Debat Perdana, Bobby-Surya Unggul Jauh Atas Edy-Hasan
Oleh : Radar Medan | 31 Okt 2024, 09:21:34 WIB | 👁 695 Lihat Politik
Keterangan Gambar : Debat publik pertama Pilgubsu yang digelar KPU Sumut di Hotel Grand Mercure Medan, Rabu (30/10/2024) malam.
RADARMEDAN.COM - Sejumlah kalangan menilai, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara nomor urut 1 Bobby-Surya menang telak pada debat publik pertama Pilgubsu yang digelar KPU Sumut di Hotel Grand Mercure Medan, Rabu (30/10/2024) malam.
Pasangan ini mampu menguasai seluruh segmen dan materi debat yang bertemakan "Pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat" ini.
Ketua Tim Pemenangan Bobby-Surya, Hinca Panjaitan yang dihubungi wartawan, Kamis (1/10/2024), menilai penampilan Bobby-Surya pada debat pertama tersebut terlihat sejuk dan menyejukkan, namun tegas pada program yang disampaikan.
"Dari tampilan saja, terlihat aura kolaborasi Bobby-Surya dan keseriusan menghadapi debat. Sejuk dan menyejukkan tapibtegas pada Programnya," ungkap Hinca.
Dia menambahkan, selama debat berlangsung, substansi yang disampaikan Bobby-Surya juga paling tepat dan apa yang disampaikan mudah dicerna sesuai tema yang diajukan panelis.
"Kami mempersiapkan materi debat dua hari penuh sebelum hari H. Keseriusan persiapan itu terlihat dengan benderang tadi malam dari hasil tampilan mereka berdua. Saya sempat menyampaikan masukan dan saran kepada Ketua KPUD Sumut agar “time pengingat” terakhir ysng mulai dihitung angka 6 menjadi angka 10 agar para paslon mempersiapkan mengakhiri pemaparannya," kata Hinca.
Disinggung tentang program UHC, paslon Edy-Rahmayadi menilai bahwa program hadir karena untuk amburadulnya sistem BPJS kesehatan, dan dia menilai bukan hal yang baru karena sudah dicover BPJS Kesehatan. Namun sebaliknya, Bobby Nasution telah menerapkan bahwa UHC dengan cukup pakai KTP mampu mengatasi persoalan kesehatan terutama berobat secara gratis di Kota Medan dan mampu diterapkan nantinya jika Bobby-Surya terpilih terlebih menyangkut kesiapan anggaran pemerintah provinsi, Hinca menyebutkan pengalaman adalah wasit terbaik menentukan sikap untuk mengambil keputusan melanjutkan program.
"Kajian sudah kami lakukan dengan baik dan karena itu kami yakini bisa kami jalankan dengan merangkul 33 kabupaten kota dan inilah sebabnya kenapa visi Bobby-Surya yakni Kolaborasi Sumut Berkah dengan lima visinya," ujar Hinca.
Soal Bobby Nasution sempat terhenti menjawab pertanyaan akibat gangguan teriakan dari pendukung paslon Edy-Hasan, Hinca menegaskan hal itu sudah disampaikan kepada Ketua KPU Sumut agar tata tertib debat dijunjung tinggi agar selama Paslon bicara sebaiknya para pendukung tertib mendengarkannya dan jika telah selesai bicara baru diberikan aplaus.
"Saya berharap di debat kedua dan ketiga agar lebih tertib lagi, sehingga kedua paslon tidak terganggu dan pikirannya disampaikan utuh serta masyarakat dapat menangkap dan mendengarkan pokok pikiran yang disampaikan ke dua paslon. Semoga di debat kedua dan ketiga lebih baik lagi," harap Anggota DPR RI dari Partai Demokrat ini.
Terpisah, Sekjend Relawan Lentera Kasih Bobby-Surya, Gito Pardede menilai pasangan Edy Rahmayadi terlihat tidak menguasai debat pertama terutama persoalan UHC yang disampaikan Bobby tidak ditanggapi dengan serius.
"Edy malah berkilah bahwa persoalan kesehatan bisa dicover oleh BPJS, ini kan kelihatan ketidakpahaman beliau soal sektor kesehatan," sebut aktivis Kristen ini.
"UHC ini secara spesifik diperuntukkan bagi masyarakat yang tidak mampu membayar layanan kesehatan atau yang tidak memiliki BPJS, ini kan sebuah program bagus pak Bobby untuk melindungi kesehatan masyarakat, harusnya menjadi perhatian Calon Gubernur, bukan malah membeli Medan Club hanya untuk memperluas Kantor Gubsu," tegasnya lagi.
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .