Pembacokan Jaksa Deli Serdang, Pengacara Kepot Bantah Libatkan Pihak Lain

Oleh : Radar Medan | 04 Jun 2025, 20:30:51 WIB | 👁 1100 Lihat
Hukum dan Kriminal
Pembacokan Jaksa Deli Serdang, Pengacara Kepot Bantah Libatkan Pihak Lain

Keterangan Gambar : Kuasa hukum APL alias Kepot Dedi Prantoto, SH, MH memberi keterangan kepada wartawan di Direktorat Kriminal Umum Polda Sumut, Selasa 3/6/2025


RADARMEDAN.COM - Kasus pembacokan terhadap jaksa Kejari Deli Serdang, Jhon Wesly Sinaga (53), dan pegawai tata usaha Acensio Silvanof Hutabarat (25) terus menjadi perhatian publik. Sejumlah media memberitakan insiden ini berkaitan perkara lain kasus kepemilikan senjata api.

Namun di sisi lain, kuasa hukum APL(43) alias Kepot Dedi Pranoto, SH. MH menyebut kejadian itu murni dipicu kekecewaan karena tersangka merasa kerap dimintai uang dan barang.

Dedi menyebut  kliennya APL (43) merasa seperti "ATM berjalan" dan kerap dimintai sejumlah uang oleh JWS.

Usai pemeriksaan saksi baru di Direktorat Kriminal Umum Polda Sumut, Selasa 3/6/2025 Kuasa hukum APL alias Kepot Dedi Prantoto, SH, MH memberi keterangan kepada wartawan.

“Yang pertama terkait tentang saksi yang kami hadirkan, terkait perkara klien yang kami temui. Bahwasannya keterangan dari saksi ini, dia adalah salah satu orang yang untuk ngesum dana yang 40 juta itu. Dari saksi ini, dia ngesum 25 juta dan 15 juta dari si klien saya. Itulah tentang perkembangan terbaru dari hasil pendampingan saya terhadap klien.,” kata Dedi.

Dedi juga membantah kasus kliennya dikaitkan dengan kasus lain.

"Lalu yang kedua, terkait masalah nama-nama yang dikaitkan dengan inisial G itu, sampai saat ini klien saya tidak ada membenarkan itu semua. Ini memang murni dari inisiatornya, inisial APL tadi tersebut. Itu saja untuk perkembangan saat ini yang saya ketahui dari keterangan dan saksi dan klien saya," ucapnya.

Saat ditanya wartawan siapa saksi baru ini ia menjawab belum bisa menyebutkan.

"Berkait saksi itu saksi siapa? Ada dua saksi yang kita hadirkan, mohon maaf tidak bisa saya sebutkan, nanti bisa terangkap di persidangan," jelas Dedi.

Peristiwa pembacokan terjadi pada Sabtu (24/5/2025) pukul 13.15 WIB, di kebun sawit milik Jhon di Desa Perbahingan, Kecamatan Kotarih, Kabupaten Serdang Bedagai. Saat itu, Jhon dan Acensio tengah beraktivitas ketika dua orang datang mengendarai sepeda motor dan menyerang.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Sumut melalui Kompol Siti Rohani membenarkan pemeriksaan di Direktorat Kriminal Polda Sumut.

"Ya kita tunggu saja proses selanjutnya, kita hormati proses hukum, mengenai keterkaitan pihak lain kami tidak akan menyimpulkan sebelum ada permeriksaan lanjutan," ucapnya.(HM/pe)

 


TAGS :


Video Terkait:


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Deli_Serdang.jpg

Bantah Antikritik Soal Akun Anonim, Pemkab Deli Serdang Buka Suara Terkait Anggaran Rp38,5 Miliar

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:27:41, 22 Okt 2026

RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat. Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas