Pamerkan Manisan Balakka hingga Gupak, Stand Padang Lawas Tampil di PRSU 2026
Oleh : Radar Medan | 24 Jul 2026, 10:08:21 WIB | 👁 111 Lihat Umum
Keterangan Gambar : Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 kembali menjadi ajang unjuk gigi bagi kekayaan budaya dan produk UMKM dari berbagai daerah. Salah satu yang menarik perhatian tahun ini adalah Stand Kabupaten Padang Lawas (Palas) Kamis (23/7/2026)
RADARMEDAN.COM - Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 kembali menjadi ajang unjuk gigi bagi kekayaan budaya dan produk UMKM dari berbagai daerah. Salah satu yang menarik perhatian tahun ini adalah Stand Kabupaten Padang Lawas (Palas) yang konsisten menghadirkan deretan produk lokal yang unik dan otentik.
Wartawan Radarmedan.com berkesempatan mengunjungi stand tersebut pada Kamis (23/7/2026) dan berbincang dengan pengelola stand, Ihsan Mudiansyah Hasibuan. Ia dengan antusias memamerkan berbagai produk unggulan hasil karya masyarakat yang dibawa langsung dari Padang Lawas.
"Produk andalan kita ada Manisan Balakka, Bang. Ini buah khas dari Padang Lawas, bentuknya mirip buah plum sebelum diolah. Setelah diolah oleh UMKM, jadinya manisan," ujar Ihsan menjelaskan.
Selain Manisan Balakka, stand Palas juga memanjakan pengunjung dengan Ulame. Ihsan menuturkan bahwa makanan ini serupa dengan dodol, namun diolah menggunakan tepung beras dengan cita rasa khas daerah setempat. Pecinta kopi juga bisa membawa pulang Kopi Robusta orisinal Padang Lawas yang dibanderol dengan harga cukup terjangkau, yakni Rp 40.000 untuk kemasan 250 gram.
Tidak sekadar memamerkan kuliner, Pemkab Padang Lawas juga membawa kekayaan kerajinan tangan dan alat tradisional ke kancah provinsi. Salah satu primadonanya adalah Gupak, sejenis parang panjang karya pandai besi lokal.
"Gupak ini biasanya dipakai warga untuk menebang pohon atau menebas rumput panjang, fungsinya sebagai alat bantu pertanian. Kita juga bawa hasil bumi lain seperti kulit manis, pasak bumi, dan kerajinan anyaman dari rotan," tambahnya.
Stand Padang Lawas ini telah melayani pengunjung sejak pembukaan PRSU pada 3 Juli dan akan terus mempromosikan produk daerahnya hingga penutupan pada 2 Agustus 2026 mendatang.
Di tengah semangat mempromosikan produk lokal, Ihsan sedikit memberikan catatan terkait penyelenggaraan tahun ini. Ia berharap ada penyesuaian harga tiket masuk utama PRSU di masa mendatang, mengingat harganya saat ini kerap dikeluhkan pengunjung dan sedikit berimbas pada sepinya pembeli di paviliun daerah.
"Harapannya ke depan harga tiket masuk bisa diturunkan. Biar masyarakat yang datang lebih ramai seperti tahun lalu, dan uang mereka bersisa untuk memborong produk-produk UMKM di dalam paviliun," pungkasnya optimis. (HM)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .