Tak Perlu Berobat Keluar Pulau, Pemprov Sumut Perkuat RSUD dr Thomsen Nias
Oleh : Radar Medan | 22 Jul 2026, 20:45:15 WIB | 👁 47 Lihat Umum
Keterangan Gambar : Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya didampingi Staff Ahli I TP PKK Sumut Titiek Sugiharti serta sejumlah OPD, Asisten dan Sahli Gubernur meninjau fasilitas Kesehatan dan kondisi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Thomsen Nias, di Kota Gunungsitoli, Rabu (22/7/2026).
RADARMEDAN.COM, GUNUNGSITOLI – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Thomsen Nias menjadi rumah sakit rujukan penting bagi masyarakat Kepulauan Nias karena menghadirkan layanan kesehatan tanpa harus keluar pulau. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) pun berkomitmen terus memperkuat fasilitas, sumber daya manusia, dan kualitas pelayanan di rumah sakit tersebut.
Hal itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya saat meninjau RSUD dr Thomsen Nias di Kota Gunungsitoli, Rabu (22/7/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Surya melihat sejumlah fasilitas medis, termasuk ruang rawat inap dan kapasitas tempat tidur di rumah sakit tipe C tersebut yang dinilai cukup memadai. Lokasinya yang berada di kawasan perkotaan juga memudahkan masyarakat mengakses layanan kesehatan, dengan kapasitas menampung ratusan pasien rawat inap.
"Saya melihat tadi ada peralatan medis yang bagus, termasuk CT Scan. Ini sangat berguna sebagai pemindai organ dalam, detail jaringan pembuluh darah, jadi dokter bisa tahu apakah ada masalah di dalam seperti sistem saraf. Dan saya sudah pernah diperiksa pakai ini," ujar Surya didampingi Staf Ahli I TP PKK Sumut Titiek Sugiharti dan Bupati Nias Ya'atulo Gulo.
Menurut Surya, penguatan fasilitas rumah sakit merupakan salah satu prioritas pembangunan Pemerintah Provinsi Sumut, khususnya di wilayah Kepulauan Nias yang termasuk kawasan 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Karena itu, Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution ingin memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas tanpa harus dirujuk ke luar daerah.
"Saya membawa pesan dari Bapak Gubernur (Bobby Nasution). Beliau ingin memastikan Kepulauan Nias ini keluar dari zona daerah tertinggal. Itu juga janji politik yang harus kita penuhi. Walaupun tidak bisa sekaligus, tetapi bertahap karena harus memerhatikan daerah lain juga," jelas Surya.
Ia juga berpesan kepada pimpinan dan seluruh jajaran RSUD dr Thomsen agar selalu mengedepankan pelayanan yang ramah, profesional, dan berintegritas. Menurutnya, kualitas pelayanan menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit.
"Bagaimana masyarakat merasa senang dan tenang datang ke RSUD ini. Walaupun pastinya pasien itu dalam keadaan sakit. Tetapi sebelum diobati, orang sudah merasa berkurang penyakitnya karena pelayanannya memuaskan," kata Surya.
Sementara itu, Direktur RSUD dr Thomsen Nias Noferlina Zebua menjelaskan rumah sakit tersebut memiliki 230 tempat tidur untuk melayani pasien rawat inap dan berbagai layanan kesehatan lainnya. Namun, alat CT Scan yang dimiliki saat ini mengalami kerusakan sehingga pasien yang membutuhkan pemeriksaan tersebut harus dirujuk ke luar Pulau Nias.
"Harapan kami pak, kalau bisa dari Pemerintah Provinsi bisa membantu untuk perbaikannya. Karena alatnya itu (suku cadang) harganya Rp2 miliar. Kami juga berharap dukungan untuk pengadaan SDM berupa dokter spesialis dan perawat yang mengikuti pelatihan khusus. Begitu juga logistik kesehatan ke Kepulauan Nias," ujar Noferlina.
Di sisi lain, Bupati Nias Ya'atulo Gulo menyampaikan bahwa seluruh kabupaten/kota di Kepulauan Nias kini telah memiliki rumah sakit, termasuk rumah sakit swasta di Kota Gunungsitoli. Kondisi tersebut membuat persaingan pelayanan kesehatan semakin meningkat.
"Dan kami sampaikan bahwa dari pusat meminta Kabupaten Nias menyerahkan RSUD dr Thomsen ke Pemko Gunungsitoli, melalui Pemprov Sumut. Kami sendiri bersedia, tinggal menunggu prosesnya dan kesiapan Pemko untuk mengelola ini, termasuk SDM yang ada," sebut Ya'atulo.
Ia juga mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Sumut yang menjadikan sektor kesehatan sebagai salah satu prioritas pembangunan di Kepulauan Nias. Menurutnya, langkah tersebut diharapkan mampu mendorong kemajuan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(fs/PE)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .