Lecehkan Wanita, Simic Tetap Bisa Perkuat Persija
Tapi Tak Bisa Pulang

Oleh : Radar Medan | 14 Feb 2019, 01:18:43 WIB | 👁 3285 Lihat
Hukum dan Kriminal
Lecehkan Wanita, Simic Tetap Bisa Perkuat Persija

RADAR MEDAN.COM - Sydney-Marko Simic terlibat kasus pelecehan dalam perjalanan dari Bali menuju Australia. Masalah tersebut tak akan bikin Simic absen memperkuat Persija Jakarta.

Persija bertandang ke markas Newcastle Jets dalam lanjutan Kualifikasi Liga Champions Asia. Dalam perjalanan menuju Negeri Kangguru, Simic berulah dengan melakukan tindakan pelecehan ke penumpang wanita.

Laporan media Australia, 9 News dan Sydney Morning Herald, menyebut Simic memegang seorang wanita yang duduk bersebelahan di pesawat. Tak disebutkan nama wanita itu, namun kejadian itu dilaporkan ke pihak berwajib.

Simic pun ditangkap dan dibawa ke kantor polisi Teluk Botany, tempat dia didakwa dengan satu tuduhan melakukan tindakan tidak senonoh.

Pada prosesnya Simic dibebaskan, namun paspor striker Persija asal Kroasia itu ditahan. Simic juga sudah menjalani persidangan pertamanya pada Selasa (12/2) waktu setempat, atau beberapa jam sebelum pertandingan dimulai.

Masalah tersebut tak akan menghalangi Simic untuk memperkuat Persija. Hal itu diungkapkan oleh pengacara pemain 31 tahun tersebut.

"Klien saya adalah pesepakbola profesional. Hari ini dia akan bermain melawan Newcastle. Dia tiba di Sydney pada hari Minggu, dia ada di sini bersama Persija," kata pengacara Simic, Robert Haralovic, dikutip dari Sydney Morning Herald.

"Dia datang dengan visa terbatas, ini adalah kali pertama dia datang ke Australia. Dia adalah pria berkebangsaan Kroasia," Haralovic menambahkan.

Simic akan menjalani persidangan lanjutan pada 9 April. Masalah visa nantinya bakal coba diatasi pihak kepolisian setempat.
SIMIC TETAP BISA PERKUAT PERSIJA

Marko Simic bisa memperkuat Persija Jakarta saat melawan Newcastle Jets, namun dia tak bisa pulang ke markas Macan Kemayoran setelahnya.

Persija bertemu Newcastle Jets dalam lanjutan Kualifikasi Liga Champions Asia. Duel kedua tim akan berlangsung di Newcastle International Sports Centre, Newcastle, Selasa (12/2) sore WIB.

Beberapa jam sebelum pertandingan, Simic menjalani persidangan pertamanya pada Selasa (12/2) waktu setempat. Hal itu terkait pelecehan yang dilakukan Simic kepada seorang wanita di pesawat dalam perjalanan dari Bali menuju Australia bersama tim Persija.
Simic masih bisa main untuk Persija, namun selepas itu dia tak bisa keluar Australia. Paspor Simic ditahan oleh pihak pengadilan setempat.

Pria 31 tahun itu harus menuntaskan masalahnya dan bakal kembali berkunjung ke Pengadilan Negeri Downing Center pada 9 April.
Rentan waktu yang lama ini sempat dimasalahkan oleh pengacara Simic, Robert Haralovic. Dia menyebut bahwa visa Simic terbatas.
Pihak pengadilan tak mempermasalahkan visa terbatas milik Simic. Pemerintah setempat bakal bantu masalah visa demi kelancaran pemeriksaan lanjutan.

"Simic harus (ke Newcastle) ke pertandingannya, tetapi penyelesaian masalahnya akan sama seperti perkara lainnya," kata pihak pengadilan, Jennifer Atkinson, dikutip dari The Herald.

"Masalah visa yang dihadapi oleh pemain akan ditangani, tapi kalau untuk pemenuhan bukti-bukti butuh waktu," sambungnya.
Marko Simic Keluarga Kami

Permasalahan yang mendera Striker Persija Jakarta, Marko Simic, dalam penerbangan dari Bali ke Sydney menjadi sorotan di Australia. Bek Persija, Ryuji Utomo, bahkan mendapatkan pertanyaan terkait masalah Simic seusai Macan Kemayoran kalah 1-3 dari Newcastle Jets di Hunter Stadium, Newcastle, Selasa malam waktu setempat (12/2)

Marko Simic dituduh melakukan pelecehan terhadap seorang wanita dalam penerbangan dari Bali ke Sydney pada Minggu (10/2). Pemberitaan di Australia menyebut striker asal Kroasia itu menghadiri pengadilan pada Selasa pagi (12/2), di hari yang sama dengan timnya bertanding menghadapi Newcastle Jets.

Namun, Marko Simic tetap tampil ketika Persija menghadapi Newcastle Jets. Mesin gol Persija itu tampil selama 120 menit dalam laga yang berakhir 3-1 untuk kemenangan tim tuan rumah.

Dalam pertandingan tersebut, Marko Simic beberapa kali mendapatkan cemoohan dari penonton, setiap kali menguasai bola.
Terdengar suara "boo..." dari tribune penonton ketika striker asal Kroasia itu menerima bola dan berusaha melewati pemain lawan.
Ryuji Utomo juga mendapatkan pertanyaan mengenai kasus Marko Simic dalam wawancara resmi yang dilakukan Fox Sport seusai pertandingan. Bek Persija itu ditanya apakah masalah Simic telah mengganggu persiapan tim dalam pertandingan tersebut.

Tampak cukup terkejut dengan pertanyaan tersebut, Ryuji Utomo memberikan jawaban. "Saya tidak tahu mengenai masalah itu. Satu hal yang pasti dia tetap merupakan keluarga kami," jawabnya.

Akibat insiden ini, Marko Simic harus menyerahkan paspornya kepada petugas yang berwenang di Australia. Striker Persija itu juga harus tetap berada di Australia hingga pengadilan selanjutnya digelar pada 9 April 2019. (DetikSport/Bola.com/l)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas