Pasar Horas Jaya Pematangsiantar Gedung 4 Terbakar, Pernah Direncanakan Jadi Lokasi Parkir
Oleh : Radar Medan | 22 Sep 2024, 20:05:09 WIB | 👁 1187 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Pasar Horas Jaya terbakar, tepatnya di gedung 4 lantai 2 dan lantai 1, seputaran Jl. merdeka, Kelurahan Dwikora Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar. Minggu, (22/09/2024) sekira pukul 12.30.WIB.
RADARMEDAN.COM, Pematangsiantar - Pasar Horas Jaya Yang diresmikan oleh gubernur Sumatera Utara Tahun 1983 terbakar, tepatnya di gedung 4 lantai 2 dan lantai 1, seputaran Jl. merdeka, Kelurahan Dwikora Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar. Minggu, (22/09/2024) sekira pukul 12.30.WIB.
Api berhasil dipadamkan sekira pukul 17.50 WIB. Sementara penyebab kejadian masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Akibat kejadian tersebut, seluruh kios yang berada di gedung 4 lantai 2 hangus terbakar dan beberapa di lantai 1 juga turut terbakar.
Masyarakat kota Pematangsiantar dari segala penjuru datang berbondong-bondong ke lokasi kejadian kebakaran karena melihat asap tebal yang membumbung tinggi di tengah kota.
Tidak hanya itu, masyarakat yang biasa ada disekitar lokasi tersebut menyebut jika hari Minggu lokasi pasar tersebut sepi.
"Saat sepi terbakar, karena kalau hari Minggu, gedung ini sepi dari pedagang dan pengunjung. Yang herannya kita, kenapa cepat kali api menyebar? ,"katanya, dan perkataan tersebut disambut masyarakat lainnya, "Paling dibilang korsleting listrik. Padahal melihat cepatnya api itu, tidak masuk akal penyebabnya korsleting listrik. Karena aku tau listrik, jadi cukup ngerti gimana yang korsleting listrik," sebutnya sembari wajah meyakinkan tanpa menyebut nama.
Gedung 4 yang dulu sempat diperbincangkan akan dirubah menjadi lokasi parkiran pun jadi topik bahasan.
"Dulu inikan direncakan jadi lokasi parkiran, karena tidak ada lagi lokasi parkir. Jadi sempat ributlah. Karena ribut, jadi gak jadilah direalisasikan," sebut warga yang tak mau namanya dipublikasikan.
Selain opini rencana dijadikan lokasi parkir, kebakaran tersebut juga dikaitkan dengan ragam macam dugaan dan opini Politik oleh sebahagian masyarakat. Seperti terdengar saat wartawan ini berada diseputaran lokasi kebakaran.
"Nanti modus kebakaran ini ada kaitannya dengan suasana politik. Untuk cari simpati, attar-attar songondia (pura - pura gimana-red),"sebut beberapa orang saling menyahut.
Ragam macam opini dengan ragam dugaanpun dari masyarakatpun mulai terlontar tentang terbakarnya pasar horas gedung 4 lantai 2 dan lantai 1 tersebut.
Sementara saat terjadinya kebakaran, Pantauan wartawan media ini saat kejadian, terlihat Tim Damkar Pemko Pematangsiantar, Brimob, BPBD Pematangsiantar, BPBD Simalungun, Tim damkar perusahaan STTC, Tim Perumda Tirtauli Pematangsiantar yang turut melakukan dan membantu proses pemadaman.
Dilain lokasi, terlihat masyarakat turut membantu mengatur lalu lintas dan memblokir jalan agar dapat memberikan ruang bagi mobil damkar keluar masuk lokasi terjadinya kebakaran. (Jaith)/pe
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .