Bupati Tapanuli Tengah Lakukan Peletakan Batu Pertama Masjid Al Muslimin Pandan
Oleh : Radar Medan | 09 Mei 2020, 11:15:31 WIB | 👁 1685 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani saat melakukan peletakan batu pertama masjid Al Muslimin
RADARMEDAN.COM, TAPTENG - Bupati Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad Sibarani melakukan peletakan batu pertama pembangunan Mesjid AL Muslimin Pandan pada, Jumat (08/05/2020).
Pada acara tersebut Bupati Tapanuli Tengah mengungkapkan bahwa pembangunan Mesjid AL Muslimin telah direncanakan sebelumnya.
"Pada hari ini, apa yang telah kita rencanakan sebelumnya, bisa kita laksanakan sekarang, dan akan ditargetkan selesai Tahun 2022, " ungkap Bakhtiar Ahmad Sibarani.
Selain itu Bupati Tapanuli Tengah juga menyebutkan, bahwa Pembangunan Mesjid AL Muslimin Pandan akan sama seperti Mesjid Raya Barus yang merupakan menjadi Ikon di Kabupaten Tapanuli Tengah.
"Islam Pertama kali masuk ke Nusantara melalui Kota Bertuah Barus, dan itu juga ditandai dengan datangnya Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu dan mensahkan Barus sebagai Titik Nol masuknya Peradaban Islam di Nusantara. Oleh Sebab itu, Pemerintah Tapanuli Tengah mendukung hal tersebut dengan meningkatkan pembangunan wisata rohani di Kabupaten Tapanuli Tengah. Saya memohon doanya, semoga kedua Mesjid ini berdiri dengan kokoh dan megah, dan akan menjadi ikon pariwisata baru, "sebut Bakhtiar Ahmad Sibarani.
Selanjutnya Bupati Tapanuli Tengah juga mengatakan, pembangunan Mesjid AL Muslimin Pandan dan Mesjid Raya Barus telah dimasukan ke dalam APBD Tapanuli Tengah.
"Beberapa bulan yang lalu kita sudah masukkan anggaran melalui APBD Tapanuli Tengah dan telah ditanda tangani, dan biayanya juga telah kita kirim ke Rekening BKM Mesjid AL Muslimin Pandan sebesar 5 Milyar Rupiah, dan BKM Mesjid Raya Barus sebesar 3 Milyar Rupiah, "kata Bakhtiar Ahmad Sibarani.
Kemudian Bupati Tapanuli Tengah juga menuturkan bahwa anggaran kedua Mesjid tersebut telah ditampung di APBD Provinsi Sumatera Utara, namun karena sesuatu, anggarannya belum terealisasi ke Tapanuli Tengah
"Kita berharap Tahun depan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bisa menampung anggaran pembangunan kedua Mesjid ini, supaya awal Tahun 2022 bisa selesai," harap Bakhtiar Ahmad Sibarani.
Bupati Tapanuli Tengah juga menjelaskan seharusnya pembangunan Mesjid tersebut seharusnya dilakukan Tahun 2019 yang lalu, karena telah diagendakan di APBD Provinsi, tapi tidak tau kenapa bisa berubah.
"Ini juga telah saya titip kepada abang saya Rahmansyah Sibarani yang merupakan Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara dan kepada Bapak - Bapak anggota Dewan yang lainnya. Insya Allah, mereka akan berjuang agar di Tahun 2021 mendatang. Walaupun nantinya Provinsi tidak dapat menampung keduanya, seandainya Provinsi hanya mampu menampung Pembangunan Mesjid Barus Raya saja, Kabupaten Tapanuli Tengah siap untuk membangun Mesjid AL Muslimin Pandan, "jelas Bakhtiar Ahmad Sibarani.
Bupati Tapanuli Tengah juga mengatakan, tidak akan memperhatikan satu agama saja, tetapi saya akan memperhatikan seluruh agama melihat Kabupaten Tapanuli Tengah terdiri dari beberapa Agama.
"Seperti di Barus Utara terdapat juga Sumur Nommensen, dan itu juga akan kita perhatikan. Namun kita terkendala dengan pembebasan lahan, jadi jangan sampai di Politisir. Karena dalam pembebasan lahan tersebut diminta ganti rugi yang tidak masuk akal dan tidak berdasarkan NJOP. Apabila kita paksakan juga membayar pakai APBD, akan menimbulkan persoalan, "terang bakhtiar Ahmad Sibarani.
Setelah itu Bupati Tapanuli Tengah juga memberikan Paket Sembako kepada Guru - Guru MDA yang terkena dampak COVID-19 sebanyak 300 Paket Sembako yang terdiri dari Beras 5 Kg, Sirup 2 Botol, dan Uang Tunai, bansos tersebut berasal dari uang pribadi Bupati Tapanuli Tengah.
Ikut juga dalam acara itu Kepala Kantor KEMENAG Tapteng Rasidin Barasa, Sekda Tapeng Hendri Susanto Lumbantobing, Ketua MUI Tapteng Ngadiman, Ketua Pengadilan Agama Tapteng Irmantasir, Pimpinan OPD Tapteng, beserta seluruh Jemaah Mesjid AL Muslimin Pandan.(Hery Manalu /PR)
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .