Dengar Curhat Pedagang, Bobby Nasution Bakal Perbaiki Manajemen Pasar Tradisional
Oleh : Radar Medan | 11 Nov 2020, 08:14:50 WIB | 👁 2541 Lihat Ekonomi
RADARMEDAN.COM - Bobby Nasution bertemu dengan perwakilan pedagang pasar tradisional di Jalan Candi Mendut Medan, Selasa (10/11/2020) malam.
Pedagang dari 25 pasar tradisional di Kota Medan yang tergabung dalam Persatuan Pedagang Pasar Tradisional Sumatera Utara (P3TSU) Kota Medan, menyatakan akan memenangkan Bobby-Aulia pada Pilkada Medan 9 Desember 2020.
Yusuf Ginting mewakili pedagang pasar mengatakan dukungan kepada Bobby Nasution karena sosoknya yang muda, cerdik dan enerjik. Diyakini Bobby Nasution bisa majukan pasar tradisional.
Yusuf juga sempat curhat kepada Bobby, bahwa saat Covid-19 melanda sudah ajukan ke PD Pasar agar kurangi retribusi karena pedagang alami penurunan omzet. Tapi kata Yusuf, keluhan pedagang tak digubris.
"Dulu kami dilantik, organisasi pengurus pedagang punya akte dari kementrian hukum dan ham. Tapi banyak omzet dari pasar diambil dari luar, padahal kami juga bisa mengelola. Pembangunan, renovasi tidak pernah dilibatkan," kata Yusuf.
"Kami siap turun ke pasar mendampingi pak Bobby tanpa meminta sepeser pun. Kami siap menyampaikan visi-misi Pak Bobby kepada seluruh pedagang pasar tradisional," sambung Yusuf Ginting.
Bobby Nasution sendiri mengatakan akan membuat sistem yang lebih baik di pasar tradisional. Manajemen pasar tradisional harus orang yang paham pasar.
"Jangan pemimpin enak kena AC di ruangannya, pedagang kipas pun tidak ada," kata Bobby.
Untuk revitalisasi pasar, Bobby Nasution pun akan perbaiki manajemen. Dan Bobby nyatakan akan gandeng P3TSU untuk melakukan perbaikan, sebab orang-orang yang berkecimpung di P3TSU pasti lebih paham soal pasar.
"Kita harus pertimbangkan juga digitalisasi pasar tradisional," kata Bobby.
Selanjutnya Bobby beri kesempatan kepada pedagang untuk berdialog. Ambo perwakilan pedagang dari Pasar Halat, yang merupakan pasar tertua di Medan mengeluhkan kebocoran di pasar. Setiap hujan turun Pasar Halat kebanjiran.
Sudah diajukan ke pihak terkait, namun jawabannya tak memuaskan. "Kami yakin Pak Bobby bisa revitalisasi pasar tradisional agar pembeli nyaman berbelanja," katanya.
Muslim, pedagang pasar tradisional Sentosa Baru pun akui merasa menderita. Karena ada pasar swasta yang dekat lokasi mereka. Omzet langsung turun drastis.
"Sebentar lagi kami mati pelan-pelan. Tolong grosir dijauhkan. Kami juga ingin bantuan hibah ke pedagang, supaya kami tak terlibat rentenir," kata Muslim.
Pedagang pasar Kampung Lalang Bram, juga mengeluh kepada Bobby. Mereka merasa dianaktirikan. "Libatkan kami dalam penjaringan Dirut PD Pasar," harapnya.
Banyak kutipan di pasar mulai uang jaga malam, kamar mandi dan kutipan lain yang di luar ketentuan uang telah ditetapkan. Ketika dilaporkan tidak ada tanggapan.
Menanggapi keluhan para pedagang, Bobby Nasution siap membenahi manajemen di PD Pasar kelak jika terpilih menjadi wali kota Medan.
"Sistem manajemen dari atas sampai bawah akan kita ubah. Yang kerja bagus kita beri reward, yang kinerja buruk kita tegur kita ganti. Kalau sistem berubah akan memudahkan pedagang, awalnya sulit maka saya butuh kolaborasi dengan teman-teman pedagang," kata Bobby.
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .