Cimory Luncurkan Program 1000 Srikandi Peternak Indonesia
Oleh : Radar Medan | 17 Des 2021, 17:54:28 WIB | 👁 2621 Lihat Nasional
RADARMEDAN.COM, JAKARTA – PT Cisarua Mountain Dairy Tbk melalui produknya Cimory bersinergi bersama koperasi peternakan sapi perah dan kelompok ternak untuk menginspirasi industri peternakan sapi perah di Indonesia agar mampu menjadi industri yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan dengan tetap memperhatikan kesehatan masyarakat dan lingkungan. Dalam upaya mewujudkan industri peternakan sapi perah yang berkualitas, Cimory bersama The Asian Development Bank (ADB) dan salah satu konsultan di Australia yakni Chamberlain Veterinary Services (CVS) bersinergi menghadirkan program Pemberdayaan Masyarakat (Community Development) melalui Pelatihan bagi Peternak Wanita di Indonesia.
Perempuan memiliki peranan yang sangat penting dalam menghadapi berbagai tantangan serta upaya pemulihan ekonomi. Sehingga pemberdayaan perempuan menjadi hal yang perlu dilakukan agar perempuan dapat berkontribusi secara maksimal untuk peningkatan ekonomi keluarga, desa maupun negara. Melalui pemberdayaan perempuan dalam peternakan sapi perah, Cimory percaya bahwa para peternak perempuan mempunyai potensi yang besar dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas susu di Indonesia. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mewujudkan kesetaraan gender serta peningkatan kualitas dan kapabilitas perempuan termasuk para peternak perempuan di Indonesia.
Melalui program kolaborasi ini, Cimory mengajak 1000 peternak wanita di wilayah Jawa Barat untuk mengulik secara mendalam model bisnis peternakan sapi perah melalui praktik manajemen terbaik yang disertai dengan literasi keuangan dan pemanfaatan internet sejalan dengan perkembangan era digitalisasi saat ini. Program ini diresmikan dalam acara pembukaan yang bertajuk “Program 1000 Srikandi Peternak Indonesia” di Cimory Riverside, Bogor pada Selasa (14/12) lalu.
Turut hadir dalam acara, Presiden Komisaris PT Cisarua Mountain Dairy Tbk, Bambang Sutantio dan Representatif pengurus beberapa koperasi peternakan sapi perah dibawah binaan Cimory, KUD Giri Tani, KPS Cianjur Utara, KUD Gemah Ripah, KPSP Saluyu, KTT Kurnia Rahayu, KUD Bayongbong.
“Melalui program ini, para peternak wanita akan mengikuti seri pelatihan selama 3 hari untuk belajar tentang Good Dairy Farming Practices (GDFP) yang meliputi: Manajemen Pakan, Periode Laktasi, Manajemen Pedet, Kesehatan Ternak, Reproduksi Ternak dan Kualitas Susu. Lebih dari itu, mereka juga akan mendapatkan tambahan pemahaman terkait Literasi Keuangan, Kewirausahaan serta Literasi Digital yang pastinya akan sangat berguna bagi mereka untuk meningkatkan usaha ternak sapi perah” ujar Bambang.
Dibagi dalam 6 lokasi yakni Cisarua, Cianjur, Sukabumi, Kuningan, Lembang dan Garut, program pelatihan ini akan dilaksanakan sebanyak 40 kelas selama 16 bulan, dan telah dimulai sejak November 2021 dan akan berakhir pada Desember 2022. Peserta yang dapat mengikuti pelatihan ini diantaranya peternak wanita, istri ataupun anak perempuan dari seorang peternak. Hal ini sekaligus menjadi bentuk implementasi Cimory yang turut mendukung kiprah wanita Indonesia dalam mengambil peran sentral termasuk dalam memajukan budaya, kesehatan, pendidikan serta perekonomian di Indonesia.
Bunyamin selaku ketua KUD Giri Tani mengatakan target peningkatan konsumsi susu perlu dibarengi dengan peningkatan produksi susu segar dalam negeri (SSDN). Oleh karena itulah, dibutuhkan pemahaman bagi para peternak untuk menghasilkan susu dan produk susu yang berkualitas tinggi agar masyarakat memiliki kepercayaan terhadap produk tersebut dan merasakan manfaatnya bagi kesehatan mereka. Selaras dengan hal tersebut, para peternak juga perlu ditingkatkan pengetahuannya terkait literasi digital agar mampu mengakses website, aplikasi, dan video untuk menambah pengetahuan dari berbagai sumber informasi yang lebih luas terkait perkembangan bisnis susu terkini serta membuka peluang jaringan bisnis baru di bidang susu.
“Wanita juga memegang peranan penting dalam membangun perekonomian di pedesaan, namun sayangnya saat ini keterlibatan wanita masih belum teroptimalkan dengan baik. Program ini diharapkan dapat membuka potensi-potensi peningkatan kapasitas dan kapabilitas diri peternak perempuan untuk bisa berkontribusi lebih besar dalam memajukan industri susu di Indonesia, khususnya dalam meningkatkan perekonomian desa”, tambah Vyta Wahyu Hanifah selaku National Dairy Extension Expert representatif dari CVS.
“Kami berharap dengan adanya program pelatihan ini, para peternak wanita dapat terus berperan aktif melalui peningkatan keterampilan dan keuntungan usaha ternak di Indonesia khususnya di Jawa Barat. Bukan hanya terkait kualitas ternak sapi dan susu yang dihasilkan, tetapi juga kemampuan dalam mengatur jejak lingkungan peternakan melalui pengelolaan limbah yang efektif agar masyarakat memiliki keyakinan bahwa industri susu peduli terhadap kesehatan lingkungan dengan memanfaatkan sumber daya secara efisien, "ujar Trainer dan Fasilitator tersebut. (rls/PR)
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .