Ketiga Kaki Tersangka Narkoba Didor Polisi, Ini Penjelasan Kapolrestabes Medan
Oleh : Radar Medan | 25 Jul 2020, 12:04:12 WIB | 👁 1482 Lihat Hukum dan Kriminal
Keterangan Gambar : Kapolrestabes Medan saat menggelar konferensi pers
RADARMEDAN.COM-Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko SH SIK M.Si didampingi Wakasat Narkoba, Kompol Dolly Nainggolan dan Kanit Lidik ll Arjuna Bangun memaparkan keberhasilan pengungkapan jaringan Narkoba antar provinsi, Jumat (24/7/2020) sekitar pukul 15:00 WIB.
Kali ini Satuan Sat Res Narkoba Polrestabes Medan berhasil mengungkap jaringan Narkoba antar provinsi, tiga tersangka dijaring dari dua lokasi berbeda dan ketiga tersangka di berikan tindakan tegas terukur karna melawan petugas saat akan ditangkap.
Sebelum terjadi penangkapan terdapat adanya laporan dari masyarakat bahwa di jalan Pinang baris sering terjadi transaksi Narkoba. Kemudian laporan masyarakat tersebut pun cepat di respon dan ke 3 pengedar langsung di ringkus serta di gelandang ke Mapolrestabes Medan.
Dalam konfrensi Pers Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko mengatakan, ”Ketiga tersangka diberikan tindakan tegas terukur ke arah kedua kaki 2 tersangka sedangkan satu tersangka diberikan tindakan tegas ke arah kaki kanannya,” pungkasnya.
Dari ketiga tersangka yang diberikan tindakan tegas terukur berinisial TZ (47) warga Jalan Swadaya Kecamatan Sunggal, KS (49) dan IE (23) kedua warga Dusun 9 Gg Rambung II dan Gg Mawar Desa Bandar Khalifah Kecanatan Percut Sei Percut Sei Tuan. Dari tersangka yang diamankan petugas berhasil menyita barang bukti Sabu-sabu seberat 15.460 Gram (15,4 Kg) yang dikemas plastik teh China warna hijau ,20 ribu butir pil ecxtasi, 0.70 gram ganja dan plastik klif serta HP genggam.
Adapun kronologis kejadian tersebut adalah kemarin anggota Satresnarkoba Polrestabes Medan mendapat informasi adanya peredaran narkoba dalam jumlah besar di Jalan Pinang Baris Medan. Kemudian sekira pukul 20.00 WIB, petugas Idik II, Satres Narkoba Polrestabes Medan berhasil meringkus TZ di Jalan Pinang Baris Medan, dengan barang bukti 15 kg sabu dan 20 ribu butir pil ekstasi. Dan di hari rabunya (22/7/2020) Personil kembali meringkus KS yang merupakan TO pada pengungkapan kasus di Hotel Alam Indah Jalan Jamin Ginting Medan.
"Dari pengembangan selanjutnya personil berhasil lagi mengaman kan IE di Jalan Pasar IX Desa Bandar Klippa Kecamatan Percut Sei Tuan dengan barang bukti 12 bungkus sabu dengan berat 460 gram,” pungkas Kapolrestabes Medan dihadapan para awak media.
" Yang berhasil kita ungkap ini jaringan Medan-Pekan Baru. Dan dari hasi penyelidikan personil temukan sabu seberat 15,4 kg yang akan dipasarkan di Medan,” katanya.
Tambahnya tersangka TZ mengaku mendapat upah Rp 3 juta/Kg. “Kalau dipasar gelap barang bukti sabu 15,4 Kg harganya senilai Rp 6,8 M. Sedangkan 20 ribu pil ekstasi harganya ditaksir 2.1 M,” jabar Kombes Pol Riko Sunarko di depan awak media dalam konfrensi Pers nya. (Rio-RM/PR )
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .