Polda Sumut Ambil Alih Kasus Pemukulan Anak Oleh Anggota Satgas Cakra Buana Parpol
Oleh : Radar Medan | 29 Des 2021, 10:47:08 WIB | 👁 3121 Lihat Hukum dan Kriminal
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara dikabarkan mengambil alih kasus yang menimpa Eks Wakil Pembina Satgas Cakra Buana PDI Perjuangan Sumut, HS, kepada siswa SMA, inisial FL. Sebelumnya kasus ini ditangani Polrestabes Medan.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan Polda menangani kasus ini untuk mendalami pemeriksaan yang sebelumnya ditangani Polrestabes Medan.
“Iya makannya ditarik ke Polda untuk mendalami kembali apa yang sudah dikerjakan oleh peyidik di Polretabses,”ujarnya, Selasa (28/12).
Salah satu yang didalami soal, sorotan publik yang mempertanyakan alasan peyidik tidak menahan HS. Padahal di kasus penganiayaan serupa, tapi di tempat lain pelaku ditahan. Bentuk penyelidikanya, kata Hadi akan dilakukan gelar perkara ulang.
“Jadi nanti pasti akan digelar khusus atau bagaimana itu teknisnya, reskrimlah. Mereka yang mendalami kembali,” ujar Hadi.
Sebelumnya kasus penganiayaan yang dilakukan HS ramai diperbincangkan usai beredarnya rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang laki-laki yang mengendarai mobil berwarna hitam memukul wajah remaja.
Peristiwa ini terjadi di parkiran sebuah mini market yang berada di Sekolah Al-Azhar, Kota Medan.Saat parkir, mobil HS menyenggol sebuah sepeda motor yang terparkir di depannya. Tak lama korban keluar dari dalam mini market bersamaan dengan HS turun dari mobil.
Keduanya terlihat berhadap-hadapan dan bercakap. HS pun langsung memukul dan menendang korban. Ia mengaku sakit hati dengan perkataan korban yang dinilainya tidak sopan terhadap orang tua. HS pun mengaku khilaf dan sudah meminta maaf atas kejadian ini.
Atas perbutannya HS dijerat Pasal 80 ayat (1) UU 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, Setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76C, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 tahun 6 bulan dan/atau denda paling banyak Rp 72 juta. Meskipun sudah ditetapkan menjadi tersangka, polisi tidak melakukan penahanan.
“Tersangka tidak ditahan karena ancaman pidana penjara di bawah 5 tahun. Jadi tersangka wajib lapor seminggu sekali," ujar Kasatreskrim Polrestabes Medan, Kompol Firdaus, Sabtu (25/12).(kbrn)/PE
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .