Wagub Surya Ingin Museum Pusaka Nias Menjadi Destinasi Wisata Sejarah Kelas Dunia
Oleh : Radar Medan | 23 Jul 2026, 09:14:36 WIB | 👁 562 Lihat Umum
Keterangan Gambar : Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya didampingi Staff Ahli I TP PKK Sumut Titiek Sugiharti, Walikota Gunungsitoli Sowa'a Laoli, sejumlah OPD serta para Asisten dan Staf Ahli Gubernur berkunjung ke Museum Yayasan Pusaka Nias di Kota Gunungsitoli , Rabu (22/7/2026).
RADARMEDAN.COM, GUNUNGSITOLI – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menginginkan Museum Pusaka Nias di Kota Gunungsitoli berkembang menjadi destinasi wisata sejarah berkelas dunia. Menurutnya, kekayaan sejarah, budaya, dan peradaban masyarakat Ono Niha yang tersimpan di museum tersebut merupakan aset berharga yang layak diperkenalkan lebih luas, sekaligus menjadi kebanggaan Indonesia di mata dunia.
Hal tersebut disampaikan Surya saat mengunjungi Museum Pusaka Nias, Rabu (22/7/2026) sore. Kunjungan itu memperlihatkan bagaimana bukti peradaban kuno masyarakat Nias masih terawat dengan baik berkat komitmen masyarakat adat yang secara turun-temurun menjaga warisan sejarah dan budayanya.
"Ternyata Nias ini dalam sejarah tercatat di mancanegara. Kami akan bawa ini untuk ditularkan kepada generasi muda di luar Kepulauan Nias," ujar Wagub Surya didampingi Staf Ahli I TP PKK Sumut Titiek Sugiharti dan Walikota Gunungsitoli Sowa'a Laoli.
Menurut Surya, berbagai peninggalan yang tersimpan di Museum Pusaka Nias memiliki nilai sejarah dan budaya yang sangat tinggi. Karena itu, pelestariannya menjadi tanggung jawab bersama agar dapat terus diwariskan kepada generasi mendatang sekaligus menjadi daya tarik wisata unggulan.
"Ini tanggung jawab Pak Walikota untuk menjaganya. Begitu juga Pemerintah Provinsi Sumatera Utara punya kewajiban untuk menjaga dan melestarikan ini. Sekaligus nanti harapan ini akan kami bawa dan sampaikan kepada Bapak Gubernur Bobby Nasution. Semoga bisa diakomodir," katanya.
Surya mengatakan, komitmen tersebut sejalan dengan langkah Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution yang berkantor di Kepulauan Nias, guna mempercepat pembangunan dan menghapus status daerah tertinggal melalui berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
"Ini adalah tekad kami bersama, dan Pak Gubernur sudah sepekan di sini. Dan kami saling bergantian. Semoga tidak ada lagi nanti daerah yang tertinggal di Kepulauan Nias. Dan menjaga bukti sejarah ini juga menjadi penting, sebagai pengetahuan sekaligus tempat berwisata yang tak kalah menarik dari tempat lain," jelas Surya.
Sementara itu, Direktur Museum Pusaka Nias Nata'alui Duha menjelaskan, secara historis Kepulauan Nias terbagi menjadi dua kawasan budaya besar, yakni Nias Utara dan Nias Selatan. Perbedaan tersebut tampak dari bentuk rumah adat, dialek bahasa, hingga sejumlah tradisi yang berkembang di masing-masing wilayah.
"Kalau di Selatan, bentuk rumahnya segi empat. Sedangkan di Utara itu oval. Bahasanya juga agak berbeda di sini (Utara) dan di Telukdalam. Jadi jauh sebelum ada pemekaran kabupaten/kota, Nias ini satu dan terbagi antara Utara dan Selatan," jelas Nata.
Ia juga mengungkapkan salah satu catatan sejarah kelam masyarakat Nias pada masa kolonial. Saat itu, sejumlah warga dijadikan objek penelitian oleh ilmuwan Belanda dengan cara wajah mereka dicetak menggunakan bahan gipsum yang ditempelkan selama berjam-jam, kemudian hasil cetakannya dibawa ke Belanda sebagai bahan penelitian.
"Jadi ini sejarah bagaimana orang Nias dijadikan bahan riset, tetapi caranya dipaksa dan terkesan disiksa. Cetakan itu kemudian dibawa ke Belanda sebagai bahan penelitian. Dan gambar-gambar ini (merujuk pada puluhan foto wajah orang di dinding) adalah mereka yang dicetak bentuk wajahnya," ujarnya.
Nata berharap perhatian Gubernur Bobby Nasution dan Wagub Surya terhadap Museum Pusaka Nias dapat mendorong pelestarian sekaligus pengembangan museum sebagai destinasi wisata sejarah unggulan. Dengan demikian, warisan budaya masyarakat Nias semakin dikenal luas dan memberikan manfaat bagi kemajuan sektor pariwisata serta perekonomian masyarakat Kepulauan Nias. (FS)/PE
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .