Penanganan Banjir Jadi Prioritas, Rico Waas Beri Atensi Khusus U-Ditch di Indra Kasih
Oleh : Radar Medan | 30 Sep 2026, 14:41:26 WIB | 👁 323 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat meninjau pengerjaan U-ditch di Jalan Bhayangkari, Selasa (29/9/2026)
RADARMEDAN.COM - Penanganan banjir menjadi salah satu prioritas Pemko Medan. Karena itu, pembangunan drainase terus dilakukan di sejumlah kawasan yang selama ini terdampak genangan, termasuk di Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat meninjau pengerjaan U-ditch di Jalan Bhayangkari, Selasa (29/9/2026), memberi atensi khusus terhadap proyek sepanjang sekitar 714 meter yang mengarah hingga Jalan William Iskandar. U-ditch berukuran sekitar 140 sentimeter itu diharapkan membantu mengurangi genangan di kawasan tersebut.
“Ini saya secara langsung harus memberikan atensi khusus, di mana ini u-ditch panjangnya sampai menuju Jalan William Iskandar, panjangnya sekitar 714 meter,” kata Rico Waas.
Rico Waas mengatakan, di kawasan Tembung terdapat tiga pembangunan drainase yang nantinya alirannya diarahkan ke Sungai Kera. Pembangunan tersebut dibutuhkan karena kawasan Indra Kasih termasuk wilayah yang terdampak luapan genangan.
“Mudah-mudahan ini bisa mengurangi dampak genangan banjir yang ada di daerah situ,” ujarnya.
Namun, pembangunan U-ditch di lokasi tersebut menghadapi kendala karena sejumlah tiang listrik berada di jalur pekerjaan. Rico Waas meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera berkoordinasi dengan PLN untuk merelokasi tiang-tiang tersebut agar pengerjaan tidak terhambat.
Menurutnya, keberadaan tiang listrik membuat pekerjaan di sejumlah titik harus dilakukan secara berselang. Karena itu, koordinasi dengan PLN perlu segera dilakukan.
“Karena kalau enggak, ini akan terhambat. Karena mereka bekerja jadi belang-kelang dengan tiang listrik tersebut,” ujarnya.
Dalam peninjauan itu, Rico Waas juga mendengar langsung keluhan warga mengenai galian yang belum ditutup di sejumlah titik. Kondisi tersebut mengganggu akses warga dan membahayakan keselamatan, terutama saat hujan. Seorang warga mengatakan bahkan ada pengendara yang terjatuh, sementara pedagang mengaku aktivitas mereka ikut terganggu.
“Kemarin ada yang jatuh naik kereta hujan-hujan, cepat-cepat! Cepat kali, Pak! Kami kan jualan, Pak,” ujar seorang warga kepada Rico Waas.
Warga juga mempersoalkan pengerjaan yang berpindah ke titik lain sebelum galian sebelumnya diselesaikan dan ditutup. Mereka mengaku telah melaporkan kondisi tersebut kepada Dinas PU, tetapi penutupan yang dijanjikan belum terlaksana. Kekhawatiran semakin besar karena banyak anak-anak beraktivitas di sekitar lokasi.
“Pak, di sini banyak anak-anak. Di sini kalau banjir dan hujan rawan, Pak. Daripada nanti anak-anak kenapa-kenapa gara-gara kayak gini, tolonglah Pak. Katanya mau ditutup besok, tapi tidak juga,” ujar seorang ibu.
Mendengar keluhan tersebut, Rico Waas meminta galian yang terbuka segera ditutup setelah pekerjaan pada titik tersebut selesai. Jika pekerjaan masih berlangsung, lokasi harus dilengkapi rambu yang jelas agar warga dapat melintas dengan aman.
“Kalau misal pas lagi memang hujan ini terjadi genangan, tak terlihat, akhirnya bisa masyarakat celaka. Makanya harus ditutup dahulu dan diselesaikan,” tegas Rico Waas.
Ia juga meminta Dinas PU memasang rambu di bagian ujung pekerjaan dan menyosialisasikan kondisi proyek kepada masyarakat sekitar.
“Penting sekali wilayah ini juga mensosialisasikan kepada masyarakat sekitar bahwa memang perlu berhati-hati dan juga memberi rambu di bagian ujung,” kata Rico Waas.(HM)
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .