Ditengah Pandemi Petani Holtikultura Raup Penghasilan Jutaan Rupiah Perbulan

Oleh : Radar Medan | 19 Jul 2021, 10:06:52 WIB | 👁 3263 Lihat
Ekonomi
Ditengah Pandemi Petani Holtikultura Raup Penghasilan Jutaan Rupiah Perbulan

RADAR MEDAN.COM, PAKPAK BHARAT - Merebaknya virus Covid-19 di Indonesia yang sangat berdampak pada ekonomi masyarakat, tidak membuat semangat Robinson, petani yang berasal dari Pakpak Bharat menjadi pudar.

Bermodalkan niat dan semangat yang kuat, warga Desa Kuta Dame, Dusun Sitiotio Kec Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat tersebut, rela menggadaikan sertifikat rumahnya ke salah satu Bank supaya tetap bisa mengembangkan pertaniannya dengan berbagai tanaman holtikultura di ladang yang dikontraknya seluas 16 panggung atau tidak sampai 1 Ha di kawasan Penjaraten Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat.

Hal ini diungkapkan Robinson, Sabtu (18/07) dihadapan Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, yang didampingi oleh Plt Kadis Pertanian Maringan Bancin, Camat Kerajaan Febriansah Boangmanalu, Pj Kepala Desa Kuta Dame,para PPL serta dihadiri oleh Ketua KTNA Pakpak Bharat, Lukman Padang, saat penanaman perdana tanaman kentang oleh Kelompok Tani Bintang Tani di Desa Kuta Dame, Kec Kerajaan Kab.Pakpak Bharat.

Robinson mengaku, awalnya dirinya bekerja sebagai buruh bangunan dengan upah yang kurang memadai di kawasan Pancur Batu Kabupaten Deliserdang Sumatera Utara. Meskipun sebelumnya Robinson tidak mengenal pertanian, keinginannya untuk membukan lahan pertanian sendiri tidaklah surut. Ia memulai budidaya sayur  secara otodidak dan sering bertanya kepada orang yang sudah paham dalam bertani.

"Saya dulu gak paham cara bertani karena saya dulu tinggal di Pancur Batu tapi saya terus belajar dan bertanya kepada kawan kawan sekitar yang berprofesi sebagai petani. Saya juga belajar dari media sosial maupun youtube. Yang paling utama itu adalah niat dan semangat yang kuat dan jangan malu bertanya," terang Robinson.

Dari hasil bertani ini, Robinson mengaku bisa mendapat penghasilan sekira 6-8 juta perbulannya, jauh dibanding  dengan penghasilannya saat dirinya menjadi buruh bangunan.

Disaat pandemi ini, Robinson juga mengaku terbantu oleh bantuan bibit yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Pertanian diantaranya bibit jagung, bawang, kentang serta mendapat ilmu dan bimbingan dari PPL Kabupaten Pakpak Bharat.

Dalam bertani holtikultura ini, guna menghindari kerugian yang fatal, Robinson mengaku menanam berbagai jenis tanaman sehingga jika  salah satu tanaman  kurang maksimal hasilnya, maka bisa ditutupi dari hasil tanaman lainnya.

"Dalam bertani  holtikultura ini kita jangan hanya menanam satu jenis tanaman saja supaya jika ada tanaman kita yang kurang memuaskan hasilnya bisa dibantu dari jenis tanaman lainnya," kata Robinson.

Mendengar  penuturan kisah Robinson tersebut, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor mengaku sangat terkesan. Sampai- sampai  Bupati Franc tidak lelah mengelilingi ladang sewaan Robinson tersebut yang saat itu lagi panen sayur mayur.

Bupati Franc Berharap kisah dan semangat dari kelompok tani Bintang Tani dan kisah  Robinson ini bisa menjadi inspirasi  dan perlu ditularkan bagi warga di desa desa lain yang ada di Kabupaten Pakpak Bharat. 

"Semangat kelompok tani Bintang Tani dan kisah  Robinson ini merupakan salah satu inspirasi bagi para petani lainnya. Robinson yang tidak punya lahan saja berani menggadaikan sertifikat rumahnya untuk menyewa lahan dan nyatanya bisa mendapat penghasilan 6-8 juta perbulan. Berarti warga Pakpak Bharat lainnya yang punya lahan sendiri pasti bisa berpenghasilan lebih dari pak Robinson asalkan ada niat dan kemauan yang kuat seperti penuturan bapak tersebut," ujar Franc Tumanggor.

Dalam kesempatan ini, guna mendukung pertanian di kawasan Kuta Dame tersebut, rencananya tahun depan , Pemkab Pakpak Bharat akan menyerahkan satu unit Cultivator. Kepada para petani, Bupati Franc berharap agar bisa menggunakan atau memanfaatkan seluruh bantuan yang diberikan oleh pemerintah semaksimal mungkin.

Kepada Dinas Pertanian dan seluruh PPL,Bupati Franc meminta Dinas Pertanian serta PPL agar terus aktif mendampingi para petani dan juga diharapkan bisa bekerja sama dalam membangun pertanian sehingga para petani di Kabupaten Pakpak Bharat bisa mendapat pengetahuan bertani dengan baik dan benar sehingga ekonomi masyarakat petani secara otomatis juga pasti meningkat.

Sementara itu kepala Dinas Pertanian, Maringan Bancin menagatakan, jika Dinas yang dipimpinnya tersebut siap mendampingi dan memberikan pendampingan kepada masyarakat khususnya dalam peningkatan produktifitas pertanian serta memberikan informasi dan bantuan yang disediakan pemerinrah.

"Kami berharap  bantuan yang diberikan oleh Pemkab Pakpak Bharat bisa meningkatkan produktifitas para petani sehinnga perekonomian masyarakat petani bisa berubah menjadi lebih baik dari sebelumnya," harap Maringan Bancin.(MB)/PE


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

File_Kapolda.jpg

Apresiasi Kinerja Pers, Polda Sumut Beri Penghargaan kepada 5 Jurnalis dan Media

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔20:04:36, 30 Okt 2026

RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .

Berita Selengkapnya ▸
Deli_Serdang.jpg

Bantah Antikritik Soal Akun Anonim, Pemkab Deli Serdang Buka Suara Terkait Anggaran Rp38,5 Miliar

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:27:41, 22 Okt 2026

RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat. Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas