Kepercayaan Publik Meningkat, Kapoldasu Pesan Jajaran Jangan Persulit Masyarakat
Oleh : Radar Medan | 13 Apr 2020, 17:51:35 WIB | 👁 1083 Lihat Metropolitan
RADARMEDAN.COM-Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si memimpin apel pengarahan kepada seluruh Perwira jajaran Polrestabes Medan serta anggota Sat Lantas dan Unit jajaran Polrestabes Medan, Senin (13/04/2020) bertempat di Halaman Mapolrestabes Medan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Irwasda Polda Sumut, para Pejabat Utama Polda Sumut, Kapolrestabes Medan, Wakapolrestabes Medan, Pejabat Utama Polrestabes Medan, para perwira dan personil Sat Lantas dan Unit Jajaran Polrestabes Medan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumut menyampaikan kepercayaan publik terhadap Polri (public trust) dalam 5 tahun terakhir meningkat secara signifikan setelah dicanangkannya program PROMOTER oleh bapak Tito Karnavian saat beliau menjabat sebagai Kapolri.
Guna mempertahankan citra tersebut, sebagai personil Polri tentunya kita harus menjalankan program PROMOTER dengan sebaik-baiknya dan tidak melakukan pelanggaran serta tidak melakukan penyimpangan dalam pelaksanaan tugas dilapangan.
Kapolda Sumut mengatakan di era globalisasi saat ini, berita dengan cepatnya terekspos di media sosial baik buruknya prilaku anggota di lapangan langsung akan di nilai oleh masyarakat. Oleh karena itu, personil diharapkan senantiasa menjaga tingkah laku dan tidak melakukan tindakan di luar prosedur hukum serta berbicara santun dan sopan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dan tindakan yang menimbulkan antipati masyarakat kepada Polri agar tidak terulang kembali seperti kejadian personil yang melakukan pelanggaran sehingga menjadi viral di media sosial.
Lanjut, Irjen Martuani mengatakan kepada para personil jangan menjual seragam demi mendapatkan keuntungan pribadi karena nilai baju dinas yang digunakan tidak ternilai harganya.
"Saya minta para personil jangan persulit masyarakat. Apa yang bisa dibantu segera dibantu jangan dibiarkan berlarut-larut", ungkapnya.
Irjen Martuani menegaskan agar para Kapolsek mengawasi anggota dan beri tindakan apabila ada yang melakukan kesalahan khususnya dalam masa sulit ini, kita sedang menghadapi penyebaran Virus Corona, maka jangan ada yang mempersulit masyarakat, terutama hal-hal yang berkaitan dengan pendistribusian bahan pangan, bahan bakar dan lain sebagainya agar dikawal dengan baik pendistribusiannya.
Beliau juga menegaskan agar ditangkap dan beri tindakan para pelaku pengutipan saat bongkar muat barang disuatu lokasi. Buktikan bahwa negara benar-benar hadir di tengah masyarakat sehingga masyrakat merasa nyaman.
"Tetap jaga harga diri dan kehormatan kita sebagai anggota Bhayangkara. Kita semua umat beragama maka laksanakan tugas dengan baik dan jadikan pekerjaan ini sebagai ladang ibadah untuk berbakti kepada masyarakat dan Tuhan Yang Maha Kuasa. Bersama kita pasti bisa", pesan Irjen Martuani.(Rio/PR )
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .