Kuasa Hukum Fauzi Munthe: Penghentian Kasus 4 Nakes oleh Kejari Pematangsiantar Penemuan Hukum Baru

Oleh : Radar Medan | 25 Feb 2021, 20:42:16 WIB | 👁 727 Lihat
Hukum dan Kriminal
Kuasa Hukum Fauzi Munthe: Penghentian Kasus 4 Nakes oleh Kejari Pematangsiantar Penemuan Hukum Baru

Keterangan Gambar : Tim Advokad LBH AMANAH HAQ saat menggelar konferensi pers


RADARMEDAN.COM, Pematangsiantar- Penghentian perkara atas 4 Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD Djasamen Saragih oleh Kepala Kejaksaan Negeri Pematangsiantar mendapat tanggapan dari Kuasa Hukum Pelapor (Fauzi Munthe), Kamis (25/02/2021) sore sekitar pukul 16.00 WIB di Kantor LBH AMANAH HAQ, Jalan Ade Irma Suryani Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara Kota Pematangsiantar. 

Melalui konferensi Pers, Tim Advokad LBH AMANAH HAQ berencana akan melaksanakan praperadilan atas dihentikannya Perkara 4 Nakes yang diduga menista Agama. 

“Kami akan mempraperadilkan Kepala kejaksaan Negeri pematangsiantar, dimana kasus ini sudah P-21. Dari Segi mana mereka menghentikan perkara ini? Kalau menurut mereka belum lengkap atau belum P-21, silahkan meminta penyidik kepolisian melengkapinya. Bukan menghentikan penuntutannya, ini penemuan hukum baru, ” kata Efi Risa Junita SH selaku Tim Kuasa Hukum Pelapor. 

Kuasa Hukum Pelapor juga mempertanyakan dasar hukum penghentian laporan mereka, karena pada tanggal 18 Februari 2021 sudah dilakukan penyerahan barang bukti dan keempat tersangka kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU)Kejari Pematangsiantar. 

“ Jika perkara itu masih kurang bukti atau belum cukup bukti, maka harusnya Kejari mengembalikan berkas Perkara yaitu P-19 kepada penyidik Polres Pematangsiantar dengan beberapa petunjuk agar penyidik melengkapi kembali, atau jaksa memiliki kewenangan menghentikan Perkara ini ketika P-19. Tapi sekarang kami selaku kuasa hukum ingin meminta kejelasan, bukti mana lagi yang kurang yang dimaksud jaksa kurang bukti, ” ucapnya.

Efi membeberkan bahwa pada hari Senin tanggal 22 Februari 2021 sekitar Pukul 12.00 WIB, diundang oleh Kejaksaan Negeri Pematangsiantar dan dilakukan Restorative Justice sesuai peraturan Kejaksaan RI Nomor 15/2020 terhadap Saksi Pelapor, Kuasa Hukum Pelapor, para tersangka yang difasilitasi oleh Kasi Pidana Umum Kejari Pematangsiantar, M.Chadafi,SH,MH, Kasi Datun Erwin Hasibuan dan JPU Rahma Hayati Sinaga.

“ Para tersangka pada saat itu mengakui perbuatannya dan meminta maaf kepada pelapor, ” bebernya kepada wartawan.

Selain itu, Efi selaku Kuasa Hukum mengatakan bahwa Tim Kuasa Hukum telah menghadirkan 4 Saksi Ahli mulai dari Saksi dari Syariat Islam, Saksi dari MUI, Saksi Hukum Pidana untuk mengetahui duduk perkara ini. 

Namun pada hari Rabu tanggal 24 Februari 2021, kepala Kejaksaan Negeri Pematangsiantar Agustinus Wijoyo, menggelar Konferensi Pers penghentian dengan alasan adanya kekeliruan pada jaksa peneliti serta tidak cukup bukti sesuai pasal 140 ayat 2 KUHP. Namun ternyata perkara tersebut sudah P-21A yang artinya berkas sempurna dan lengkap untuk dimajukan ke Persidangan.

Menurut Kuasa Hukum, pihak Kejari tidak dapat menghentikan kasus karena sudah P-21A kecuali perkara ini bisa mengganggu Stabilitas Nasional. 

“Untuk perkara ini tidak mengganggu Stabilitas Nasional, terganggunya Stabilitas Nasional misalnya memecah masyarakat, tetapi saya lihat aman –aman saja sampai saat ini, ” kata Efi. 

Rencana Kuasa hukum, Prapid akan dilaporkan ketika Pelapor (Fauzi Munthe) menerima salinan penghentian perkara dari Kejari Pematangsiantar. 

“Prapid didaftarkan paling lambat 7 hari ke pengadilan Negeri Pematangsiantar setelah pelapor menerima salinan penghentian perkara dari Kejaksaan Negeri Pematangsiantar. Untuk saat ini kita tutup komunikasi dari siapa saja kepada pelapor kecuali tadi malam kita sudah bicara dengan pelapor (Fauzi Munthe), ” jelas Efi.

Kembali Efi menyampaikan selaku kuasa Hukum ingin meminta kejelasan tentang bukti yang kurang dan bukti apa sebagai acuan sehingga menyebabkan penghentian perkara atas laporan perkara terhadap ke empat Nakes.

Sehari sebelumnya, Kepala Kejaksaan Negeri Pematangsiantar, Agustinus melaksanakan konferensi pers dan menyampaikan bahwa ditemukan atau kekeliruan dari jaksa peneliti dalam menafsirkan unsur lerkara sehingga tidak terpenuhnya unsur unsur yang didakwakan kepada para terdakwa.

Selanjutnya Kepala Kejaksaan Negeri Pematangsiantar Agustinus Berdasarkan pasal 14 huruf H Junto pasal 140 Angka 2 ayat 20 A Pada hari rabu tanggal 23 Februari 2021, mengeluarkan surat ketetapan penghentian penuntutan nomor B-505/L.2.12/EKU.2/02/2021 atas nama ke 4 terdakwa karena tidak cukup bukti.

Menurut kepala kejaksaan bahwa yang dilakukan oleh para pelaku tidak ada niat sebab para pelaku hanya melaksanakan tugasnya selaku petugas Pemulasaran Jenazah. selain itu, ke empat nakes berada di Ruang Jenazah saat memandikan / membersihkan jenazah wanita dan tidak dapat dikatakan didepan umum atau tempat umum. (Jaith/PR )


TAG : kriminal,simalungun,daerah,hukum


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

IMG-20210416-WA0009_compress42.jpg

Orang Hanyut di Pangkatan Belum Ditemukan

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔09:56:19, 17 Apr 2021

RADARMEDAN.COM, LABUHANBATU - Arifin Ritonga (36) warga Dusun Kampung Padang, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu dikabarkan hanyut di Sungai Kundur, Kampung Padang, Kecamatan Pangkatan, Jumat (16/4/2021) sekira pukul 11.30 WIB. Hingga malam belum ditemukan dan masih dalam pencarian. Kanit Reskrim Polsek Bilah Hilir, Iptu Ilham Lubis . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20210415-WA0001_compress46.jpg

Rekonstruksi Adik Pukul Abang Hingga Meninggal Dunia Digelar

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔14:13:51, 15 Apr 2021

RADARMEDAN.COM, TAPUT - Peristiwa pemukulan yang dilakukan SN(18)yang mengakibatkan AN(40)tewas ditempat kejadian pada 10 Maret yang lalu. Peristiwa ini terjadi di dusun Pangaloan dua, Desa Paniaran Kecamatan Siborongborong,Taput. Polsek Siborongborong melaksakan gelar rekonstruksi pada Rabu (14/4) pukul 14.30 WIB yang dipimpin langsung oleh . . .

Berita Selengkapnya
FB_IMG_1618403159516_compress7.jpg

Keramba Jaring Apung di Danau Toba Mulai Dibenahi

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔19:31:25, 14 Apr 2021

RADARMEDAN.COM, SIMALUNGUN - Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, memimpin penataan Keramba Jaring Apung, di Dusun Sualan, Nagori Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Rabu (13/4). Turut mendampingi dalam kegiatan penataan keramba itu, Pangdam I/BB Mayjend TNI Hassanudin, Bupati Simalungun . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20210412-WA0031_compress65.jpg

Kemarin Aminah, Kini Irul Yang Kecewa Laporannya di Polsek Bilah Hilir Diduga Mandek

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔07:35:26, 13 Apr 2021

RADARMEDAN.COM, LABUHANBATU - Syahruddin akrab disapa Irul (42) warga Lingkungan Pirbun, Kelurahan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu mengaku kecewa karena laporannya di Polsek Bilah Hilir diduga mandek atau belum ada tindaklanjut. Laporan tersebut ia buat pada tanggal 30 Januari 2020 tentang tindakan perbuatan kekerasan . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20210409-WA0006_crop_54.jpg

Polisi Tangani Kasus Kuda Lumping di Sunggal Medan

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔18:12:09, 09 Apr 2021

RADARMEDAN.COM - Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi SIK, mengatakan penyidik tengah menangani kasus pembubaran acara Langgem Budoyo di Jalan Merpati, Kelurahan Sei Sikambing B, Kecamatan Medan Sunggal, yang dilakukan oleh Ormas FUI. "Polrestabes telah melakukan penyelidikan terkait kasus keributan pertunjukkan Langgem Budoyo . . .

Berita Selengkapnya
22c95a10-19b0-43fb-88d8-528d43654c4c.jpg

Putra Mantan Sekda Tidak Puas Reka Ulang Pembunuhan Ibunya, Duga Pelaku Tidak Sendirian

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔18:13:20, 08 Apr 2021

RADARMEDAN.COM, Pematangsiantar – Polres Pematangsiantar menggelar rekontruksi kasus pembunuhan Riamsa Nainggolan alias RN (72), istri mantan Sekda Pemko Pematangsiantar di Jalan Medan Area Kelurahan Proklamasi Kecamatan Siantar Barat, Kamis (8/4/2021).  Reka ulang yang dilaksanakan, sebanyak 15 adegan ditampilkan pelaku RP . . .

Berita Selengkapnya
1617630926033.jpg

Suka Melayani Masyarakat, Maria Munthe, Wanita Asal Batak Fasih Bahasa Dani

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔11:15:03, 08 Apr 2021

RADARMEDAN,COM, PAPUA - Panas terik menyinari Kota Timika, tepatnya di SP3 Kampung Karang Senang, Distrik Kuala Kencana pada Senin (5/4/2021) sekitar pukul 11.30 WIT ketika seorang wanita turun dari motornya dan bergegas menuju salah satu rumah warga setempat. Ia kemudian menyapa sang pemilik rumah dengan menggunakan bahasa Dani. Padahal wanita . . .

Berita Selengkapnya
06be54d8-a4c7-4afe-b196-25c3be3ce3ff.jpg

Lamhot Saragih Terpilih Jadi Ketum Himapsi Periode 2021-2024 Hasil Mubeslub

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔19:49:45, 05 Apr 2021

RADARMEDAN, Simalungun - Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun (HIMAPSI) melaksanakan Musyawarah Besar Luar Biasa (MUBESLUB) di Patra Comfort, Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun pada Hari Minggu, (04/04/2021). Musyawarah Besar Luar Biasa (MUBESLUB) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himpunan Mahasiswa Dan Pemuda . . .

Berita Selengkapnya
Untitled2.jpg

Ini Poin-poin Larangan Mudik Lebaran 2021, 6-17 Mei 2021

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔14:56:49, 05 Apr 2021

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah melarang aktivitas mudik lebran tahun 2021. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan larangan mudik ini merupakan upaya pemerintah menekan penyebaran virus corona (Covid-19). Menurut Muhadjir, aktivitas mudik lebaran memang dapat menggerakkan roda . . .

Berita Selengkapnya
FB_IMG_16168939164802.jpg

Temui Gubsu, Menparekraf Sampaikan 3 Hal Terkait Pengembangan Wisata Danau Toba

🔖 WISATA 👤Radar Medan 🕔08:31:31, 28 Mar 2021

RADARMEDAN.COM – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menerima kunjungan silahturahmi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia Sandiaga Salahuddin Uno, di Rumah Dinas Gubernur Sumut Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Sabtu (27/3).  Pada kunjungannya itu, Menparekraf menyampaikan tentang . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Anda Suka Smartphone Samsung atau OPPO?
  Samsung
  Oppo

Video Terbaru

Lihat Semua Video