Terkait Lahan Kaldera, Bupati Tobasa Bersama Kapolres Mediasi dengan Warga Sigapiton

Oleh : Radar Medan | 14 Sep 2019, 16:05:08 WIB | 👁 1420 Lihat
Wisata
Terkait Lahan Kaldera, Bupati Tobasa Bersama Kapolres Mediasi dengan Warga Sigapiton

RADARMEDAN.COM, TOBASA -  Bupati Tobasa, Darwin Siagian bersama Kapolres Tobasa AKBP Agus Waluyo Sik dan Direktur BODT Arie Prasetyo adakan mediasi mengenai pengerjaan pembukaan jalan Kaldera Toba dengan Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Masyarakat Siparopat marga di Desa Sigapiton, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Tobasa.

Mediasi bersama ini, Bupati Tobasa menyampaikan kepada masyarakat yang hadir pada saat itu, bahwa pembangunan BPODT yang selama ini mulai dilaksanakan adalah untuk kepentingan masyarakat sekitar Kaldera juga.

"Dengan hadirnya Kaldera disini, setulusnya saya katakan tidak ada kepentingan Pemkab Tobasa disini. Dan untuk menentukan hasil musyawarah kita ini, mari kita bersama bicarakan dengan baik demi terwujudnya Wisata Kelas Dunia di daerah kita. Mari kita sepakat berdialog pada Hari Minggu (15/09/19) yang kita mulai pada pukul 15.00 WIB yang bertempat di Kantor Camat Lumban Julu dan dihadiri oleh tiga desa, yaitu : Desa Pardamean Sibisa, Sigapiton dan Desa Motung," ujar Darwin Siagian.

Hal ini juga disepakati oleh Bius Raja Paropat, untuk melakukan mediasi dan dialog demi terwujudnya titik temu antara Masyarakat dengan Pihak BPODT. T. Butarbutar adalah perwakilan daripada Bius Paropat dalam dialog tersebut menyampaikan sikap bahwa begitu mengapresiasi sikap Bupati Tobasa dan Kapolres Tobasa yang begitu pedulu terhadap  masyarakat yang tidak mengedepankan persuasif ataupun tekanan.

"Kami bangga kepada Pak Kapolres, saya mendukung ataupun kami semua sangat mendukung program pemerintah dalam memajukan wisata ini, tapi ada salah satu benang merah yang tidak tersimpan oleh pemerintah terkait status tanah yang ingin digunakan pemerintah. Mohon Maaf, kami ingin mengetahui tentang kepastian tanah adat kami ini dan kepastian titik temu," ucap Butarbutar.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Tobasa juga mengatakan bahwa pihaknya juga bersama-sama dengan masyarakat. Jangan sampai ada pihak luar ataupun yang tidak berkepentingan hadir dalam kegiatan ini.

"Saya bersama masyarakat siap mengamankan polemik yang terjadi saat ini. Akan tetapi jangan sampai ada pihak ketiga yang akan menunggangi situasi ini. Prinsipnya begini, dengan niat baik masyarakat, ingin BPODT ada tetap disini. Lanjut Kapolres, bahwasanya untuk alat-alat berat, sambil menunggu solusi, dari hari sabtu dan Minggu kita stop dulu atau tidak bekerja.

Harapan Kapolres, bahwa Badan Pariwisata Otorita Danau Toba ini adalah anugerah untuk masyarakat sekitar Kaldera. Dan tentunya kita berharap mendukung kegiatan ini. Dan bila ada hal-hal yang kurang, saya rasa seperti tadi kita lakukan bisa dikomukasikan kembali, bisa kita bicarakan dengan baik" ucap Kapolres Tobasa.(tentangkabupatentobasa1.blogspot.com/PR)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas