Bupati Humbahas Pimpin Rembuk Stunting Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan

Oleh : Radar Medan | 28 Mei 2021, 17:50:46 WIB | 👁 2484 Lihat
Daerah
Bupati Humbahas Pimpin Rembuk Stunting Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan

RADARMEDAN.COM, HUMBANG HASUNDUTAN - Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor, SE pimpin rembuk stunting Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan secara daring yang dilaksanakan di Aula Hutamas, Kompleks Perkantoran Tano Tubu Doloksanggul, Jumat (28/5).

Kegiatan ini merupakan kelanjutan kegiatan dari perkembangan aksi konvergensi percepatan pencegahan dan penurunan stunting Kabupaten Humbang Hasundutan, dimana kegiatan aksi analisis situasi dan analisis situasi telah selesai dilaksanakan.

Dalam sambutannya, Bupati Humbang Hasundutan mengatakan, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan menjadi bagian dalam mewujudkan tujuan Global 2030 atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang salah satu tujuannya adalah menghilangkan kelaparan, mencapai ketahanan pangan serta meningkatkan pertanian berkelanjutan dengan target 2030, mengakhiri segala bentuk malnutrisi termasuk penurunan angka stunting secara nasional tahun 2024 sebesar 14 persen. 

Bupati juga mengajak  semua pihak untuk menyadari bahwa permasalahan stunting pada usia dini terutama periode 1000 hari pertama kehidupan adalah jendela kehidupan yang paling penting terhadap kualitas sumber daya manusia. Jika tidak kita cegah secara dini, permasalahan ini dalam jangka pendek menyebabkan gagal tumbuh, hambatan perkembangan kognitif dan motorik serta tidak optimalnya ukuran fisik tubuh sedangkan dalam jangka panjang dapat menyebabkan menurunnya kapasitas intelektual masyarakat Humbang Hasundutan.

Sebagai dasar pelaksanaan sesuai peraturan bupati nomor 3 tahun 2021 tentang konvergensi percepatan pencegahan dan  penurunan  stunting di kabupaten humbang hasundutan, saya menekankan kepada seluruh opd bersama-sama untuk :

1. Menuntaskan permasalahan stunting melalui program strategis yang terintegrasi

2. Melakukan perbaikan dari seluruh aspek melalui dua intervensi, yaitu pertama intervensi gizi  spesifik seperti asupan makanan, infeksi, status gizi ibu, penyakit menular, dan kesehatan lingkungan yang harus menjadi perhatian bidang kesehatan

3. Kedua intervensi  sensitive mencakup peningkatan penyediaan air bersih dan sarana sanitasi, peningkatan akses dan kualitas pelayanan gizi dan kesehatan, peningkatan kesadaran, komitmen dan praktik pengasuhan gizi ibu dan anak serta peningkatan akses pangan bergizi.

Hal ini sejalan dengan misi pertama pembangunan Humbang Hasundutan 2021-2026, yaitu “Mewujudkan SDM berkualitas melalui peningkatan mutu layanan pendidikan dan kesehatan”. Program ini tidak akan  berjalan  optimal jika hanya dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, perlu keterlibatan masyarakat, dunia usaha dan lintas sektor melalui pendekatan holistik, integrasi, tematik, dan spasial.

Pada kesempatan ini Bupati meminta kepada seluruh Kecamatan dan Desa yang menjadi lokus prioritas stunting sebanyak 21 Desa pada Tahun 2021 dan 25 Desa pada Tahun 2022 untuk berkomitmen dalam pencegahan stunting sebagai salah satu arah kebijakan pembangunan desa adalah hal yang urgent. pemanfaatan dana desa secara tepat  dan  melakukan  kegiatan konvergensi pencegahan  stunting  di  internal desa maupun antar desa menjadi salah satu prioritas pembangunan desa dan dilaksanakan secara partisipatif, transparan dan akuntabel.

Pelaksanaan percepatan dan penanggulangan stunting di tingkat desa harus memastikan setiap sasaran prioritas penerima manfaat  tepat sasaran, meyiapkan kader pembangunan manusia, pendampingan Program Keluarga Harapan (PKH), koordinasi petugas puskesmas, bidan desa, Tim Penggerak PKK serta petugas Keluarga Berencana (KB). Disamping itu Pemerintah Desa memperkuat pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pelayanan kepada seluruh sasaran prioritas serta melakukan pendataan/pemutakhiran data cakupan intervensi secara rutin. Saya mendorong pemerintahan desa untuk lebih mengaktifkan pusat-pusat kesehatan di desa sehingga diharapkan dapat bermanfaat sebagai tempat masyarakat dalam memahami dan menganalisa beragam informasi urusan kesehatan termasuk stunting di desa secara mandiri.

Dalam kegiatan ini hadir sebagai Narasumber, perwakilan Kepala Bappeda Provsu, Kasubdit Pemerintahan Umum Siti Rahma, SE.,M. Ap,  Tenaga Ahli Pendamping Bangda Kemendagri Regional I Medan Rizal Effendi, Kadis Kesehatan drg. Hasudungan Silaban, M.Kes dan perwakilan Bappeda Humbahas Kabid Administrasi Kesra Litbang. 

Diakhir acara seluruh pihak terkait melaksanakan penandatangan kesepakatan bersama.

Turut hadir dalam Rembuk Stunting ini Wakil Bupati Humbang Hasundutan Oloan Paniaran Nababan, SH.,MH, Wakapolres Kompol D. Pinem, Kasi Intel Hendra Sinaga, Koramil Doloksanggul Kapten Inf Brigif R. Munthe, Sekertaris Daerah Humbang Hasundutan Drs. Tonny Sihombing, M.IP, Assisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Janter Sinaga, Pimpinan OPD terkait, Ketua TPPKK Ny. Lidia Dosmar Banjarnahor, Ketua DWP Marista Tonny Sihombing, Camat, Kapus Kecamatan, BPS, Akademisi dan Tokoh Masyarakat.

( Chandra Simatupang/PR)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas