Eksklusif Pdt. Gloria Iriany Balle: Kami Tak Anti Pembangunan, Tapi Jangan Rampas Hak Ibadah
Oleh : Radar Medan | 26 Mei 2026, 21:25:20 WIB | 👁 67 Lihat Tokoh
Keterangan Gambar : Gembala Sidang Gereja POUK (Chapel) USU Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div. (Foto : Radarmedan)
RADARMEDAN.COM – Di tengah pusaran polemik dan ancaman pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU), Gembala Sidang Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., akhirnya angkat bicara secara terbuka.
Dalam sebuah sesi wawancara eksklusif Radarmedan.com, sosok yang telah puluhan tahun menggembalakan jemaat di area kampus tersebut membongkar tabir keresahan umat yang merasa diintimidasi di tempat ibadah mereka sendiri.
Wawancara memperlihatkan ketegaran sekaligus kesedihan Pdt. Gloria melihat rumah doa tempat jemaat bernaung kini dihadapkan pada ancaman eksekusi berbalut dalih renovasi.
Ia secara tegas menyayangkan sikap Rektorat USU yang cenderung represif dengan menebar surat peringatan, bukannya membuka ruang musyawarah.
"Sebagai gembala, saya sangat menyayangkan tindakan yang berujung pada penutupan dan rencana pengosongan sepihak ini. Jemaat sejatinya tidak pernah menutup mata atau menentang niat baik dari pihak kampus terkait perbaikan fasilitas. Namun, cara-cara paksaan seperti ini sangat mencederai rasa keadilan jemaat," ungkap Pdt. Gloria.
Ia menekankan bahwa konflik yang membelit Gereja POUK USU bukanlah sekadar sengketa fisik bangunan atau aset tanah semata, melainkan menyangkut kebebasan mendasar jemaat untuk melaksanakan ibadah dengan tenang dan damai.
"Tindakan intimidasi seperti pemagaran seng, pencopotan spanduk oleh satpam, hingga ancaman penertiban, menurutnya sangat tidak mencerminkan wajah kaum intelektual di sebuah institusi pendidikan tinggi," ucapnya.
Iya juga menyayangkan adanya upaya intimidasi oleh oknum yang masuk hngga ke kamar pribadinya seraya mengusirnya.
Lebih lanjut, Pdt. Gloria menyoroti akar masalah yang ditengarai bermula dari konflik internal kepengurusan, yang kemudian merembet dan dimanfaatkan untuk memuluskan agenda pengosongan. Ia pun mendesak semua pihak, terutama Rektorat USU, untuk menanggalkan arogansi dan kembali pada pendekatan yang humanis.
"Masalah internal ini seharusnya bisa diselesaikan dengan duduk bersama, dari hati ke hati, tanpa harus mengekang kebebasan umat beragama. Kami berharap pihak rektorat maupun oknum-oknum terkait dapat membuka mata. Mari kita selesaikan masalah ini dengan mengedepankan dialog dan semangat kasih Kristus, bukan dengan ancaman," ucapnya penuh harap.
Pdt. Gloria juga menegaskan bahwa jemaat dan majelis POUK akan tetap bertahan secara damai untuk mempertahankan hak ibadah mereka. Ia percaya bahwa kebenaran dan keadilan akan menemukan jalannya, asalkan pihak-pihak yang memiliki otoritas bersedia memfasilitasi penyelesaian ini secara transparan, berkeadilan, dan lepas dari intervensi kelompok tertentu.
Kini, publik dan ribuan jemaat menanti, akankah suara lirih namun tegas dari sang gembala ini mampu mengetuk pintu hati para petinggi di Rektorat USU.(HM)
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .
RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .
RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .