iklim investasi di wilayah Sumatera Utara.
Dalam Operasi Pekat Toba 2025 yang digelar sejak 1 hingga 14 Mei, sebanyak 954 kasus berhasil diungkap dan 1.130 pelaku diamankan.
“Ini bentuk komitmen kami untuk menciptakan rasa aman dan nyaman, terutama bagi para investor,” ujar Wakapolda Sumut, Brigjen Rony Samtana dalam konferensi pers di Mapolda Sumut, Kamis (15/5/2025).
Ia didampingi Direktur Reskrimum Kombes Sumaryono dan Kasubdit Jatanras Kompol Jama Kita Purba.
Dari seluruh kasus yang ditangani, sebagian besar terkait dengan pungutan liar (pungli) yakni sebanyak 839 kasus. Selain itu, terdapat 42 kasus pemerasan dan sisanya merupakan tindak premanisme lainnya. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti seperti senjata tajam, sepeda motor, handphone, serta rompi dan tanda pengenal parkir.
Sebanyak 136 kasus dari total pengungkapan tersebut naik ke tahap penyidikan dengan 178 tersangka, sedangkan sisanya menjalani pembinaan.
Brigjen Rony menegaskan bahwa praktik premanisme, baik yang dilakukan oleh individu maupun yang mengatasnamakan organisasi masyarakat (ormas), menjadi perhatian serius pemerintah. Bahkan, Presiden Prabowo Subianto sudah memberikan instruksi agar aksi premanisme diberantas tuntas.
“Ini fenomena serius. Premanisme yang berkedok ormas sangat mengganggu ketertiban dan menciptakan rasa takut, apalagi terhadap orang yang hendak menanamkan modal di Sumut,” jelasnya.
Staf Ahli Bidang Ideologi dan Konstitusi Kemenko Polhukam, Irjen Desman Sujaya Tarigan, menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi lintas kementerian untuk menangani ormas-ormas yang terlibat dalam aksi premanisme.
“Kami minta Forkopimda di daerah agar mengambil tindakan tegas, baik preventif maupun represif, dan berikan sanksi hukum yang tegas,” katanya.
Sementara itu, Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Sumaryono menyebut, keterlibatan sejumlah ormas dalam kasus premanisme memang masih perlu didalami lebih lanjut. Namun pihaknya menegaskan, jika terbukti melanggar hukum, proses hukum akan tetap dijalankan.
“Banyak ormas yang terdaftar di Sumut, dan tak sedikit yang anggotanya terindikasi melakukan aksi premanisme. Ini sedang kita tindaklanjuti secara terukur,” pungkasnya.(HM/pe)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .