Dugaan Pungli dan Pelayanan Buruk, Ombudsman Sumut Periksa Kadisdukcapil Binjai

Oleh : Radar Medan | 03 Jul 2020, 12:10:49 WIB | 👁 134 Lihat
Metropolitan
Dugaan Pungli dan Pelayanan Buruk, Ombudsman Sumut Periksa Kadisdukcapil Binjai

Keterangan Gambar : Ombudsman Sumut saat melakukan pemeriksaan terhadap Kadisdukcapil Binjai


RADARMEDAN.COM, BINJAI - Ombudsman RI Perwakilan Sumut memeriksa Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Kota Binjai, Tobertina Sitepu, Kamis (3/7/2020) sekira 10.15 WIB. 

Kepala Keasistenan Pemeriksaan Laporan Ombudsman RI Perwakilan Sumut, James Pangabean menjelaskan, Tobertina Sitepu diperiksa atas dua laporan yaitu dugaan pungutan liar (pungli) dan pelayanan.

“Ada laporan yang menyebutkan, ada kutipan uang atau pungli saat mengurus dokumen kependudukan, khususnya e-KTP,” ujar James didampingi Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar.

Kata James, pemeriksaan yang dilakukan untuk meminta data antara permohonan pencetakan e-KTP dengan data e-KTP yang dicetak setiap bulannya.

“Tapi, kepala dinas bilang data permohonan tidak ada, hanya data pencetakan. Jadi, ini kan aneh, ada indikasi ke sana (pungli), hanya harus ada pembuktian terlebih dahulu,” jelasnya.

Sedangkan untuk pelayanan, lanjut James, ada laporan dari salah seorang warga kabupaten atas nama Titik Rani yang hendak mengurus perpindahan Kartu Keluarga (KK) ke Kota Binjai.

Di mana, pelapor mengaku mendapat pelayanan yang tidak baik dari Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Binjai.

“Sebelumnya kami (Ombudsman) sudah datang ke Kantor Wali Kota Binjai untuk mengklarifikasi, tapi yang bersangkutan tidak hadir. Makanya ini kami buat pemanggilan,” sebutnya.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar mengatakan, Kadisdukcapil Kota Binjai, Tobetina Sitepu telah melakukan tindakan malladministrasi karena tidak memberikan Kartu Keluarga (KK) atas nama Titik Rani meski telah diterbitkan.

Hal ini terjadi karena persoalan adu argumen atau percekcokan antara Titik Rani dengan Tobertina. Alhasil, Tobertina tidak terima menyerahkan KK milik Titik Rani meski telah diterbitkan.

Abyadi menceritakan, peristiwa ini bermula ketika Titik Rani yang berasal dari Langkat hendak mengurus perpindahan ke Kota Binjai.

“Selama pandemi covid-19, Disdukcapil Binjai membuat dua kebijakan yakni pelayananan sistem online dan pelayanan offline. Jadi kalau ada permohonan berkas yang secara langsung datang ke kantor, maka permohonan diletakkan di dalam sebuah drop boks yang telah dipersiapkan. Setelah terkumpul barulah diperiksa kelengkapan oleh petugas, jadi tidak ada tatap muka antara pemohon dan petugas,” ungkap Abyadi.

Ternyata, berkas permohonan pindah Titik Rani ini lengkap, sehingga dalam satu dua hari diterbitkan KK baru. Disdukcapil Binjai selanjutnya memberitahu melalui email kepada pemohon bahwa KK sudah dapat diambil. Karena mendapat email pemberitahuan, Titik Rani datang ke Kantor Disdukcapil Binjai untuk mengambil KK-nya.

“Di sana, pelapor tidak dilayani dengan baik, tidak ada petugas yang melayani. Karena frustasi tidak mendapat pelayanan, dia sempat berucap kantor Disdukcapil Kota Binjai seperti lapangan voli,” bebernya.

Ucapan Titik Rani, ternyata didengar langsung oleh Tobertina Sitepu yang kebetulan sedang berkeliling kantornya.

“Kepala Disdukcapil Binjai tidak terima dengan ucapan Titik Rani, dan memerintahkan anggotanya melacak permohonannya dan ditemukan KK yang telah dicetak. Akhirnya KK yang dicetak itu tidak diserahkan ke pemohon sampai hari ini, malah berkas pemohon dikembalikan, ini kan tidak boleh,” jelasnya.

Abyadi meminta kepada Kepala Disdukcapil Kota Binjai untuk menyerahkan KK milik Titik Rani yang telah diterbitkan. 

“Wali Kota Binjai, pak Idham harus menegur Kepala Disdukcapil nya, perintahkan untuk menyerahkan KK milik masyarakat yang ditahan. Tidak jadi alasan tersinggung dengan ucapan masyarakat, dokumen kependudukan tidak diberikan. Itu hal berbeda, masyarakat yang frustasi dengan pelayanan buruk juga bisa emosi,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Disdukcapil Binjai, Tobertina Sitepu membantah dirinya menunjukkan sikap arogan kepada masyarakat atau yang melaporkan dirinya kepada Ombudsman.

“Bagaimana saya tidak tersinggung, kantor saya dibilang seperti lapangan voli,” ujarnya yang ditemui RADARMEDAN.COM setelah menjalani pemeriksaan.

Terkait dugaan pungli, Tobertina enggan merespon ketika ditanya. “Sudah ya, makasih,” ucapnya sembari pergi.(Rahmad).


TAG : daerah,hukum,metropolitan


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

IMG-20200804-WA0005_compress7.jpg

Heboh Ditemukan Mayat Mrs X Ditepi Jln Madong Lubis Medan

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔08:47:38, 04 Agu 2020

RADARMEDAN.COM - Pagi ini di tepi jalan Madong Lubis Medan Dihebohkan adanya penemuan seorang mayat Mrs X, Selasa (4/8/2020) sekira pukul 7:30 WIB.  Warga langsung menutup mayat tersebut dengan kain agar tidak terlihat menyeramkan. Pagi ini masyarakat yang melintas tempat berhenti melihat kondisi korban belum diketahui identitasnya . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20200803-WA0008_compress10.jpg

Satu orang pasien PDP Kabur dari RSUD Kabanjahe

🔖 KESEHATAN 👤Radar Medan 🕔15:02:29, 03 Agu 2020

RADARMEDAN.COM,KARO -Satu orang pasien Dalam Pengawasan (PDP) melarikan diri dari RSUD Kabanjahe, Kabupaten Karo pada hari Minggu (02/08/2020) pagi hari. Hal ini dibenarkan Dirut RSUD Kabanjahe Dr Arjuna Perangin - angin melalui aplikasi whatsapp kepada wartawan, Senen (3/8) pukul 11.30 WIB, bahwa pasien PDP tersebut masuk ke RSUD Kabanjahe . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20200801-WA0028_compress1.jpg

Tiga Pelaku Penganiayaan Dikaraoke Diringkus Polisi, Dua Tidak Ditahan

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:41:00, 01 Agu 2020

RADARMEDAN.COM, KARO - Tim Opsnal Satreskrim Polres Tanah Karo berhasil mengamankan 3 (tiga) pelaku penganiayaan di ruang karaoke KTV Family di Komplek Plaza Kabanjahe, Kecamatan Kabanjahe, Kamis (30/7/2020) sekira pukul 06.00 WIB. Terhadap korban Muh. Saputra (30) beralamat di Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang dan Wanda Ginting(19) . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20200731-WA0011_compress14.jpg

Polrestabes Medan Berhasil Menghentikan TNI Gadungan Saat Menggunakan Atribut Lengkap TNI

🔖 METROPOLITAN 👤Radar Medan 🕔12:21:17, 01 Agu 2020

RADARMEDAN.COM, BINJAI - Reskrim Polrestabes Medan dan Koramil 05/MB telah menangkap seorang TNI gadungan bernama Muslianto(52) merupakan warga Jalan Pinti Air IV, Medan Johor, yang sedang menggunakan atribut TNI, pada hari Jumat (31/7). Atas informasi salah seorang warga bernama Hotman Purba, Reskrim Polrestabes Medan dan Koramil 05/MB . . .

Berita Selengkapnya
Screenshot_20200728_130115_compress61.jpg

Dukun Cabul Beraksi, Gadis Umur 17 Tahun Disetubuhi Ngaku Ada Setan

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔13:06:21, 28 Jul 2020

RADARMEDAN.COM, TAPSEL - Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Roman Smaradhana Elhaj, SH, SIK, MH memaparkan kasus pencabulan yang dilakukan dukun cabul di Kecamatan Batang Angkola Tapanuli Selatan, dalam press release Senin sore (27/7/2020) di Mapolres Tapanuli Selatan. Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Roman Smaradhana Elhaj, SH, SIK, MH menyampaikan . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20200727-WA0019_compress98.jpg

Ungkap Peredaran Ribuan Butir Psikotropika, Polres Labuhanbatu Amankan Honorer Rumah Sakit

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:42:05, 27 Jul 2020

RADARMEDAN.COM, LABUHANBATU - Jajaran Polres Labuhanbatu dibawah kepemimpinan Kapolres AKBP Agus Darojat melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu didampingi Kanit Idik I IPDA Sarwedi Manurung menggelar konfrensi pers pengungkapan kasus peredaran psikotropika yang melibatkan 4 orang tersangka, 3 diantaranya pegawai honorer Rumah Sakit Umum . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20200727-WA0010_compress28.jpg

Dinilai Tidak Transparan, Warga Minta Kades Desa Jandi Meriah Dicopot

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔19:02:37, 27 Jul 2020

RADARMEDAN.COM,KARO -Sekitar ratusan warga Desa Jandimeriah kecamatan Tiga Nderket Kabupaten Karo mendatangi Gedung DPRD Karo jalan Veteran Kabanjahe Kabupaten Karo pada Senin (27/07/ 2020) pukul 11.00 WIB. Kedatangan mereka menyampaikan keluh kesahnya atas ketidakpercayaan lagi terhadap kepala desa Jandimeriah. Salah satu perwakilan warga . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20200727-WA0004_compress22.jpg

Terkait Pengutipan Memasuki Objek Wisata Lau Kawar, Dua Kelompok Pemuda Desa Bersebelahan Bentrok

🔖 WISATA 👤Radar Medan 🕔17:36:49, 27 Jul 2020

RADARMEDAN.COM,KARO - Pada hari Minggu tanggal 26 Juli 2020, sekira pukul 13.00 WIB, telah terjadi penganiayaan dengan Senjata tajam(Sajam) terhadap Sandi Surbakti 26 tahun, tani, yang beralamat di Desa Sigarang -Garang kecamatan Naman Teran kabupaten Karo yang diduga dilakukan oleh WS, umur 23 tahun, tani, beralamat di Desa Sukanalu kecamatan . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20200724-WA0023_compress68.jpg

Satreskrim Polres Tanah Karo Kembali Berhasil Tangkap 1 Lagi Pelaku Pembunuhan Mr X

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔18:26:57, 24 Jul 2020

RADARMEDAN.COM, KARO -Tim Satreskrim Polres Tanah Karo dibawah Komando AKP Sastrawan Tarigan kembali berhasil menciduk 1(satu) lagi pelaku terkait kasus pembunuhan berencana terhadap Rawat Sembiring Meliala(Mr X) yang jasadnya ditemukan tidak bernyawa di aliran Sungai Lau Gerguh Desa Singa Kabupaten Karo pada Senin, (13/7/2020) lalu. Pelaku . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20200724-WA0004_compress51.jpg

Unik Air Terjun Kembar Ini Ada di Pakpak Bharat Namanya Air Terjun Simbilulu

🔖 WISATA 👤Radar Medan 🕔07:44:17, 24 Jul 2020

RADARMEDAN.COM, PAKPAK BHARAT - Simbilulu merupakan objek Wisata Alam Pakpak Bharat yang tepatnya teletak di Desa Pongil Julu, Kecamatan Tinada, Kabupaten Pakpak Bharat. Bagi masyarakat sekitar mungkin objek wisata ini tidak asing lagi bagi mereka, tetapi bagi kamu yang berada diluar kabupaten Pakpak Bharat mungkin belum pernah mendengar air . . .

Berita Selengkapnya

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Siapa Calon Wali Kota Medan Pilihan Anda?
  Akhyar Nasution
  Bobby Afif Nasution