Melintas di Simalungun, Bobby Nasution Dicegat Warga, Sampaikan Keluhan Jalan Rusak Bobby Nasution: Kita Akan Buat Peta Jalan Produksi
Oleh : Radar Medan | 18 Nov 2024, 13:22:53 WIB | 👁 927 Lihat Politik
Keterangan Gambar : Puluhan warga Kabupaten Simalungun mencegat kendaraan yang ditumpangi Bobby Nasution saat Bobby melintasi Jalan Besar Bahapal, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Silamungun, Minggu (17/11/2024) siang.
RADARMEDAN.COM, SIMALUNGUN - Puluhan warga Kabupaten Simalungun mencegat kendaraan yang ditumpangi Bobby Nasution saat Bobby melintasi Jalan Besar Bahapal, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Silamungun, Minggu (17/11/2024) siang.
Tujuan mereka adalah untuk menyampaikan langsung kepada Bobby terkait kondisi jalan di daerah mereka yang mengalami rusak parah. Mereka berharap Bobby dapat melakukan perbaikan jalan itu ketika nantinya terpilih sebagai Gubernur Sumut.
"Walaupun ini merupakan jalan (tanggungjawab) kabupaten tetapi kami percaya kepada Pak Bobby bahwasanya Pak Bobby bisa merubah (memperbaiki) jalan ini," kata Farhan, salah satu warga yang ikut mencegat kendaraan Bobby Nasution.
Keterangan Farhan, panjang jalan yang mengalami kerusakan tersebut sekitar 14 Km. Apalagi, tutur Farhan, tak jauh dari lokasi tempat dialog dengan Bobby itu terdapat rumah sakit yang akibat jalan rusak itu dikhawatirkan susah menuju rumah sakit.
"Dari masjid yang bapak lewati tadi, sampai Simpang Laras, kurang lebih 14 kilometer, kalau enggak salah. Karena, Pak Bobby, mengingat disitu kan ada rumah sakit, seandainya ada orang darurat, kan enngak memungkinkan jalan disini," tuturnya.
Sebutnya lagi, selama ini memang belum pernah terjadi kondisi darurat tersebut. Tetapi, karena kondisi jalan yang rusak parah itu, telah banyak truk-truk dan sepeda motor yang mengalami kecelakaan.
"Memang belum pernah kejadian (orang dalam kondisi darurat) melewati jalan ini, tapi jangan sampailah terjadi. Tapi, truk-truk terguling sudah banyak, Pak. Motor masuk parit juga sudah banyak, Pak," katanya.
Lebih lanjut, Farhan juga menjelaskan kerusakan jalan yang terjadi diakibatkan truk-truk yang melintas adalah truk yang overtonase. Disebutkannya juga, masyarakat telah memiliki banyak bukti bahwa truk-truk yang melintas melebihi muatan seharusnya.
"Yang kita pahami penyebab jalan rusak ini adalah truk yang overtonase yang tidak sesuai dengan kapasitas jalannya. Kita juga punya banyak dokumen yang bahwasanya truk ini melebihi tonase. Parahnya lagi, buahnya ini melebihi kapasitas truknya itu, tidak pakai jaring pula. Ini kan berbahaya ini, Pak," jelasnya.
Menanggapi aduan itu, Bobby mengatakan, memang jalan yang rentan mengalami kerusakan adalah jalan area perkebunan. Katanya, saat ini belum ada jalur atau jalan produksi. Artinya jalan yang dapat dilalui kendaraan bertonase besar untuk mengangkat hasil panen.
"Pasti yang rentan jalannya rusak berkaitan dengan area perkebunan. Tapi, kita belum ada jalur, jalan produksi. Jalan produksi itu jalan yang memang dilewati truk-truk besar, jalan yang dilalui truk-truk. Pasti itu beda, jalan biasa yang dilalui kendaraan pribadi dengan jalan yang dilalui truk besar, itu beda," terang Bobby.
Oleh karena itu, langkah awal yang akan dilakukan Bobby ketika nantinya terpilih sebagai Gubernur Sumut adalah membuat peta jalan produksi, agar jalur atau jalan yang dilalui truk-truk bertonase besar bisa tertata rapi.
"Makanya nanti kami akan buat pertama peta jalan produksi. Peta jalan poduksi itu untuk agar tau truk-truk itu lewatnya mana saja, lewat jalan kabupaten, kah, lewat jalan provinsi, lewat jalan nasional, atau lewat jalan yang dia (perusahaan) buat sendiri," bebernya.
"Setelah, itu kalau memang lewat jalan kabupaten, baru nanti kami pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dan perusahaannya, kita sama-sama. Kami lagi kaji, kami lagi hitung dengan tim, dalam pengkajiannya persentasenya berapa. Misalnya, jalan provinsi 50 atau 40 persen, sisanya kabupaten dengan perusahaan terkait," tutup Bobby.(hm/pe)
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .