Ini Peringkat Sumatera Utara dalam Jumlah Kasus HIV/AIDS Secara Nasional Pemprov Sumut harus punya program penanggulagan infeksi HIV baru yang riil di hulu
Oleh : Syaiful W Harahap | 09 Jun 2026, 07:57:08 WIB | 👁 1139 Lihat Kesehatan
Keterangan Gambar : 10 Provinsi dengan Jumlah Kasus HIV/AIDS Baru Terbanyak Tahun 2025
RADARMEDAN.com - Dari data kasus HIV/AIDS baru yang terdeteksi pada tahun 2025 yang dilansir oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan dari 38 provinsi di Indonesia Sumatera Utara (Sumut) ada di posisi ke-5 jumlah kasus baru secara nasional.
Pada tahun 2025 terdeteksi 3.041 kasus HIV/AIDS baru di Sumut. Sedangkan jumlah kasus kumulatif HIV/AIDS dari tahun 1987 – Maret 2025 menunjukkan Sumut di posisi ke-7 secara nasional dengan jumlah kasus kumulatif 27.414 yang terdiri atas 22.886 HIV dan 4.528 AIDS.
Kasus-kasus infeksi HIV baru terutama terjadi pada laki-laki dewasa yang tertular HIV melalui hubungan seksual penetrasi (vaginal atau anal) dengan perempuan yang sekarang dikenal sebagai pekerja seks tidak langsung yaitu yang tidak bisa dilihat atau tidak kasat mata.
Hal ini terjadi karena lokalisasi pelacuran tempat pekerja seks langsung praktek sudah ditutup sejak reformasi tahun 1998. Seperti T3 Belawan atau Bandar Baru. Akibatnya, sekarang lokalisasi pelacuran pindah ke media sosial dengan transaksi di alam maya secara Daring (dalam jaringan) dengan telepon seluler (Ponsel).
Tapi, cara-cara yang dilakukan dinas-dinas kesehatan dalam menyebarluaskan informasi tentang HIV/AIDS dengan mem-blow up mitos (anggapan yang salah), seperti zina, seks menyimpang, homoseksual, LGBT, LSL dan lain-lain.
Padahal, secara empiris penularan HIV/AIDS melalui hubungan seksual penetrasi (vaginal atau anal) bisa terjadi di dalam dan di luar nikah jika salah satu atau kedua pasangan tersebut mengidap HIV/AIDS dan laki-laki tidak memakai kondom.
Risiko penularan HIV/AIDS melalui hubungan seksual bukan karena SIFAT HUBUNGAN SEKSUAL (LGBT, LSL, perilaku menyimpang, seks menyimpang dan lain-lain), tapi karena KONDISI KETIKA TERJADI HUBUNGAN SEKSUAL baik di dalam maupun di luar nikah yaitu: salah satu atau keduanya mengidap HIV/AIDS dan suami atau laki-laki tidak memakai kondom. Ini fakta!
Yang bikin celaka adalah laki-laki dan perempuan dewasa yang merasa bukan sebagai LGB, LSL, pelaku seksual menyimpang tapi pernah atau sering melakukan perilaku seksual yang tidak aman merasa tidak mempunyai risiko tertular HIV/AIDS.
Perilaku seksual yang tidak aman adalah jika seseorang, laki-laki atau perempuan dewasa, melakukan hubungan seksual penetrasi (seks vaginal atau anal), di dalam atau di luar nikah, dengan kondisi laki-laki tidak memakai kondom dengan pasangan yang tidak diketahui status HIV-nya, karena bisa saja pasangan tersebut mengidap HIV/AIDS sehingga ada risiko penularan HIV/AIDS.
Nah, karena mereka merasa bukan seperti yang ramai diberitakan dengan sumber dinas-dinas kesehatan, yaitu LGBT, LSL atau pelaku seks menyimpang, maka mereka merasa tidak mempunyai risiko tertular HIV/AIDS dengan melakukan hubungan seksual yang tidak aman.
Berita-berita yang menyuburkan mitos tidak akan bisa mendorong warga, terutama laki-laki dewasa, untuk menghindari perilaku seksual berisiko atau hubungan seksual yang tidak aman.
Dengan jumlah kasus baru HIV/AIDS sebanyak 3.041 di Sumut pada tahun 2025 ada masalah besar di balik angka ini, yaitu jumlah ini tidak menggambarkan jumlah kasus yang sebenarnya di masyarakat Sumut.
Itu artinya ada warga Sumut yang mengidap HIV/AIDS tapi tidak terdeteksi. Nah, mereka inilah yang jadi mata rantai penyebaran HIV/AIDS di masyarakat secara horizontal, terutama melalui hubungan seksual penetrasi tanpa kondom di dalam atau di luar nikah.
Selama Pemprov Sumut hanya menyulut kasus HIV/AIDS dengan mitos, maka selama ini pula insiden infeksi HIV baru, terutama pada laki-laki dewasa, akan terus terjadi.
Maka, jika Pemprov Sumut tidak punya program riil yang bisa mendeteksi warga Sumut pengidap HIV/AIDS, maka penyebaran HIV/AIDS di masyarakat merupakan ‘silent disaster’ (bencana terlesebung) yang bagaikan ‘bom waktu’ kelak jadi ‘ledakan AIDS’ di Sumut. [*]
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .