Ressa dan Dadan Ramdani Dua Penyanyi Berbeda Genre Rilis Lagu Duet Tak Enak Bilang Enak
Oleh : Radar Medan | 05 Jan 2025, 08:50:53 WIB | 👁 1077 Lihat Hiburan
Keterangan Gambar : Ressa dan Dadan Ramdani, dua penyanyi asal Kota Bandung punya genre musik saling berbeda merilis single duet berjudul Tak Enak Bilang Enak (T.E.B.E).(Ist)
RADARMEDAN.COM, BANDUNG – Ressa dan Dadan Ramdani, dua penyanyi asal Kota Bandung punya genre musik saling berbeda. Mereka merilis single duet berjudul Tak Enak Bilang Enak (T.E.B.E).
Melalui lagu tersebut mereka menawarkan konsep musik yang berbeda dari single mereka yang telah dirilis sebelumnya. Mereka ingin para penikmat musik bisa merasakan sajian yang berbeda dari karya kolaborasi mereka, seperti disampaikan oleh Ressa kepada awak media pada Minggu (5/1/2025).
Ressa dan Dadan Ramdani meluncurkan lagu T.E.B.E pada Senin (30/12/2024) lalu di berbagai platform musik digital. Lagu tersebut dikomposisi oleh Ahmad Fauzi dan Yuniar Nimas Cressyana. Liriknya ditulis oleh Muhammad Nur Rizki, Yuniar Nimas Cressyana, dan Dadan Ramdani.
Seperti dijelaskan oleh Ressa, lagu tersebut mereka tulis saat lagi kumpul dan sharing session di Saung Banksasuci. Awal mulanya dipantik oleh Ncing Ozi, ayahnya Ressa. Dari nada gumam, lalu mereka kembangkan jadi lirik berirama, hingga lagu T.E.BE. terlahir.
“Lagu T.E.B.E berbeda dari single kami masing-masing. Kami berdua mempunyai ciri khas suara yang bisa dibilang berbeda, namun bagaimana caranya kami mengupayakan untuk bisa menjadi satu kesatuan yang utuh,” kata Ressa.
Ressa dan Dadan Ramdani sama-sama berada di bawah naungan manajemen artis Zziepro Entertainment. Meskipun begitu, tak ada persaingan di antara mereka. Malah mereka saling memberi semangat, agar dapat membangun manajemen lebih baik.
“Resep kami agar selalu kompak diawali dengan komunikasi sih. Sebelum berkolaborasi, biasanya kami melakukan pembagian part, agar saling melengkapi,” kata Ressa.
Lagu T.E.B.E dikemas dalam konsep musik akustik di tengah maraknya musik beraransemen modern pada saat sekarang ini. Namun Ressa tetap punya keyakinan untuk dapat meraih kesuksesan. Para penikmat musik di Indonesia beragam, tak sedikit dari mereka yang menyukai musik aliran folk yang cenderung ke akustik konsepnya.
Untuk mengenalkan single T.E.B.E, Ressa dan Dadan Ramdani akan menyebarkan official merchandise. Mereka juga berupaya dengan cara yang lain untuk membuat pendengar lagu mereka semakin banyak.
Ressa dan Dadan Ramdani sudah punya rencana untuk merilis album atau mini album. Seiring berjalannya waktu, mereka ingin single-single mereka nantinya juga akan dirilis dalam format album.
“Rencana ke depannya, kami ingin merilis karya-karya kolaborasi sederhana kami kembali yang mungkin berbeda dari T.E.B.E atau single kami masing-masing. So stay tune terus, guys!,” kata Ressa.
Pada kesempatan yang sama, Dadan Ramdani mengatakan konsep duet atau kolaborasi yang selalu di lakukan oleh para penyanyi pada umumnya di industri musik Indonesia sangat menarik. Kolaborasi mereka dapat menyatukan ego masing-masing dengan indah. Mereka mempunyai karakter suara yang khas namun bisa menyatu.
Dadan Ramdani juga mengatakan, usai merilis lagu T.E.B.E, ia dan Ressa akan kembali merilis single masing-masing . Walaupun nantinya mungkin akan ada single untuk mereka berkolaborasi lagi.
“Semoga single-single kami dapat diterima oleh masyarakat Indonesia. Mimpi kami, semoga dapat sukses di belantika musik Indonesia,” kata Dadan Ramdani.
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .