Rico Waas Kenalkan Medan sebagai Destinasi Multikultur yang dapat Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi
Oleh : Radar Medan | 06 Okt 2026, 10:22:17 WIB | 👁 101 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menyambut para peserta Jelajah Wisata Budaya (JWB) ke-4 dalam acara Welcome Dinner di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan, Senin (5/10/2026)
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan, keberagaman budaya yang hidup berdampingan di Kota Medan bukan sekadar identitas masyarakat, tetapi modal besar untuk mengembangkan pariwisata sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah.
Pesan ini disampaikan Rico Waas saat menyambut para peserta Jelajah Wisata Budaya (JWB) ke-4 dalam acara Welcome Dinner di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan, Senin (5/10/2026) malam. Hadir dalam pertemuan tersebut Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Erwita Dianti, Asisten Ekbang Citra Effendi Capah, Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan M. Odi Anggi Batubara dan Ketua ASSPI DPD Sumut Achmad Fauzi Lubis.
Di hadapan buyer dari Thailand, Malaysia, Singapura serta berbagai daerah di Indonesia, Rico Waas mengatakan Medan merupakan kota multikultur, multiagama dan multiras yang masyarakatnya hidup berdampingan secara harmonis.
Menurut Rico Waas , keberagaman budaya Melayu, Batak, Jawa, Karo, Minang, Aceh, Tionghoa hingga India menjadi daya tarik wisata yang harus terus dipromosikan. Bahkan warga terbiasa mengenakan dan merayakan berbagai tradisi budaya yang ada. Tidak hanya itu Pemko Medan juga merayakan berbagai berbagai perayaan keagamaan dan kebudayaan seperti Thaipusam, Deepavali hingga Imlek.
"Sangat tepat JWB ke-4 ini dilaksanakan di Medan karena kota ini unlimited to explore" ujar Rico.
Selanjutnya Rico Waas menyebutkan Pemko Medan tengah menyiapkan sejumlah kawasan strategis pariwisata, di antaranya Lapangan Merdeka, Kesawan, Kota Tua, Istana Maimun, Masjid Raya dan Taman Sri Deli. Pengembangan kawasan tersebut diharapkan turut menggerakkan ekonomi masyarakat.
"Kebudayaan adalah soft diplomacy kita. Bagi Indonesia, kekayaan budaya adalah soft power untuk dipromosikan ke luar negeri," tegasnya.
Selain budaya, Rico Waas turut memperkenalkan Medan sebagai the city that never sleeps dengan kekayaan kuliner yang dapat dinikmati hampir 24 jam, serta aktivitas publik seperti Car Free Day dan Car Free Night yang menghadirkan seni, budaya dan kreativitas anak muda.
Rico Waas pun mengajak para buyer dan seller memperpanjang kunjungan mereka. Sebab agar dapat menikmati kuliner khas Kota Medan serta merekomendasikan kunjungan ke Gallery Mustika Deli yang menampilkan produk-produk unggulan UMKM lokal hasil kurasi
"Stay one more day di Kota Medan agar memberikan kesan mendalam," ajaknya.
Ia berharap JWB ke-4 tidak berhenti sebagai ajang pertemuan pelaku pariwisata, tetapi mampu memperkuat jejaring, membuka peluang kemitraan dan semakin mengenalkan Medan sebagai destinasi wisata budaya yang kaya dan beragam.
Sebelumnya Ketua ASPPI DPD Sumut, Achmad Fauzi Lubis, mengatakan dengan JWB kali ini, ASPPI ingin melibatkan seluruh pelaku wisata guna memperkuat hubungan antarpelaku sekaligus membuka peluang agar JWB berkembang menjadi produk wisata yang dapat ditawarkan kepada wisatawan.
“Ke depannya akan dijadikan paket wisata,” tegasnya.
Menurut Achmad Fauzi, potensi Kota Medan perlu diperkenalkan lebih luas sebagai kota yang memiliki budaya, kawasan bersejarah, museum, destinasi wisata, dan kuliner kepada para wisatawan melalui para buyer domestik dan mancanegara yang mengikuti JWB ke-4.
Achmad Fauzi Lubis mengatakan JWB ke-4 yang berlangsung dari tanggal 5 sampai 8 Oktober ini juga mengekplorasi pariwisata Karo dengan fokus Desa Dokan Merek yang sudah terkenal. Peserta tak sekadar mengunjungi Dokan tapi diajak menyelami alam, budaya, kuliner, dan keramahan masyarakat.(HM)
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .