Bunuh Wanita dalam Angkot, Pria di Medan Tewas Ditembak Polisi
Oleh : Radar Medan | 15 Apr 2020, 08:31:56 WIB | 👁 2018 Lihat Hukum dan Kriminal
Keterangan Gambar : Foto: Konferensi pers penangkapan pembunuhan di Medan (dok. Istimewa)
RADARMEDAN.COM - Polisi menembak mati seorang pria yang diduga membunuh wanita di dalam angkot. Pria itu ditembak mati karena melawan petugas saat akan ditangkap.
"Pelakunya ada dua orang. Satu di antaranya tewas diberikan tindakan tegas dan terukur dengan ditembak oleh petugas karena nyaris melukai petugas dengan sebilah pisau saat proses penangkapan," kata Kapolrestabes Medan Kombes Johnny Eddizon Isir di Medan, Selasa (14/4/2020).
"Kemudian kita lakukan olah TKP dan membawa korban ke RS Bhayangkara untuk diautopsi," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Ronny Nicholas Sidabutar.Pembunuhan wanita bernama Juliana Liem (25) itu diduga terjadi di angkot 103 diketahui usai mayat korban ditemukan di Pancur Batu, Minggu (12/4). Polisi kemudian melakukan olah TKP dan autopsi terhadap mayat.
Polisi melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman CCTV di lokasi yang biasa dilintasi korban saat pulang dari kantor. Polisi kemudian mengamankan angkot yang dinaiki korban dan pengemudinya.
"Dari rekaman CCTV, korban diketahui menaiki angkot jenis Rahayu 103 tujuan Pancur Batu. Setelah diselidiki, angkot tersebut pun diamankan bersama pengendaranya bernama Tomi Keliat di Desa Hulu, Pancur Batu," ujar Ronny.
Saat dilakukan pemeriksaan, kata Ronny, ditemukan bercak darah yang sudah kering di dalam angkot. Polisi juga memeriksa saksi yang mengaku mendengar ada teriakan wanita dari dalam angkot.
"Tim juga kemudian mencari saksi-saksi lainnya dan diketahui ada pasutri mengaku mendengar teriakan perempuan di dalam angkot yang melaju kencang di kawasan Simpang Selayang," sebut Ronny.
"Setelah enam jam diperiksa, pengendara angkot Tomi Keliat mengakui telah membunuh korban bersama temannya Tato Sembiring. Dia mengaku melakukan pencurian barang milik korban dengan cara mencekik korban dan membanting kepala korban di mobil angkot," sambungnya.
Setelah itu, Polisi melakukan pelacakan terhadap keberadaan Tato Sembiring. Saat akan ditangkap di daerah Simalingkar, Tato melawan sehingga ditembak mati oleh polisi.
Dari penangkapan itu, petugas menyita barang bukti sebilah pisau, satu unit angkot, obeng, jam tangan, dua unit HP dan pakaian korban. Sementara itu, Tomi yang ditangkap lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka.
"Namun saat ditangkap, Tato Sembiring mengeluarkan sebilah pisau dan mencoba melukai petugas sehingga diberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak ke arah tersangka," ujar Ronny.
"Untuk tersangka Tomi Keliat akan dijerat Pasal 356 ayat (4) subs 338 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup," tutur Ronny. (Detik)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .