Oleh : Radar Medan | 23 Jul 2024, 06:40:42 WIB | 👁 980 Lihat Kesehatan
Keterangan Gambar : Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Dolly Pasaribu saat menghadiri acara Akreditasi Puskesmas Muara Tais di Kecamatan Angkola Muara Tais, Senin (22/7).
RADARMEDAN.COM, TAPANULI SELATAN - Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Dolly Pasaribu mengatakan saya akan terus berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas dan mutu pelayanan kesehatan, sehingga bisa meningkatkan kepercayaan dan perlindungan kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan Bupati saat menghadiri acara Akreditasi Puskesmas Muara Tais di Kecamatan Angkola Muara Tais, Senin (22/7).
Adapun acara tersebut bertujuan untuk mengevaluasi kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Puskesmas Muara Tais kepada masyarakat.
Bupati Dolly Pasaribu sangat mengapresiasi kerja keras seluruh staf Puskesmas Muara Tais dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
"Akreditasi ini adalah momen penting untuk memastikan bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat tetap sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Kita harus terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik," kata Bupati Dolly.
Proses Akreditasi ini melibatkan tim surveyor dari Kementerian Kesehatan yang akan menilai berbagai aspek, termasuk manajemen, pelayanan kesehatan, dan fasilitas pendukung, ungkap Bupati.
Sedangkan hasil Akreditasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kualitas pelayanan Puskesmas Muara Tais dan menjadi dasar perbaikan di masa mendatang.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Tapsel, dr. Rudi Iskandar, M.Kes, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang untuk menghadapi proses Akreditasi ini.
"Kami telah melakukan berbagai perbaikan dan peningkatan, baik dari segi infrastruktur maupun kompetensi tenaga medis, untuk memastikan bahwa kami dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," kata Rudi.
Kehadiran Bupati Dolly Pasaribu di tengah-tengah masyarakat Muara Tais menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah Tapanuli Selatan.
"Akreditasi Puskesmas Muaratais ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan dan menjadi motivasi bagi seluruh tenaga medis untuk terus bekerja dengan dedikasi tinggi demi kesehatan masyarakat Tapanuli Selatan," terang Rudi.
Adapun Tim Surveyor dipimpin oleh dr. Dewi Khairani Hasibuan, yang menilai bidang tata kelola pelayanan dan penunjang, serta Mawaddah Tsaniyah, SKM, MPH, yang menilai bidang tata kelola sumber daya dan UKM.
Sedangkan Tim Surveyor berasal dari Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Indonesia (LAFKI) yang akan melakukan penilaian dari tanggal 22 sampai 24 Juli 2024.
Acara ini dihadiri sejumlah pejabat daerah, Forkopimcam Angkola Muara Tais, tokoh masyarakat, dan perwakilan dari berbagai instansi. (Pardosi)/pe
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .