Oleh : Radar Medan | 13 Feb 2022, 22:45:41 WIB | 👁 2694 Lihat Politik
RADARMEDAN.COM – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi puji dan Apresiasi gelaran Perayaan Imlek, DPD PDI yang dilaksanakan di Wisma Benteng pada Sabtu (12/2/2022), Edy Menilai PDI Perjuangan sebagai Parpol mampu secara konsisten marajut nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme.
“Sebagai Parpol Nasionalis, PDI Perjuangan telah membuktikannya secara konsisten, hal ini sangat terlihat dari perayaan imlek malam mini,” ujar Edy Rahmayadi dalam sambutan singkatnya.
Edy juga mengatakan bahwa kegiatan-kegiatan semacam ini harus ditiru oleh elemen lainnya sehingga terjalin silaturahmi anak bangsa,
“Kalau selama ini kita sebagai Tamu dan yang merayakan adalah Warga Keturunan Tionghoa kali ini berbeda Warga Keturunan Tionghoalah yang menjadi Tamu dan kita sebagai penjamu, dan jika hal ini sering dilaksanakan maka lama-kelamaan akan menggerus sekat-sekat perbedaan” ungkap Edy Rahmayadi,
Perayaan Imlek DPD PDI Perjuangan yang diketuai pengusaha sukses, tokoh Teonghoa dan Kader PDI Perjuangan Sumut Iwan Hartono Alam, berlangsung meriah dengan berbagai pertunjukan Barongsai, lagu dan tari-tarian khas etnis Teonghoa.
Acara meriah tersebut dibanjiri banyak tokoh Partai dan tokoh-tokoh masyarakat Teonghoa. Terlihat hadir Menteri Hukum dan HAM Yasona Louly, Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat, Anggota DPR RI Junimart Girsang, Arthelia Dahlan dan Sofyan Tan yang sekaligus tokoh masyarakat Teonghoa,
Turut hadir juga Kepala-Kepala Daerah kader PDI Perjuangan seperti Walikota Medan Boby Nasution, Bupati Batubara Ir. Zahir, Bupati Sergei Darma Wijaya, Bupati Labusel sekaligus tokoh Teonghoa H. Edimin alias Asiong, dan Wakil Bupati Humbahas Oloan
Dalam sambutan laporan sebagai Ketua Pelaksana, Iwan Hartono Alam menyatakan bahwa seluruh persiapan pelaksanaan Imlek DPD PDI Perjuangan Sumut dilakukan secara gotong royong dan mengucapkan terimakasih kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Rapidin Simbolon yang telah memprakarsai perayaan Imlek ini.
Rapidin Simbolon dalam sambutanya juga menyampaikan bahwa perayaan Imlek ini sebagai bagian dari konsolidasi untuk membangun nilai-nilai kebangsaan dan Nasionalisme di Sumut,
“Masyarakat Teonghoa bagian dari anak bangsa yang memberikan kontribusi penting dalam segala sektor, karena itu acara malam ini bagian dari membangun kebersamaan dalam nilai-nilai persaudaraan,” ungkap Rapidin
Sementara itu, Sofyan Tan yang mewakili tokoh masyarakat Teonghoa dan duduk sebagai Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan menyatakan bahwa Soekarno merupakan tokoh sentral yang sangat penting karena atas keputusanhya sebagai Presiden RI Pertama yang menentapkan Imlek sebagai hari libur nasional juga mengangkat salah satu etnis Teonghoa sebagai Menteri dalam kabinetnya
Lebih lanjut, Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Siful Hidayat mengingatkan kepada Gubsu dan Walikota Medan bahwa ada beberapa bangunan sejarah peninggalan tokoh-tokoh Teonghoa yang luput dari perhatian, seperti Rumah Tjong Afie,
“Heritage seperti itu jangan di biarkan, harus ada kepedulian kita bersama termasuk pemerintah Daerah,” ungkap Djarot.
Disisi lain Menkumham Yasona H. Laoly kembali menegaskan Sikap PDI perjuangan yan sudah tuntas dengan masalah Nasioalisme,
“Bagi PDI Perjuangan sudah Final, Kita tidak pernah melihat apapun dan siapapun kecuali satu yaitu Warga Negara Indonesia, dan itu sebabnya PDI Perjuangan selalu di garda terdepan dalam merajut Persatuan," ungkap Yasona. (AJ/PE)
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .