Oleh : Radar Medan | 19 Nov 2019, 16:40:51 WIB | 👁 1411 Lihat Kesehatan
Keterangan Gambar : Sekretaris Daerah Kota Sibolga M. Yusuf Batubara menerima penghargaan dari Mendagri, Tito Karnavian
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Wali Kota Sibolga, HM Syarfi Hutauruk, MM kembali mengukir prestasi bagi Kota Sibolga di level nasional. Kali ini Penghargaan Kota Sehat Tingkat Nasional Kategori SWASTI SABA PADAPA berhasil diberikan Wali Kota Sibolga ini bagi Kota Sibolga Negeri Berbilang Kaum Perekat Hubungan Antar Umat Beragama ini.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI Jenderal Polisi (Purn) Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D, kepada Sekretaris Daerah Kota Sibolga M. Yusuf Batubara mewakili Wali Kota di Ruang Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri RI Jakarta, pada Selasa (19/11/19) pagi. Kota Sibolga terpilih sebagai 6 (enam) besar Kota Sehat se-Indonesia.
Sekda Kota Sibolga pasca menerima penghargaan menyampaikan, hal itu berdasarkan pada hasil verifikasi lapangan yg telah dilaksakan oleh tim dari Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) dan tim dari Kementerian Kesehatan pada 6 Agustus lalu. Penghargaan kota sehat SWASTI SABA PADAPA adalah penghargaan yg diberikan kepada kab/kota yg telah lolos dalam penilaian tatanan kawasan pemukiman sarana dan prasarana umum, dan tatanan kehidupan masyarakat yang sehat dan mandiri.
“Kota Sehat sesuai peraturan bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan No. 34 tahun 2005 dan No. 1138/Menkes/PB/VII/2005, adalah suatu kondisi kabupaten/kota yg bersih, nyaman, aman, dan sehat untuk dihuni penduduk, yang dicapai melalui terselenggaranya penetapan beberapa tatanan dengan kegiatan yang terintegrasi dan disepakati masyarakat bersama pemerintah daerah. Alhamdulillah Kota Sibolga pada tahun ini terpilih sebagai peringka ke 6 Kota Sehat dari seluruh kota yang ada di Indonesia,” terang Sekda.
Mendapatkan laporan informasi ini dari Sekda, Wali Kota yang sedang mengikuti Program RUDS di California Amerika Serikat menyampaikan rasa terima kasih kepada Sekda, Dinas Kesehatan, Tim Kota Sehat dan seluruh masyarakat kota Sibolga. Prestasi ini adalah bukti keberhasilan bersama Pemko dan masyarakat, atas keseriusan dalam mewujudkan perubahan perilaku hidup yang sehat bagi masyarakat kota Sibolga, sesuai visi Kota Sibolga mewujudkan Sibolga yang sejahtera, maju dan berdaya saing.
“Walaupun Sibolga kecil kotanya, APBDnya juga kecil, tetapi capaian prestasi demi prestasi besar sangat banyak. Saya juga mendapat kabar bahwa banyak sekali Kepala Daerah yang hadir kecewa, setelah datang jauh-jauh tetaapi tidak dapat menerima penghargaan langsung dari Pak Mendagri, karena hanya 8 besar yang diserahkan Pak Mendagri. Sementara Sibolga kota kecil, dipinggir pantai dan jauh dari metropolitan, namun diperhitungkan oleh Pemerintah Pusat dan kota lain di Indonesia,” tutup Wali Kota.(humas/PR)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .