TP PKK Asahan Fokus Perkuat Pemberdayaan Keluarga dan Peran Dasawisma
Oleh : Andrew Panjaitan | 20 Nov 2025, 07:29:23 WIB | 👁 136 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) PKK bulan November bersama kecamatan, desa, dan kelurahan.
RADARMEDAN.COM, ASAHAN – Upaya memperkuat pemberdayaan keluarga, meningkatkan kesejahteraan perempuan, dan menguatkan peran dasawisma menjadi fokus utama TP. PKK Kabupaten Asahan pada Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) PKK bulan November bersama kecamatan, desa, dan kelurahan, Rabu (19/11/2025).
Pertemuan ini menegaskan pentingnya konsistensi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK yang berhubungan langsung dengan peningkatan kualitas hidup keluarga, khususnya pada aspek pendidikan keluarga, kesehatan, ekonomi rumah tangga, dan ketahanan keluarga. Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Drs. Zainal Arifin Sinaga, M.H., menyampaikan pesan Bupati Asahan bahwa keluarga merupakan pusat pembangunan masyarakat. “TP PKK memiliki kontribusi besar dalam membentuk keluarga yang mandiri dan berdaya,” ujarnya.
Pembahasan teknis dalam Rakornis menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar program TP PKK dapat menyentuh masyarakat hingga tingkat dasawisma. Plt. Kepala Dinas PMD Kabupaten Asahan, Darwinsyah Lubis, S.STP, menjelaskan bahwa kolaborasi TP PKK dengan pemerintah desa dan perangkat daerah menjadi kunci keberhasilan peningkatan kapasitas keluarga. Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, menyampaikan refleksi atas partisipasi TP PKK Asahan pada Jambore HKG PKK Sumut 2025 yang dinilai meningkatkan motivasi dan kompetensi kader. Pada kesempatan tersebut, Ketua TP PKK bersama Ny. Juni Rianto juga menyerahkan hadiah berupa uang tunai, piagam, piala, dan dua ekor kambing kepada para juara lomba sebagai bentuk apresiasi.
Penguatan program keluarga turut diperkuat melalui edukasi dari Dinas Pertanian Kabupaten Asahan yang disampaikan oleh Elfin Efendi, S.STP., MP dan Sudarsono, SP, mengenai pemanfaatan pupuk organik cair (POC) dari urine buah dan sampah dapur.
Materi ini menyoroti manfaat POC sebagai inovasi sederhana yang dapat diterapkan keluarga untuk meningkatkan produktivitas pekarangan, menjaga kesuburan tanah, dan mendukung pertanian rumah tangga yang berkelanjutan, sekaligus selaras dengan gerakan hidup bersih dan ekonomi produktif keluarga.
Melalui rangkaian pembahasan ini, TP PKK dan seluruh unsur terkait didorong untuk bertindak (Action) dengan memperkuat koordinasi, mengembangkan program yang lebih inovatif, serta memastikan seluruh kegiatan pemberdayaan keluarga memberikan dampak nyata di desa dan kelurahan.
Fokus penguatan ketahanan keluarga dan peningkatan kualitas hidup masyarakat diharapkan menjadi pondasi utama dalam mewujudkan pembangunan sosial yang lebih inklusif, mandiri, dan berkelanjutan di Kabupaten Asahan.(Jait)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .