Diduga Persoalan Lahan Parkir Zainal Tikam Roni Hingga Ususnya Terburai
Oleh : Radar Medan | 21 Sep 2020, 12:43:43 WIB | 👁 2496 Lihat Hukum dan Kriminal
RADARMEDAN.COM, BINJAI. - Nasib menimpa seorang juru parkir bernama Roni (23) warga jalan Tenis Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, hingga menyebabkan ususnya terburai, Senin (21/9).
Berawal dari persoalan lahan parkir di Jalan Sukarno-Hatta, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur, tepatnya di depan Toko Roti Majestik Tugu Binjai, hingga menyebabkan terjadi peristiwa penikaman antara sesama juru parkir.
Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian Polres Binjai, kronoligis kejadian terjadi pada Minggu (20/9) sekira pukul 21:30 WIB, Ketika itu Zainal, sedang berdiri di lokasi lahan parkir yang sehari-hari dijaga oleh Roni, sambil memegang sebuah senter ditanggannya. Ketika itu, korban bersama dengan dua orang teman sekaligus saksi mata bernama Kalai Wanen (38) dan M. Syahri, disenteri oleh tersangka.
Merasa terganggu dengan ulah tersangka, Saksi bernama Kalai Wanen mendatangi Zainal dan bertanya maksud dirinya menyenteri wajah mereka. Tak senang ditanyai seperti itu oleh saksi, Zainal pun membentak teman dari korban tersebut dan terjadi cek-cok mulut diantara keduanya.
Melihat keributan diantara saksi dan tersangka, korban pun berusaha melerai dengan cara merangkul pundak Zainal. Namun, bukannya mereda, Zainal malah mengeluarkan sebilah pisau yang terbuat dari bahan stainless dan menghujamkannya ke arah perut bagian tengah bawah, hingga membuat korban roboh di lokasi kejadian.
Kedua saksi yang melihat rekannya tersungkur bersimbah darah akibat pisau yang digunakan tersangka, lantas saksi coba berusaha mengamankan Zainal serta sebilah pisau yang digunakan untuk menikam korban. Selanjutnya, Roni yang telah mengalami pendarahan hebat di bagian perutnya, langsung dilarikan ke RSU Bidadari Binjai, untuk mendapatkan perawatan medis.
Petugas kepolisian, setelah mendapat laporan kejadian penganiayan tersebut. Langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekaligus mengamankan tersangka berikut barang bukti sebilah pisau beserta sarungnya.
Kasubbag Humas Polres Binjai AKP Siswanto Ginting, membenarkan peristiwanya tersebut. Ia juga mengatakan, pihaknya kini telah mengamankan pelaku untuk proses hukum lebih lanjut.
"Kejadian tadi malam yang dilakukan oleh seorang juru parkir terhadap juru parkir lainnya, kita duga motifnya karena persoalan lahan parkir di tempat tersebut, untuk pelakunya sudah kita amankan dan selanjutnya kita akan lakukan penyelidikan lebih lanjut," ucap Siswanto Ginting.
Lanjut Siswanto, kondisi korban saat ini masih dirawat petugas medis di rumah sakit, kepada pelaku kita akan jerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayan menggunakan Sajam, dan ancamannya paling lama 5 tahun. (Rahmad)/PE
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .