Pekerjaan Jembatan Senilai Rp 2,9 Miliar di Pangaloan, Pahae Jae Dinilai Lambat
Oleh : Radar Medan | 11 Des 2019, 18:41:55 WIB | 👁 2990 Lihat Umum
RADARMEDAN.COM - Pekerjaan jembatan Pangaloan ke Desa Si Opat Bahal Kecamatan Pahae Jae, yang bersumber dari APBD Tapanuli Utara 2019 senilai Rp 2,9 miliar belum selesai.
Pantauan wartawan di lapangan, Selasa (10/12), pekerjaan jembatan tersebut belum menunjukkan progres yang signifikan, sampai saat ini masih tahapan pengecoran tiang penopang.
Pendirian rangka jembatan belum dikerjakan, padahal berdasarkan kontrak di papan proyek, pekerjaan tersebut sampai 23 Desember 2019.
Kades Siopat Bahal Burju Sitompul kepada wartawan menilai, pekerjaan itu terkesan lambat. Pekerjaan jembatan itu kemungkinan tidak bisa dituntaskan sampai akhir Desember 2019.
"Tahap pekerjaan sekarang saja masih pengecoran dinding penopang. Pekerjaannya saya lihat kurang maksimal. Saat ini warga menjadi terganggu untuk menyeberang. Warga menyeberang melalui Desa Sigurunggurung melintasi jembatan gantung atau rambing," ujarnya.
Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Taput Jimi Sihite ketika dikonfirmasi wartawan via telepon selulernya mengatakan, pekerjaan jembatan itu terkendala cuaca. Ia meminta warga memakluminya.
"Kita sudah terus mendesak kontraktor supaya pekerjaan jembatan tersebut bisa dipercepat. Bila tidak tuntas dikerjakan sampai Desember 2019, pihaknya akan melakukan perpanjangan waktu 50 hari maksimal ke rekanan," ujarnya.
Ketika ditanya bila tidak tuntas dikerjakan sampai perpanjangan waktu, Jimi menegaskan, pihaknya akan memberikan tindakan sanksi black list kepada kontraktor.
"Mengenai akses penyeberangan warga dalam suasana Natal dan Tahun Baru, PPK kita sudah melakukan koordinasi dengan kepala desa setempat," katanya.
PPK Robi Nainggolan yang dikonfirmasi via telepon selulernya mengatakan, pihaknya akan terus mendesak kontraktor dan diupayakan bisa dituntaskan di akhir Desember 2019.
"Bila tidak tuntas akan diberikan perpanjangan kontrak 50 hari. Saat ini akses penyeberangan warga sementara melalui Desa Sigurunggurung melewati jembatan rambing," jelasnya. (G02/q)/SIB/PE/red
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .