Sepasang Lansia Tidak Jadi Dihukum Kasus Curi Daun Sawit PTPN 4 Kapolsek Tolak Laporan Manager, Pertimbangkan Sisi Kemanusiaan
Oleh : Radar Medan | 07 Mar 2024, 21:43:00 WIB | 👁 960 Lihat Sekitar Kita
RADARMEDAN.COM, SIMALUNGUN - Kompol M. Nainggolan, S.H.,M.Si., Kapolsek Tanah Jawa Polres Simalungun Polda Sumut menolak laporan manager (Tri Mangkurat) PTPN 4 kebun Unit Bah Jambi di Polsek Tanah Jawa dengan terangka dua orang lansia warga Jawa Maraja Bah Jambi Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara.
Bermula salah seorang karyawan PTPN IV Bah Jambi mengatakan bahwa kakek sama nenek yang tua tersebut digiring langsung oleh security dan personil pengamanan di kantor Koordinator Keamanan (Korkam) lalu setelah diinterogasi dan diketahui sapu lidi tersebut dari areal perkebunan, petugas membawa mereka berdua ke Mapolsekta Tanah Jawa untuk dilaporkan dan proses hukum.
Setelah karyawan BUMN yang dikuasakan Manager (Tri Mangkurat) datang untuk membuat pengaduan ke Polsek Tanah Jawa kemudian Kapolsek Kompol M. Nainggolan mempertanyakan kronologis kejadiannya bahwa sebelumnya sepasang suami istri yang sudah lanjut usia (lansia) yaitu Lagiman (63thn) dan istrinya Semi (62thn) ditangkap oleh Tri Mangkurat sebagai Manager Kebun Unit Bah Jambi di lingkungan AFD II karena mencari daun kelapa sawit untuk dijadikan sapu lidi dari Areal perkebunan.
Namun Kapolsek Tanah Jawa Kompol M. Nainggolan, setelah mendengar keterangan itu langsung menghubungi manager PTPN IV Bah Jambi (Tri Mangkurat) melalui telepon seluler dan mengatakan bahwa dalam penegakan hukum penting memperhatikan asas kemanfaatan yang mana pasangan suami istri yang sudah ujur tersebut tidak sepantasnya lagi dilakukan tindakan hukum atas perbuatannya tersebut dengan mempertimbangkan sisi rasa kemanusiaan dan hati nurani.
Masih melalui sambungan telepon, Kapolsek juga menerangkan kepada Manager bahwa tuduhan perusakan yang dilakukan kakek tersebut bukanlah menyebabkan tanaman sawit menjadi mati sehingga untuk perusakan itu tidaklah cukup unsurnya untuk dibuktikan.
Setelah mendengar penjelasan dan masukan dari Kapolsek akhirnya Manager PTPN IV menyetujui usulan tersebut untuk tidak dilanjutkan ke jalur hukum dan terhadap pasangan suami istri tua itu langsung hari itu juga di kembalikan kepada keluarganya yang didampingi langsung Kepala Desa Moho Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi dari Mako Polsekta Tanah Jawa.
Kapolsek Tanah Jawa Kompol M. Nainggolan, kepada karyawan PTPN IV Bah Jambi mengatakan kesalahan yang dilakukan kakek ini bukanlah kejahatan luar biasa atau tindak pidana yang mengakibatkan kerugian yang besar.
"Bila dilaporkan pada kami sebagai penegak hukum, asas penegakan hukum bisa dilakukan pembinaan atau sosialisasi supaya tidak melakukan pencarian sapu lidi lagi dari daun kelapa sawit PTPN 4 kebun Bah Jambi sebagai sanksi sosial buat lansia tersebut," ucap Kapolsek.
Menurutnya yang dilakukan kakek ini bisa juga dibuat dalam problem solving, karena bukan tindakan yang merugikan besar seperti pencurian buah tandan sawit.
"Panen buah mentah sawit, membuang tankos atau menimbang pohon kelapa sawit dan hal lain yang dapat membuat kerugian besar bagi perusahaan atau PTPN IV Bah Jambi," jelas Kompol M. Nainggolan.
Setelah Kapolsek Tanah Jawa melakukan komunikasi pada Manager PTPN IV Bah Jambi (Tri Mangkurat) langsung di tanggapi positif oleh Manager dan menyetujui untuk tidak melanjutkan laporannya terhadap kedua warga Moho yang lansia tersebut dan Kapolsek langsung mengijinkan untuk dibawa pulang oleh keluarga didampingi Pangulu Moho kedua pasangan lansia tersebut.
Rasa syukur dan raut wajah gembira yang dirasakan kedua pasangan suami-isteri yang lansia tersebut sangat terlihat saat menyalami Kapolsek dan Polisi Polsek Tanah Jawa untuk pamit pulang, sembari mengatakan kepada keduanya untuk tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum dan bisa pulang bersama ke kampungnya kembali.(Humas)/HM/PE
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .