Tolak Omnibus Law, Unjuk Rasa Mahasiswa Batam Sempat Ricuh
Oleh : Radar Medan | 08 Okt 2020, 20:38:40 WIB | 👁 1759 Lihat Nasional
RADARMEDAN.COM, BATAM- Diperkirakan kurang lebih seribuan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa menolak pemberlakuan Omnibus Law (Undang-undang Cipta Kerja). Para mahasiswa yang tergabung dengan Aliansi Mahasiswa Batam dan BEM Politeknik Negeri Batam mulai berkumpul sejak pukul 10.00 WIB di lapangan Wel Come to Batam, Batam Center, Kamis, (08/10/2020).
Saat unjuk rasa tersebut berlangsung, para mahasiswa terus berusaha mendobrak barisan aparat kepolisian yang berjaga dilengkapi dengan tameng dan mobil water canon. Aksi saling dorongpun tak terhindar, sehingga satu orang mahasiswa terjatuh dan terseret pihak petugas kepolisian. Begitu pula, salah seorang personil kepolisian saat itu juga terjatuh dari atas motor setelah terdorong oleh pengunjuk rasa.
Massa pengunjuk rasa telah bersiap untuk berencana melakukan unjuk rasa menuju kantor DPRD Kota Batam, yang tidak jauh lagi dari lokasi perkumpulan mahasiswa itu. Sempat terjadi perdebatan antara pihak kepolisian dengan mereka perwakilan mahasiswa itu.
“Kami sudah mengikuti prosedur sesuai dengan permintaan kalian, memakai masker dan menjaga jarak,” teriak orator dihadapan pihak kepolisian. Saat orasi berlangsung, sejumlah perwakilan petugas dan mahasiswa sedang melakukan mediasi.
“Kita lihat hari ini hak-hak buruh sudah dikebiri. Kami resah melihat RUU Omnibus Law cipta kerja yang sudah disahkan. Kami melihat, hal ini merupakan suatu cara pemufakatan yang jahat, karena disahkan saat masa pandemi seperti ini,” ucap orator dengan pengeras suara. Masih menurut orator itu lagi, selama ini prosesnya tertutup, karena partisipasi publik tidak ada.
“Masyarakat dikesampingkan dalam mengambil keputusan. Kami dengan tegas menolak Undan-undang Omnibus Law cipta lapangan kerja,” tegasnya lagi.
Berselang beberapa lama lagi, Ketua DPRD Kota Batam serta sejumlah rombongan datang menemui para pengunjuk rasa. Nuryanto, sempat naik ke atas mobil pengunjuk rasa untuk memberi kata sambutannya. Namun, sejumlah mahasiswa menolak, karena mereka tidak diperbolehkan masuk ke areal kantor DPRD Kota Batam. Pada saat itu juga, Nuryanto kembali turun dari panggung atas mobil tersebut.
Kemudian perwakilan mahasiswa itu kembali lagi mendekati Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto yang didampingi Kapolresta Barelang AKBP Yos Guntur. Mereka mediasi kembali dan sepakat menemui mahasiswa untuk mendengar tuntutan dan aspirasi yang mau disampaikan para pengunjuk rasa itu. Seketika itu juga, Nuryanto dipersilahkan menuju ketengah-tengah mahasiswa, untuk menanda tangani tuntutan yang disampaikan pengunjuk rasa.
Dalam tuntutannya, mahasiswa mendesak presiden mengeluarkan perpu dan meminta DPRD Kota Batam untuk menyampaikan aspirasi Mahasiswa Kota Batam kepada DPR RI.
Masih ditempat yang sama, Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, menerima dan menyambut baik aspirasi yang disampaikan pengunjuk rasa. “Kami selaku wakil rakyat tentu menerima dan menyambut baik tuntutan dan aspirasi yang disampaikan adek-adek kami mahasiswa. Kami memberi apresiasi kepada mahasiswa Kota Batam, untuk berkomitmen bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban dan terutama kesehatan, aspirasi tetap jalan. Kami selaku wakil rakyat tentu selalu mendengar seluruh aspirasi masyarakat, termasuk aspirasi adek-adek mahasiswa. Kami akan meneruskan aspirasi adek-adek ini ke pemerintah pusat,” kata Nuryanto.
Lanjut Nuryanto lagi, pada prinsipnya pihaknya sepakat dan mendukung para mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi ke pemerintah pusat. Namun sama menjaga keamanan dan ketertiban, dan paling utama lagi tetap menjaga kesehatan. Usai menanda tangani tuntutan masa pengunjuk rasa, tepatnya pukul 13.45 WIB, masa mulai membubarkan diri. (manser/PR )
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .