Baskami Minta Sumut Perketat Keluar Masuk Hewan Ternak Cegah PMK
Oleh : Radar Medan | 09 Jun 2022, 22:21:28 WIB | 👁 2470 Lihat Politik
RADARMEDAN.COM - Ketua DPRD Sumatera Utara, Baskami Ginting mendorong Pemprov Sumut melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan juga institusi terkait memperketat alur keluar masuk hewan ternak dari luar Sumut.
Juga dari daerah yang diduga terdapat kasus wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan yang berkuku belah seperti sapi, kerbau, kambing, domba dan lainnya.
Hal tersebut disampaikan Baskami tatkala menerima kunjungan Lembaga Peternak dan Pemerhati Peternak Indonesia (LP3I) di ruang kerjanya, Kamis (9/6/2022).
"Itu dilakukan agar adanya pengawasan yang lebih fokus di lapangan agar wabah ini tidak meluas mengingat potensi besar peternakan kita di Sumut," jelasnya.
Baskami juga meminta, kepada seluruh masyarakat turut melakukan pengawasan dan melaporkan apabila di daerahnya ada gejala PMK kepada pihak terkait.
"Pengawasan itu nantinya dilakukan pada peternakan skala besar, peternak tradisional, rumah potong hewan juga pasar tradisional," imbuhnya.
Dikatakannya, sudah saatnya pemprov memberikan rasa aman kepada para peternak dan konsumen daging di pasar.
"Kita harus jeli dalam hal ini. Menjelang Idul Adha ini, maka harus ditelaah benar-benar, hewan yang sehat untuk dikurban," jelasnya.
Politisi PDI Perjuangan ini juga meminta pemprovsu melakukan penyuluhan, pendampingan sekaligus berkolaborasi dengan para ahli peternakan.
"Sambil menunggu upaya pengembangan vaksin dan obat, maka perlu dilibatkan para ahli maupun pemerhati agar bisa menyampaikan ke masyarakat, terkait hal-hal yang harus diwaspadai dari wabah ini," jelasnya.
Sementara itu, Pakar LP3I Dokter Hewan, Agustia mengatakan, selain kontak langsung virus PMK dapat ditularkan melalui udara, angin.
Menurutnya, gejala PMK ditandai dengan hewan yang tidak mau makan, kaki pincang, tidak mampu berdiri, produksi susu turun drastis dan bobot menurun. Juga keluarnya air liur secara berlebihan dari hewan.
Dikatakannya, virus tersebut tak mempengaruhi daging, apabila telah dimasak secara sempurna.
Agus mengimbau untuk menghindari beberapa bagian daging sapi seperti, mulut, lidah jeroan dan kaki yang merupakan organ yang dapat terpapar langsung oleh PMK.
Ia menjelaskan upaya preventif pemerintah dapat meminimalisir kemungkinan merebaknya virus PMK tersebut.
"Saya setuju dengan apa yang disampaikan oleh Bapak Ketua DPRD Sumut, kita harus melakukan pemetaan, di titik mana saja wabah ini sudah mulai masuk dan perketat jalur keluar masuk hewan ternak di Sumut," tambahnya.
Agus menjelaskan, pihaknya banyak menerima laporan dari para peternak yang merugi akibat adanya wabah ini.
"Banyak peternak kita yang merugi, karena hewannya telah terjangkit dan tidak bisa dijual," jelasnya.
Di lain pihak, seorang peternak, Dulmadjid mengatakan, saat ini ia bersama rekan-rekannya yang lain, melakukan upaya pencegahan dini menggunakan sisa-sisa disinfektan.
"Karena belum adanya vaksin dan obat, maka kami memakai sisa disinfektan yang digunakan saat pandemi, untuk menyemprot kandang-kandang ternak," jelasnya.
Akan tetapi, lanjut Dulmadji, upaya tersebut tidak dapat menjamin, sterilnya hewan ternak dari virus PMK tersebut.
Ia berharap ada upaya konkrit dari pemerintah dan kepastian kepada para peternak tradisional.
"Kami yang memiliki jumlah hewan dalam skala kecil sangat berdampak dengan adanya virus ini, maka kami melalui Bapak Ketua Dewan meminta kepada pemerintah agar memberi kepastian dan menemukan solusi," pungkasnya.(Ril/AJ)/Hanson Munthe/PE
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .