Curi Ikan di Perairan Natuna, Kapal Ikan Asal Vietnam Diamankan KRI Teuku Umar
Oleh : Radar Medan | 31 Mar 2019, 15:06:46 WIB | 👁 4342 Lihat Hukum dan Kriminal
RADARMEDAN.COM, Anambas - Pelanggaran illegal fishing di Perairan Kepulauan Riau, khususnya di sebelah Utara Kabupaten Kepulauan Anambas didominasi oleh nelayan asal Vietnam. Dari Januari hingga Maret 2019, Tim Patroli Komando Armada Barat TNI AL sudah meringkus 14 kapal ikan berbendera Vietnam.
"Hasil patroli ini, merupakan tangkapan ke-14 di bawah Koarmabar. Itu semua kapal ikan asal Vietnam yang beroperasi di perairan Kepri khususnya Anambas dan Natuna," ujar Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Tarempa, Letkol Nur Rochmad Ibrohim didampingi Komandan KRI Teuku Umar-385, Letkol Abdul Rajab, Sabtu (30/3/2019).
Nur Rochmad berharap kepada masyarakat agar tetap memberikan informasi tentang aktivitas kapal ikan asing yang memasuki perairan Indonesia tanpa dokumen yang lengkap. Tujuannya, demi menjaga kekayaan alam Indonesia tidak lari ke luar.
"Sekecil apapun informasi itu pasti akan kami tindak lanjuti. Kami harap masyarakat khususnya nelayan dan pekerja yang berada di Offshore memantau keberadaan kapal ikan asing. Karena lokasi Offshore kita sangat dekat dengan negara tetangga. Sehingga lokasi ini yang selalu dituju para nelayan asing. Kami juga komitmen untuk menjaga kekayaan laut Kepri ini," jelasnya.
Sementara, Komandan KRI Teuku Umar-385, Letkol Abdul Rajab sependapat dengan Danlanal Tarempa. Bahwasanya, lokasi Offshore menjadi lokasi utama para nelayan asing untuk menjarah ikan.
"Di lokasi (Offshore) itu sudah langganan para nelayan asing. Karena dekat dengan perbatasan. Kalau nelayan asing melihat petugas, mereka langsung buru-buru kabur. Meski demikian, kapal kita lebih cepat sehingga mereka tak bisa lolos," jelasnya.
Rajab menerangkan kapal yang memiliki 13 anak buah kapal (ABK) asal Vietnam tersebut diamankan Jumat (29/3/2019). Dan ketika didekati, kapal tersebut baru menjatuhkan jaring.
"Ketika kami tiba di lokasi mereka baru menjatuhkan jaring, kita paksa mereka memotong jaring, untuk mempercepat proses pemeriksaan. Hasil pemeriksaan kami, mereka tidak memiliki dokumen lengkap. Untuk barang bukti ikan belum ada (masih kosong), mungkin mereka baru tiba di lokasi itu," jelasnya.
Rajab menambahkan, pihaknya akan menyerahkan kapal ikan asing tersebut kepada Lanal Tarempa, untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Hari ini langsung kita serahkan ke Lanal Tarempa. Dan kami akan lanjut patroli," tutupnya. (batamtoday.com/red)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .