Jelang Debat II Bara JP Minta Prabowo Bicara Pakai Data
Akibat Sering Bicara Tanpa Data

Oleh : Radar Medan | 15 Feb 2019, 21:49:00 WIB | 👁 2520 Lihat
Politik
Jelang Debat II Bara JP Minta Prabowo Bicara Pakai Data

RADARMEDAN.COM, Jakarta – Calon Presiden nomor urut 02 Pak Prabowo Subianto diminta untuk selalu berbasis data dalam memberikan pernyataan kepada masyarakat atau pendukungnya, khususnya menjelang debat kedua yang akan diadakan hari Minggu (17/2). Hal ini rentan menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Lebih jauh, akibatnya muncul suasana tidak kondusif dan berimbas  pada perang kata-kata terutama di media sosial.

Hal ini disampaikan Viktor S Sirait, Pengurus Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) menanggapi beberapa pernyataan kontroversial Prabowo dalam beberapa waktu terakhir.

Ia mencontohkan pernyataan Prabowo soal selang yang dipakai 40 orang pasien cuci darah secara bergantian. Menurut Viktor, pernyataan Prabowo itu menyesatkan karena hal itu tidak benar dan direktur RSCM pun sudah membantah.

"Direktur RSCM sudah membantah secara tegas dan menyebutkan RSCM menggunakan sekali pakai (single use) baik untuk selang hemodialisis maupun dialiser," katanya.

Pernyataan Prabowo lainnya yang menyesatkan, kata Viktor, adalah ihwal potensi negara Indonesia punah jika dirinya dan Sandiaga Uno kalah dalam pemilihan presiden 2019.

“Itu pernyataan yang sangat menyesatkan dan asal bunyi. Bagaimana mungkin Indonesia akan punah hanya karena akan mereka kalah. Indonesia akan tetap melangkah, menuju indonesia maju, masyarakat sejahtera di seluruh tanah air dari Sabang sampai Merauke, Miangas hingga Rote di bawah kepemimpinan bapak Jokowi yang akan memimpin bangsa ini periode kedua lima tahun ke depan,” ujarnya.

Pernyatan lain yang kontroversial, lanjut Viktor, adalah pernyataan Prabowo soal kebocoran anggaran negara sebesar 25% atau sekitar Rp 500 triliun. Menurutnya, Prabowo jangan asal ngomong soal kebocoran negara sementara dia tak dapat menunjukkan buktinya.harusnya pernyataan jni harus diikuti oleh bukti-bukti, sehingga layak untuk diperdebatkan atau didalami.

“Presiden Jokowi sendiri sudah menantang Prabowo kalau punya bukti bawa saja ke KPK. Tapi apa, sampai sekarang Prabowo tidak bisa menjawab tantangan Jokowi itu,” ujarnya.

Yang terbaru, Prabowo mengatakan bahwa harga beras dan daging di Indonesia tertinggi di dunia. Padahal, dari data yang ada, kata Viktor, masih banyak negara yang harga berasnya jauh lebih tinggi dari Indonesia.

Dia memberi contoh harga beras di Indonesia Rp 12.000 per kg atau lebih murah dibandingkan Jepang yang mencapai Rp 59.000 per kg.

“Demikian juga pula harga daging. Harga daging di Indonesia rata-rata Rp 80 ribu sementara di Swiss  mencapai Rp 675.000 per kg serta Hong Kong mencapai Rp 276.000 per kg,” ucapnya.

Dia meminta agar Prabowo dalam setiap pernyataan atau kampanye ke pendukungnya bisa menggunakan data yang akurat sehingga tidak terkesan asal bunyi.

“Pernyataan-pernyataan asal bunyi sangat rentan menimbulkan gesekan di masyarakat. Jangan membuat pernyataan asal bunyi dan menyesatkan hanya demi ambisi kekuasaan. Politik semacam ini sangat tidak sehat,” tutupnya.

Jelang debat calon presiden 2019 kedua menyoal energi, infrastruktur, pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup yang akan berlangsung pada Minggu (17/2) besok. Viktor meyakini, dalam debat Prabowo akan melontarkan hal-hal yang sebelumnya sering diucapkannya tiap kali mendapat kesempatan dipanggung.

"Saya yakin, tak ada hal baru dari Prabowo. Minim pengalaman, tak pernah jadi bupati atau walikota, DPR atau gubernur mau langsung jadi presiden. Yang terjadi ya asal bunyi,” katanya lagi.

Untuk itu Viktor berharap rakyat Indonesia meluangkan waktu menyaksikan tiap kali debat pilpres berlangsung.

"Debat itu penting, jadi kita tahu mana yang punya prestasi dan mana yang hobbynya hanya nyinyir," tutupnya. (Berita ini telah dimuat di tagar.id


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

File_Kapolda.jpg

Apresiasi Kinerja Pers, Polda Sumut Beri Penghargaan kepada 5 Jurnalis dan Media

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔20:04:36, 30 Okt 2026

RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .

Berita Selengkapnya ▸
Deli_Serdang.jpg

Bantah Antikritik Soal Akun Anonim, Pemkab Deli Serdang Buka Suara Terkait Anggaran Rp38,5 Miliar

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:27:41, 22 Okt 2026

RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat. Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas