Lurah Sidorame Timur Dicopot Walikota Medan, Ini Alasannya

Oleh : Radar Medan | 23 Apr 2021, 15:40:44 WIB | 👁 1344 Lihat
Berita Kota
Lurah Sidorame Timur Dicopot Walikota Medan, Ini Alasannya

Keterangan Gambar : Walikota Medan Bobby Afif Nasution saat sidak ke Kantor Lurah Sidorame Timur


RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM langsung mencopot Lurah Sidorame Timur, Kecamatan Medan Perjuangan, Hermanto beserta Kasi Pembangunan Dina Simanjuntak saat melakukan sidak di Kantor Kelurahan Sidorame Timur, Jumat (23/4). Pencopotan dilakukan  terkait keluhan warga menyusul dimintainya   sejumlah uang ketika melakukan pengurusan  Surat Keterangan Usaha (SKU) yang sangat dibutuhkan sebagai salah satu persyaratan  untuk bisa mendapatkan bantuan langsung tunai usaha mikro, kecil dan menengah (BLT UMKM) dari Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop & UKM) Republik Indonesia.

Sebelum pencopotan dilakukan, Bobby Nasution yang tiba di Kantor Kelurahan Sidorame Timur sekitar pukul 10.50 WIB langsung memasuki ruangan loket pelayanan, sebab di ruangan tersebut beberapa hari lalu, sejumlah warga sempat ribut karena keberatan dimintai sejumlah uang saat mengurus SKU.  Kehadiran Bobby Nasution sangat mengejutkan sejumlah pegawai, sebab mereka tidak menyangka sama sekali jika orang satu di Pemko Medan datang melakukan sidak.

Bobby Nasution kemudian mempertanyakan soal pengutipan uang yang dikeluhkan warga tersebut kepada beberapa pegawai di ruangan loket pelayanan tersebut. Sebab, dia menilai tidak layak aparatur pemerintah yang telah mendapatkan gaji dan tunjangan dari negara masih meminta uang kepada masyarakat. Padahal masyarakat yang mengurus SKU tersebut, jelas Wali Kota, kondisinya saat ini  tengah sulit akibat pandemi Covid-19 sehingga sangat mengharapkan sekali bisa mendapatkan bantuan BLT UMKM tersebut.

Lantaran para pegawai mengaku tidak mengetahuinya, Bobby Nasution minta Lurah Sidorame Timur dipanggil ke dalam ruangan. Setelah Hermanto masuk ruangan, Bobby Nasution langsung mempertanyakan masalah pengutipan uang tersebut. Hermanto membantah dan mengaku tidak ada melakukan pengutipan.

Kemudian Bobby Nasution kembali bertanya, surat-surat apa saja yang telah ditandatanganinya hari. Menurut Hermanto, dia baru menandatangani legalisir surat SKBD dan surat kematian. “Apa ada minta uang dari surat yang ditandatangani itu,” tanya Bobby Nasution. “Tidak ada saya minta uang, pak,” jawab Hermanto.

Kembali Wali Kota minta kepada Hermanto untuk mengaku. “Kemarin, bapak sama Ibu Dina Simanjutak bilang kepada kepling kalau mengurus SKU harus ada uangnya. Jangan begitulah, nanti saya buka rekamannya. Betul? Apakah ini suara bapak atau bukan,” ujar Wali Kota sambil membuka rekaman bukti suara melalui ponselnya.

Meski sudah dibukakan rekaman suara sebagai bukti, baik lurah maupun kasi pemerintahan yang baru saja masuk dalam ruang loket pelayanan tetap bersikukuh mengatakan tidak ada meminta uang. “Bapak dan ibu jangan begitulah, masyarakat sekarang sudah susah, mengapa harus dimintai uangnya lagi. Pantas saja kalau begini program kita tidak berjalan. Kantor bapak ini dekat dengan Polrestabes Medan, apa bapak nggak takut?”  ujar Wali Kota.

Lantaran tetap tidak mengaku, Wali Kota kemudian meminta agar Kepling XIII Reswandi Siregar yang mengetahui kasus pengutipan uang untuk dihadirkan. Tak lama berselang, sang kepling pun datang dan Bobby Nasution pun kembali mempertanyakan soal pengutipan uang tersebut. “Apa betul Pak Lurah minta uang? tanya Wali Kota kepada kepling tersebut.

“Itu yang kita alami, Pak. Sejauh ini menurut pengakuan warga saya, ada pengutipan yang dilakukan di atas Rp.50 ribu untuk pengurusan SKU. Saat mengurus SKU, warga pertama kali kan bertemu dengan Bu Dina. Baru setelah itu tindak lanjut dengan Pak Lurah. Itu lah yang dialami warga saya. Jumlah warga di lingkungan saya yang mengurus SKU sebanyak 14 orang, tapi saya tidak tahu berapa warga yang sudah datang ke kantor kelurahan ini,” jelas Reswandi.

Hermanto tetap tidak mengaku. “Maaf ya Pak, saya tidak pernah minta sampai segitu, seikhlasnya. Jujur pak, kalau dikasih saya terima dan kalau nggak dikasih, ya sudah. Tidak ada saya patok-patok, Pak. Selama ini masyarakat banyak yang terima kasih saja dan saya tidak ada masalah. Sama kepling saya ini juga, kalau pun tidak dikasih, saya tidak ada masalah,” sanggahnya.

Setelah mendengar penjelasan Kepling XIII dan Lurah Sidorame Timur tetap juga membantah, Bobby Nasution pun langsung mengambil tindakan tegas. “Bapak nggak usah jadi lurah lagi ya. Telepon BKD, suruh ganti dan berhentikan bapak ini sebagai lurah sama ibu ini ya, begitu kinerjanya,” tegas Wali Kota.

Kepada wartawan, Bobby Nasution sangat menyesalkan tindakan Lurah Sidorame Timur beserta Kasi Pembangunan. Sebagai pelayan masyarakat, tegas Bobby Nasution, pengutipan uang seperti itu tidak boleh dilakukan. Sebab, keduanya telah digaji negara dan mendapatkan tambahan penghasilan pengawai (TPP).

Sebagai antisipasinya, jelas Wali Kota, pengurusan izin maupun data-data diri nanti akan dilimpahkan atau ditargetkan kepada kelurahan. Apabila target itu dipenuhi tentunya ada reward yang diberikan sedangkan jika tak tercapai tentunya ada punishment.

“Hal-hal seperti inilah yang membuat citra kita buruk di masyarakat. Apapun yang kita lakukan, nantinya masyarakat menganggap kita tidak bekerja. Kalau dari tingkat terbawah sudah begini, bagaimana nanti yang ke atas-atasnya. Untuk itu kita berhentikan lurahnya, tidak ada cerita untuk yang minta-minta uang kepada masyarakat seperti ini,” tegasnya.

Begitu Bobby Nasution hendak meninggalkan Kantor Kelurahan Sidorame Timur, beberapa warga mendatanginya, salah seorang diantaranya mengaku bernama Parmuliani. Ibu paro baya bertubuh sedikit kurus itu mengaku kepada Bobby Nasution jika dimintai uang ketika mengurus surat miskin. Mendengar pengakuan Parmuliani, Wali Kota pun sangat prihatin, tidak menyangka jika warga yang ingin mengurus surat miskin pun harus membayar uang. Iba melihat ibu tersebut, Bobby Nasution kemudian memberikan satu paket berisikan  sejumlah bahan kebutuhan pokok.

Sementara itu Kepling XIII Kelurahan Sidorame Timur Reswandi Siregar saat ditemui wartawan, juga membenarkan masalah pengutipan uang untuk pengurusan SKU tersebut.

“Selain SKU, secara umum mungkin seperti surat keterangan domisili, surat kematian, besarannya bervariasi dan itu sesuai keikhlasan. Kami sebagai kepling diingatkan agar memberitahukan kepada warga agar memberi uang ingot-ingot sama lurah,” beber Reswandi.

Sedangkan Lurah Sidorame Timur Hermanto ketika dikonfirmasi usai Wali Kota meninggalkan lokasi mengatakan, dirinya sangat mendukung program Wali Kota untuk membuat Medan semakin lebih maju. Namun dia mengaku sangat keberatan karena dikatakan minta uang kepada masyarakat.

“Kalau saya ada meminta dari masyarakat, nggak mungkin saya sampai 8 tahun jadi lurah disini. Lurah yang lama disini, satu saya dan satu lagi namanya Pak Basri. Yang lainnya, setahun, dua tahun sudah diganti. Kalau itu keputusan Pak Wali, saya terima. Selama ini kalau dikasih, saya terima, kalau tidak dikasih tidak masalah,” terang Hermanto.(humas /PR) 


TAG : medan


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Screenshot_20240221-212703_WhatsApp_compress3.jpg

Perkara Uang Saksi Caleg Belum Dilunasi, Abang Tikam Adik Kandung

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:41:51, 21 Feb 2024

RADARMEDAN.COM - Satuan Reserse Kiriminal Polrestabes Medan dan Polsek Sunggal membekuk seorang pria karena menikam adik kandungnya sendiri diduga hanya karena uang kekurangan sebagai saksi salah satu Calon Legislatif (Caleg) belum di bayarkan oleh korban. Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Dr. Teddy John Sahala Marbun, SH., M.Hum di . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20240216-WA0190_compress70.jpg

Polda Sumut Tangkap 3 Pelaku Aniaya Wartawan Suruhan Bandar Narkoba

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔22:53:53, 16 Feb 2024

RADARMEDAN.COM -Tim Subdit III/Jatanras Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut berhasil meringkus tiga tersangka penganiayaan dan pembakaran mobil wartawan. Dari penyidikan polisi, tiga tersangka terindikasi menerima upah atau bayaran atas perbuatannya dari bandar narkoba. "Sementara ini kita dalami dari pemeriksaan lebih lanjut. Tapi, . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20240215-WA0090_compress50.jpg

Beredar Video Polisi Bawa Kotak Suara Terombang-ambing di Laut Nias Selatan

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔17:58:31, 15 Feb 2024

RADARMEDAN.COM, NIAS SELATAN - Sehari setelah pemungutan suara Pemilu 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nias Selatan melalui PPS desa mulai mengembalikan surat suara pasca Pencoblosan dan logistik lainnya untuk dikumpulkan di pulau Tello. Bripda Eben Zebua salah seorang Polisi yang bertugas di pulau terluar harus berjuang mengarungi . . .

Berita Selengkapnya
parli.jpg

Ini Penjelasan Ambang Batas Parlemen, Jika Tak Capai 4% Suara Tidak akan Peroleh Kursi di DPR

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔11:36:06, 15 Feb 2024

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Sebanyak 18 partai politik (Parpol) peserta Pemilu 2024, sedang berjuang memperoleh ambang batas parlemen (Parliamentary Threshold/PT). Perolehan ambang batas parlemen itu, sangat penting untuk parpol yang bertanding di Pemilu 2024. Dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu) . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20240214-WA0141_compress24.jpg

Kapolda Sumut, Gubsu dan Pangdam Tinjau TPS Pastikan Pemungutan Suara Aman

🔖 METROPOLITAN 👤Radar Medan 🕔15:09:44, 14 Feb 2024

RADARMEDAN.COM -  Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, meninjau Tempat Pemungutan Suara (TPS) 013 yang berlokasi di Jalan Pintu Air, Kecamatan Medan Kota, Rabu (14/1). Bersama Pj Gubernur Sumut Hassanudin, Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Mochammad Hasan serta para pejabat lainnya, kedatangan Kapoldasu ke TPS 013 untuk . . .

Berita Selengkapnya
Screenshot_20240207-170117_WhatsApp_compress97.jpg

Bupati Simalungun Hadiri Peresmian Jalan Tol Ruas Kuala Tanjung-Tebingtinggi-Parapat

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:06:00, 07 Feb 2024

RADARMEDAN.COM, SIMALUNGUN - Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga menghadiri peresmian Jalan Tol Ruas Kuala Tanjung-Tebingtinggi-Parapat seksi Tebing Tinggi-Indrapura dan ruas Indrapura-Kisaran seksi Indrapura-Limapuluh, Sumut. Peresmian tersebut langsung dilakukan oleh Presiden RI Joko Widodo, di Gerbang Tol Limapuluh Kecamatan . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20240205-WA0007_compress72.jpg

Polres Labuhanbatu Berhasil Gagalkan Aksi Geng Motor, 1 Diamankan

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔16:00:06, 06 Feb 2024

RADARMEDAN.COM, LABUHANBATU- Dalam upaya menciptakan keamanan dan ketertiban situasi kamtibmas di Kabupaten Labuhanbatu terutama menjelang Pemilu 2024, Kapolres Labuhanbatu, AKBP Dr Bernhard Malau memerintahkan Tim Patroli Presisi untuk rutin melaksanakan patroli di daerah-daerah yang dianggap rawan tindak pidana, Senin (05/02/2024) Patroli . . .

Berita Selengkapnya
DPRD-SU.jpg

Ini 100 Kursi DPRD Sumut yang akan Diperebutkan dari 12 Dapil pada Pileg 2024

🔖 POLITIK 👤Radar Medan 🕔07:43:48, 02 Feb 2024

RADARMEDAN.COM - Pilpres dan Pemilihan Calon Anggota Legislatif 2024 bakal digelar pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang. Ada 100 kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Sumatera Utara (PKPU) Nomor 6 Tahun 2023, berikut nama Daerah Pemilihan (Dapil) dan jumlah . . .

Berita Selengkapnya
FB_IMG_1706180118400_compress3.jpg

Penemuan Mayat Wanita Sampai Busuk Gegerkan Warga Sidikalang

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔18:02:12, 25 Jan 2024

RADARMEDAN.COM, SIDIKALANG - Seorang wanita ditemukan meninggal dunia dengan kondisi membusuk di dalam rumahnya yang berlokasi di Jalan Parluasan Desa Huta Rakyat Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi, Rabu (24/1/2024).  Perempuan tersebut diketahui bernama Rostianna Br Rajagukguk yang berusia 78 Tahun, yang meninggal dengan kondisi . . .

Berita Selengkapnya
IMG_20240125_162938.jpg

Waspadai Penipuan Mangatasnamakan Perpajakan Bergerilya Cari Mangsa

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:36:00, 25 Jan 2024

RADARMEDAN.COM, MEDAN - Berbagai macam upaya dilakukan oleh komplotan para penipu, mulai marak undangan palsu, tilang palsu kini mereka kembali mencatut nama perpajakan. Saat beraksi mereka mengaku sebagai staff perpajakan untuk berpura-pura menagih pajak dengan seolah-olah mengirimkan surat ke alamat kantor yang ditagih pajaknya dengan . . .

Berita Selengkapnya

Berita Terbaik

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Anda Suka Smartphone Samsung atau OPPO?
  Samsung
  Oppo