Pengembangan Kasus 30,50 Gram Ganja, Polres Taput Berhasil Tangkap Satu Tersangka Baru
Oleh : Radar Medan | 24 Mei 2021, 16:01:31 WIB | 👁 3535 Lihat Hukum dan Kriminal
Keterangan Gambar : Tersangka MS masih diperiksa secara intensif oleh unit Narkoba Polres Taput
RADARMEDAN.COM, TAPUT - Polres Taput bekerja sama dengan Direktorat Narkoba Polda Sumut dan Sat Narkoba Polres Siantar berhasil menangkap satu orang tersangka baru dalam sindikat jual beli narkoba jenis ganja. Pengungkapan ini merupakan pengembangan dari penangkapan, Sabtu (22/5) yang lalu.
Sebagaimana pemberitaan media ini dalam press release Sabtu kemarin, tiga orang tersangka yang berhasil ditangkap yaitu Sri Hartono, Pandu Permana Putra dan Fajar ditangkap saat membawa Narkoba jenis ganja 30. 5 kg di jln Balige Kelurahan Situmeang, Habinsaran Sipoholon Taput.
Kapolres Taput melalui Kasubbag Humas Aiptu W Baringbing, membenarkan adanya satu tersangka baru yang berhasil diringkus polisi.
" Dari hasil pengembangan kita yang bekerja sama dengan Direktorat Narkabo Polda Sumut dan Sat Narkoba Polres Siantar kita berhasil menangkap Mathius Sianturi Alias Arif ( 30 ) warga Jl. Mangga No 85 Kecamatan Siantar Timur Pematang Siantar. Tersangka berhasil kita tangkap pada Minggu (23/5) pukul 21.50 WIB di kediamannya, "ujar Walpon kepada wartawan, Senin(24/5/2021).
Lebihlanjut Walpon menjelaskan, polisi mengetahui identitas dan keberadaan tersangka ini dari hasil pemeriksaan dan pengembangan dari ketiga tersangka yang sudah ditangkap sebelumnya.
" Pada awalnya ketiga tersangka ini tidak jujur dalam memberikan keterangan,namun setelah dilakukan periksa secara intensif mereka baru mengakui bahwa mereka sudah 6 kali melakukan transaksi ganja kering tersebut kepada MS. Pertama 10 kg, kedua 10, ketiga 15 kg ke empat kali 40 kg, kelima kali 40 kg dan ke enam 40 kg. Saat mereka tertangkap mereka mau menjual 30.5 kg, "katanya.
Keseluruhan ganja tersebut dibeli tersangka dari Kabupaten Mandailing Natal. Mereka merupakan satu sindikat yang sudah sering melakukan aksinya.
" Saat ketiga tersangka memesan ganja tersebut dari Madina, tersangka MS sudah siap menampung di Siantar. Harga ganja tersebut mreka jual kepada MS Rp 1 juta 400 ribu/Kilogram nya," katanya.
Saat ini tersangka MS masih diperiksa secara intensif oleh unit Narkoba. Tim akan terus melakukan pengembangan dengan bekerjasama dengan Polres lainnya yang berhubungan dengan sindikat pengedar ganja tersebut.
" Tim kita sedang mencari tersangka lain dengan menjalin kerjasama dengan beberapa polres yang ada di Sumut. Dari tersangka MS kita mengamankan BB 1 ( Satu) buah HP merek Nokia warna putih,"jelas Walpon.(DN/RS/PR)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .