Perempuan Desa Tanjung Barus Racik Obat Tradisonal SEMBUR
Oleh : Radar Medan | 03 Mar 2020, 11:34:24 WIB | 👁 7117 Lihat Unik
RADARMEDAN.COM - Kesehatan merupakan kebutuhan yang paling mendasar bagi kehidupan manusia, apabila terserang penyakit jika tidak langsung diatasi maka berakibat fatal dan tidak bisa beraktivitas seperti biasa.
Masyarakat suku Karo di dataran tinggi Karo, Sumatera Utara, hingga saat ini masih sangat dipercaya bahwa salah satu pengobatan tradisional bernama “SEMBUR” dan “KUNING” (param/red) sangat mujarab untuk mengobati berbagai penyakit terutama masuk angin, sakit kepala dan sakit perut.
Pengolahan ramuan obat-obatan tradisional salah satunya yang dijadikan Pemerintahan Desa Tanjung Barus, Kecamatan Barusjahe Kabupaten Karo dalam rangka upaya pemberdayaan perempuan di desa yang berjumlah sekitar 500 KK ini.
“Kita melaksanakan kegiatan ini setiap tiga bulan sekali,”ujar Kades Tanjung Barus, Berlin Bangun didampingi istrinya , Risnawati Br Surbakti selaku Ketua Penggerak PKK disela-sela acara yang digelar di Losd desa, Minggu (01/03/2020) pukul 15.00 WIB.
Bangun juga menambahkan, kegiatan Pemberdayaan Perempuan Desa yang pesertanya terdiri dari para Lansia dan Pra Lansia. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya mempererat tali silaturahmi sesama warga desa disamping mempertahankan budaya kearifan lokal.
“Bahan Obat Tradisional “Sembur” ini kita ambil dari Dana Desa(DD),”ungkap Bangun seraya menjelaskan secara rinci bahan yang dibutuhkan berupa 1 Kaleng / 16 kg Beras, daun- daunan hutan, jahe, lada, jerangau, pala, dan akar-akaran dari tanaman obat dan jeruk purut.
Keseluruhan bahan ramuan ini dicincang halus lalu digiling halus, kemudian di gongseng dengan beras. Hasil akhir dari bahan tersebut, bisa menghasilkan 50 kg “SEMBUR”, kemudian dibagikan secara merata kesetiap warga desa yang berjumlah 500 kepala Keluarga.
”Sembur dengan bahan-bahan tersebut biasanya digunakan untuk mengobati masuk angin, sakit kepala dan sakit perut.,”ujarnya.
Sementara itu , Camat Barus Jahe, Kalsium Sitepu yang didampingi Ibu Penggerak PKK Kecamatan mengatakan, menjaga kesehatan keluarga merupakan tujuan utama dari kegiatan ini. Namun dirinya meyakini dengan silaturahmi ini maka dapat dipastikan warga terutama para perempuan akan lebih sehat lagi. Bagaimana tidak, kalau dilihat dari raut wajah para perempuan desa yang sedang bekerja semuanya memperlihatkan keceriaan.
“Kegiatan seperti ini sudah sangat jarang kita temui. Hal ini merupakan salah satu warisan nenek moyang kita orang karo yang dikenal dengan jiwa gotong-royong,”ungkapnya terharu.(RT/RM)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .