Oleh : Radar Medan | 30 Agu 2019, 08:40:28 WIB | 👁 1605 Lihat Metropolitan
RADARMEDAN.COM – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Ma’ruf Amin meresmikan Gedung MUI Kota Medan, di Jalan Nusantara, Nomor 3, Medan, Kamis (29/8).
Ma’ruf Amin yang juga Wakil Presiden RI terpilih menyampaikan bahwa MUI memiliki dua tugas penting, yakni menjadi pelayan umat dan menjadi mitra pemerintah. Dalam melayani umat, MUI bertugas untuk menjaga dan mengawal agar tidak terprovokasi dengan cara berpikir menyimpang dan sesat keluar dari ajaran agama.
“Sebagai mitra pemerintah, MUI seperti rel kereta api. Artinya kita pastikan kereta tetap berada di jalur di atas rel,” kata Ma’ruf yang hadir bersama istrinya Wury Estu Handayani.
Ma’ruf juga menyinggung soal penerapan sistem khilafah di Indonesia. Menurutnya, bukan hanya sistem khilafah yang bersifat Islami. Sistem kerajaan, republik, sebagai dasar negara juga bisa Islami. “Bukan menolak khilafah, tetapi kita tidak bisa keluar dari dasar negara yang telah kita sepakati yakni NKRI,” terang Ma’ruf.
Selain itu, Ma’ruf juga berbagi cerita perihal dirinya menjadi Wakil Presiden. Keluar dari jalur, sebutnya, pilihan menjadi umaroh merupakan langkah yang telah ia pertimbangkan dengan dukungan dari banyak ulama. “Semua ini tentunya juga untuk kepentingan bangsa dan negara,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Gubernur Edy Rahmayadi mengucapkan selamat datang kepada Ma’ruf Amin. Dia pun mengaku tidak sabar ingin mendengarkan bimbingan dari ulama besar Ma’ruf Amin. Karena, ulama merupakan sosok yang kaya ilmu, yang harus didatangi para umaroh. “Kita lah umaroh yang harus mendatangi para ulama, bukan sebaliknya,” ujarnya, yang disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin.
Edy Rahmayadi juga menyampaikan apresiasi acara peresmian gedung baru MUI Kota Medan. Dengan adanya gedung baru tersebut diharapkan dapat membawa banyak manfaat bagi umat.
“Semoga dengan diresmikannya gedung baru ini langsung oleh ulama besar kita hadir di sini, yakni Bapak Ma’ruf Amin, akan memberi banyak manfaat untuk kepentingan umat. Dari gedung ini lahir berbagai solusi bagi permasalahan dan kemaslahatan umat,” ucap Gubernur.
Ketua MUI Medan Prof H M Hatta juga mengucapkan selamat datang kepada Ketua MUI Pusat. Menyebut bahwa banyak yang merindukan sosok Kiai Ma’ruf Amin untuk memperoleh pencerahan.
Hatta bercerita bahwa pembangunan gedung MUI tahap pertama dimulai sejak tahun 2005. Kemudian berlanjut untuk gedung lain di tahun 2015, dan diselesaikan seluruhnya di tahap ketiga pada tahun 2019 dengan bantuan banyak pihak termasuk pemerintah dan donatur pribadi.
Peresmian ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Ketua MUI Pusat Ma’ruf Amin didampingi oleh Gubernur Edy Rahmayadi dan Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution. Turut hadir dalam kesempatan tersebut unsur Forkopimda Sumut dan Medan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. (Humas)/PE/red
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .