Proyek Jalan Salak-Kuta Liang Rp4,1 M Dibatalkan, DPRD Nilai Dinas PUPR Abaikan Kepentingan Rakyat

Oleh : Radar Medan | 17 Okt 2020, 14:53:25 WIB | 👁 394 Lihat
Daerah
Proyek Jalan Salak-Kuta Liang Rp4,1 M Dibatalkan, DPRD Nilai Dinas PUPR Abaikan Kepentingan Rakyat

RADARMEDAN.COM, PAKPAK BHARAT - Debat anggota DPRD Pakpak Bharat, Selloh Cibro dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Agusman Padang, Jumat 17 Oktober 2020 berjalan alot. 

Selloh beberapa kali melontarkan kata-kata 'pedas' kepada Pokja pengadaan barang dan jasa, Agusman Padang soal tidak dilaksanakannya proyek rehabilitasi jalan Salak-Kuta Liang Rp4,1 miliar. 

"Saya bingung melihat kalian PUPR dan Pokja pengadaan barang dan jasa, ada anggaran tapi tak bisa dipergunakan. Mau jadi apa dibuat Pakpak Bharat ini. Harusnya kalau ada anggaran cepatlah dikerjakan, jangan sampai anggaran tersebut balik ke pusat," kata Selloh Cibro dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas PUPR dan Pokja di dewan. 

Anggota Komisi II itu menegaskan, proyek PUPR senilai Rp4,1 miliar tidak bisa dibatalkan dengan alasan apapun. Sebab kata dia, proyek rehabilitasi Salak-Kuta Liang adalah sangat diperlukan mengingat kondisi jalan sudah rusak parah. 

"Saya tegaskan di sini. Dinas PUPR harus tetap menjalankan proyek tersebut. Apapun ceritanya. Mau satu meter atau dua meter yang penting itu proyek harus dilaksanakan. Karena proyek tersebut jelas kepentingan publik. Kalau seperti ini, dinas PUPR dan Pokja soal saling tuding dan mengunggapkan masing-masing kesalahan, saya bisa pastikan Dinas PUPR tak peduli dengan rakyat. Saya ingatkan jaga gara-gara egois kita rakyat yang sengsara," tegasnya. 

Selloh juga mengaku kesal dengan perdebatan antara Pojka pengadaan dan Dinas PUPR. Ia menyebut perdebatan mereka tidak mencari solusi lagi. 

"Saya kira perdebatan mereka tidak mencari solusi. Dinas PUPR bilang kesalahan di Pokja sementara Pokja bilang PUPR tak mau menandatangani karena ada kesalahan, Pokja dalam perdebatan tanpa bisa memberikan solusi. Harusnya ada solusi. Harusnya cari jalan. Rakyat tidak pernah tahu apa yang terjadi, yang penting jalan mereka bagus," katanya. 

Sebagai bentuk ketidakpuasannya kepada dinas PUPR dan Pokja Selloh pun enggan menandatangi daftar hadir rapat. Tak hanya sampai di situ, Selloh terlihat melemparkan absensi. 

"Nah, saya tak setuju dengan rapat ini. Masa kepentingan rakyat pun tak bisa kita perjuangkan. Saya tak penting tahu apa persooalannya, yang penting kepentingan rakyat harus dibela," ungkapnya. 

Ia juga mempertanyakan sikap PUPR yang tidak mengindahkan perintah inspektorat yang menegaskan penandatanganan proyek. "Saya bingung, ada rekomendasi pemandatanganan proyek tapi tak dilaksanakan. Makanya saya bingung," ucapnya.

Kepala UKPBJ, Lukas Berutu mengatakan proyek tersebut sebelumnya tidak ada masalah. Hanya ada persoalan di tim internal Pokja saja. 

"Persoalannya hanya di internal Pokja saja. Makanya proyek tersebut tetap diserahkan kepada PPK Dinas PUPR untuk tetap dilanjutkan," kata Lukkas. 

 

Kepala Dinas PUPR Minta Maaf

 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pakpak Bharat Agusman Padang mengaku meminta maaf tidak bisa melanjutkan proyek rehabilitasi Jalan Salak-Kuta Liang senilai Rp4,1 miliar dilanjutkan. 

Agusman mengatakan, proyek yang diambil dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tidak bisa dilanjutkan karena sejumlah permasalahan diterima dari Penitia Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Pakpak Bharat. 

Hal ini dikatakan Agusman Padang kepada anggota DPRD Pakpak Bharat komisi II saat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP). 

"Maaf bapak dewan yang terhormat proyek tersebut tidak bisa dilanjutkan. Alasannya yang kami terima dari PPK ada dua. Pertama soal kesalahan tender. Perlu saya tegaskan, sebelumnya telah kita minta Pokja Pengadaan melakukan tender ulang akibat ada hasil evaluasi yang tidak sesuai aturan pengadaan, jadi proses dimaksud kewenangannya ada di Pokja. Kedua soal permasalahan di Pokja. Kami mendapat informasi akun pokja sendiri tidak aman. Makanya saya sebagai Kuasa Pengguna (PA) terpaksa tidak menandatangi proyek tersebut," katanya. 

Ia menegaskan tidak mau berurusan dengan hukum ketika proyek tersebut dilanjutkan. "Saya tidak ingin proyek ini bermasalah dikemudian hari. Sekali lagi proyek ini tidak bisa dilanjutkan karena batas tender sudah lewat yaitu tanggal 30 September 2020," katanya. 

Ia pun berjanji tahun depan proyek tersebut akan ditender ulang. "Tahun depan masih ada. Makanya saya meminta maaf kepada masyarakat proyek Salak-Kuta Liang tidak bisa dilanjutkan," ucapnya.(MB/PR) 


TAG : pakpak-bharat


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

IMG-20201018-WA0006_compress93.jpg

Kreativitas Mahasiswa Asal Pakpak Bharat, Olah Sampah Proyek Jadi Omzet Jutaan Rupiah

🔖 EKONOMI 👤Radar Medan 🕔13:33:31, 18 Okt 2020

RADARMEDAN.COM, PAKPAK BHARAT - Sejak pandemi COVID-19 enam bulan lalu, proses belajar mengajar beralih ke daring. Namun hal itu tak berarti membuat para mahasiswa tidak bisa mengembangkan kreativitas Jawari Hasugian, salah satu mahasiswa asal Singgabur kabupaten Pakpak Bharat yang sedang menjalani semester 3 fakultas hukum di salah satu . . .

Berita Selengkapnya
inCollage_20201017_212113729_compress11.jpg

Sat Narkoba Polres Karo Temukan Perladangan Ganja di Dokan, Cabuti 258 Batang Barangbukti

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔21:25:28, 17 Okt 2020

  RADARMEDAN.COM, KARO - Satres Narkoba Polres Tanah Karo menemukan ladang ganja di Perladangan Juma Rabin Desa Dokan Kecamatan Merek Kabupaten Karo, dengan jumlah pohon sebanyak 258 batang, dengan rincian lokasi pertama 74 batang dan kedua 184 batang, Sabtu (17/10/2020). Adapun kronologis penemuan ladang ganja itu sesuai data dari . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20201017-WA0010.jpg

Walau Hidup Susah, Anak Petani Ini Bisa Raih Gelar Amd R Mik

🔖 PENDIDIKAN 👤Radar Medan 🕔18:29:20, 17 Okt 2020

RADARMEDAN.COM, PAKPAK BHARAT - Seorang anak petani yang tidak memiliki uang pemasukan pasti setiap bulannya membuat Sriani Berutu ini dengan gigih melanjutkan studinya.  Sriani Berutu putri asal Pakpak Bharat ini bercerita kepada RADARMEDAN.COM, jika tidak menyangka bisa lulus dan mendapat gelar Amd R. Mik. Pasalnya kehidupan keluarganya . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20201017-WA0001_compress59.jpg

Proyek Jalan Salak-Kuta Liang Rp4,1 M Dibatalkan, DPRD Nilai Dinas PUPR Abaikan Kepentingan Rakyat

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔14:53:25, 17 Okt 2020

RADARMEDAN.COM, PAKPAK BHARAT - Debat anggota DPRD Pakpak Bharat, Selloh Cibro dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Agusman Padang, Jumat 17 Oktober 2020 berjalan alot.  Selloh beberapa kali melontarkan kata-kata 'pedas' kepada Pokja pengadaan barang dan jasa, Agusman Padang soal tidak dilaksanakannya . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20201016-WA0046_compress72.jpg

Samsat Kabanjahe Akan Gelar Pemutihan, Denda Pajak dan Biaya BBN Kenderaan Bermotor

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔07:00:08, 17 Okt 2020

RADARMEDAN.COM - Pemerintah provinsi Sumatera utara  mengeluarkan kebijakan pemutihan terhadap sanksi administratif Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Kebijakan ini berlaku mulai 15 September hingga 14 November 2020. Stimulus pemutihan ditengah pandemi Covid-19 ini diharapkan mampu menggairahkan . . .

Berita Selengkapnya
inCollage_20201015_183052066_compress5.jpg

Polsek Tigapanah Gelar Rekontruksi Kasus Pembunuhan, Ada 26 Adegan Meninggalnya Rawat Sembiring

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔18:38:07, 15 Okt 2020

RADARMEDAN.COM, KARO -- Unit Reskrim Polsek Tigapanah, Polres Tanah Karo menggelar Rekonstruksi kasus pembunuhan untuk melengkapi P.19 JPU atas kekurangan berkas perkara Dugaan Pembunuhan dan atau Penganiayaan yang menyebabkan tewasnya seseorang. Sebagimana tertuang pada Laporan Polisi Nomor : LP/509/VII/SU/RES T. KARO/SEK TIGAPANAH, Tanggal 13 . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20201014-WA0003_compress95.jpg

Harimau Sumatera Terlihat Berkeliaran di Kawasan Pendakian Gunung Sibayak, Warga Diminta Waspada

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔16:11:59, 14 Okt 2020

RADARMEDAN.COM, KARO ---Seekor Harimau Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae) beberapa kali terlihat seputar Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Barisan kawasan pendakian Gunung Sibayak, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, dalam kurun waktu 1,5 bulan terakhir. Berkaitan dengan hal tersebut, warga dan wisatawan dihimbau waspada dan berhati-hati jika berada . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20201013-WA0013_compress59.jpg

Hari Ini Tiga Orang Warga Karo Meninggal Dunia Akibat Terkonfirmasi Covid-19

🔖 KESEHATAN 👤Radar Medan 🕔22:53:19, 13 Okt 2020

RADARMEDAN.COM, KARO --Kasus terpapar pandemi covid-19 di wilayah Kabupaten Karo semakin meningkat hingga ditetapkannya Kabupaten Karo sebagai zona merah. Hingga hari ini Selasa 13 Oktober 2020, jumlah Pasien yang terkonfirmasi covid-19 naik secara signifikan, Informasi yang berhasil dihimpun dari Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan . . .

Berita Selengkapnya
FB_IMG_1602521230864_compress55.jpg

Tim Intel Kejatisu Tangkap Mantan Kabag Umum Toba di Medan

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔23:52:34, 12 Okt 2020

RADARMEDAN.COM - Tim Intel Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara berhasil menangkap salah seorang mantan pejabat Kabupaten Toba. Pejabat yang ditangkap adalah terpidana Erwin Panggabean, mantan kabag umum yang telah di dakwa melakukan tindak pidana korupsi dalam kegiatan pengadaan dan pensertifikatan tanah dalam program penataan, penguasaan, pemilikan, . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20201012-WA0014_compress19.jpg

Ungkap Kasus Narkotika 8,3 Kilogram, Kapolda Tegaskan Satu Pelaku Ditembak

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔14:17:51, 12 Okt 2020

RADARMEDAN.COM - Ditengah guyuran hujan yang begitu amat merintih, tak menyurutkan hati jajaran Ditresnarkoba Polda Sumut yang dipimpin oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Martuani Sormin M.Si untuk melaksanakan Konferensi Pers tentang pengungkapan kasus menonjol tindak pidana Narkotika jenis sabu seberat 8,3 Kg, pada hari Senin (12/10/2020) . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Siapa Calon Wali Kota Medan Pilihan Anda?
  Akhyar Nasution
  Bobby Afif Nasution

Video Terbaru

Lihat Semua Video