RS Adam Malik Berhasil Pisahkan Bayi Kembar Siam, untuk Kelima Kalinya
Oleh : Radar Medan | 25 Nov 2024, 06:02:01 WIB | 👁 1119 Lihat Kesehatan
Keterangan Gambar : Rumah Sakit (RS) Adam Malik berhasil melakukan operasi pemisahan bayi kembar siam, untuk kelima kalinya
RADARMEDAN.COM – Rumah Sakit (RS) Adam Malik berhasil melakukan operasi pemisahan bayi kembar siam, untuk kelima kalinya sepanjang sejarah rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan RI ini. Bayi kembar siam berjenis kelamin laki-laki asal Kabupaten Deli Serdang itu sukses dipisahkan pada 8 Oktober 2024, setelah menjalani operasi selama 12 jam.
“Bayi Brian dan Drian ini mengalami dempet yang sangat luas, mulai dari dada atas sampai perut bawah. Dari sekian banyak yang kita tangani kasus kembar siam sebelumnya, ini termasuk salah satu yang sangat luas dempetnya,” kata Ketua Tim Penanganan Kembar Siam RS Adam Malik dr Rizky Adriansyah MKed(Ped) SpA(K) seperti rilis yang diterima media ini, Minggu 24/11.
Persiapan operasi pemisahan bayi kembar siam ini pun dilakukan sejak mereka lahir di RS Adam Malik pada 5 November 2023 lalu.
“Persiapannya kurang lebih sudah sejak dia lahir. Kita lakukan persiapan mulai dari pemeriksaan CT Scan, USG jantung, kemudian melihat sejauh mana organ-organ yang terlibat, itu sudah kita lakukan,” ucap dr Rizky lagi melanjutkan penjelasannya.
Ditambahkan dr Rizky, kondisi organ kedua bayi kembar siam itu sendiri lengkap. Hanya saja organ hati mengalami perlengketan dan organ jantung keduanya berada dalam satu ruangan.
“Semua lengkap, ususnya semua terpisah, jantung terpisah walaupun di dalam satu ruangan, paru-parunya terpisah, pankreasnya juga dua. Hanya hati yang berdempetan,” lanjutnya.
Akhirnya di usia 11 bulan, bayi kembar siam ini menjalani operasi pemisahan. Operasi ini melibatkan tim yang beranggotakan sekitar 50 orang.
"Kita melibatkan dokter bedah plastik, dokter bedah jantung, dokter bedah saluran cerna, dokter anak, dokter bedah anak, dokter gizi anak, dokter ICU anak, dokter jantung anak, dan lainnya,” jelas dr Rizky lagi.
Operasi bayi Brian sendiri berjalan relatif lebih mudah dibanding operasi adiknya, Drian. Setelah operasi, keduanya menjalani perawatan di ruang ICU. Namun, kondisi Drian terus mengalami perburukan.
“Memang bayi Drian itu kondisinya agak sulit, sehingga meninggal dunia. Kita sudah berusaha semaksimal mungkin. Tapi memang Tuhan berkehendak lain,” sambung dr Rizky.
Sedang bayi Brian terus membaik hingga diperbolehkan pulang sebulan kemudian, meski masih harus menjalani rawat jalan. Hingga saat ini, sang bayi menunjukkan kondisi yang baik dengan tumbuh kembang seperti anak normal lainnya.
“Brian sudah bisa duduk sendiri, ya sudah seperti anak normal lain,” jelas dr Tiangsa Br Sembiring SpA(K) pula, dokter anak yang merawatnya.
Sementara itu, orang tua Brian, Andre (29) dan Ira (28) mengaku bersyukur dan senang melihat perkembangan buah hatinya setelah menjalani operasi pemisahan.
“Kami bersyukur, kami juga merasa tidak terbebani punya anak dengan kondisi seperti ini (kembar siam), dan kami juga menyerahkan semuanya kepada tim dokter dan pihak RS Adam Malik,” pungkasnya.
Keberhasilan operasi pemisahan bayi kembar siam ini sendiri merupakan kelima kalinya sepanjang sejarah RS Adam Malik sejak berdiri pada 1993. Sebelumnya, ada bayi Mariana-Mariani asal Aceh Timur (2005), Sahira-Fahira dari Asahan (2017), Adam-Malik dari Tapanuli Utara (2019), dan Adam-Aris dari Labuhan Batu (2021), yang tumbuh dengan baik hingga kini. (humas/ade)/HM/PE
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .